Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ilmu Hitam Dan Ilmu Putih vs Kebenaran

Ilmu Hitam Dan Ilmu Putih vs Kebenaran

Ratings: (0)|Views: 252 |Likes:
Published by yantjessgmail


* Home
* About

Ilmu hitam dan ilmu putih vs Kebenaran (Kisah nyata: DR. dr. RM. Tedjo Oedono Oepomo)


* Home
* About

Ilmu hitam dan ilmu putih vs Kebenaran (Kisah nyata: DR. dr. RM. Tedjo Oedono Oepomo)

More info:

Published by: yantjessgmail on Sep 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2011

pdf

text

original

 
 August 13, 2008
 Aku dilahirkan di dalam lingkungan keluarga keraton. Dankeluargaku adalah trah keluarga dukun keraton. Sejak kecilaku sangat mengagumi ilmu-ilmu kadigdayan gaib yangdimiliki oleh para sesepuh keluarga. Kakekku memiliki ilmuyang sangat tinggi. Ia bisa menghilang. Bahkan hadir diempat tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan.Beliau juga mampu menyembuhkan berbagai penyakitdengan tenaga gaibnya.
Keluarga Dukun Keraton
 Di lingkungan keraton, sejak usia sekolah dasar aku mendapatkan guru-guru khusus. Merekamengajarkan tentang berbagai ilmu agama dan falsafah Jawa. Salah satunya adalah ilmukebatinan. Aku sangat tertarik dan tekun mempelajari ilmu-ilmu ini. Selain kekagumanku padamisteri keajaibannya, melalui ilmu-ilmu ini aku juga ingin hidup mendekatkan diri pada Tuhanyang Maha Kuasa.
Ilmu-ilmu Perdukunan
 Di dalam ilmu perdukunan dan kebatinan dikenal adanya empat tingkatan. Yaitu tingkatkasantosan, kadigdayan, kawijayan dan kasampurnan.Kasantosan berarti menguasai berbagai ilmu dasar seperti mendapatkan dan memelihara jimat- jimat, ilmu kekebalan dan gendam. Kadigdayan, selain menguasai ilmu dasar, juga menguasaiilmu yang lebih tinggi lagi. Seperti ilmu santet, ilmu terawang. Berikutnya adalah kawijayan. Ditingkat ini seseorang akan memiliki kemampuan rogoh sukma dan transfer roh-roh. Sedangkasampurnan adalah tingkatan tertinggi dalam ilmu perdukunan. Orang itu menyatu dengan rohyang dia ikuti dan ini kekuatannya sangat tinggi sebanding dengan roh yang dia ikuti itu.Untuk mendapatkan ilmu-ilmu ini, tidaklah mudah jalan dan caranya. Berbagai-bagai syarat danritual harus dijalani dengan berbagai resikonya. Banyak yang gugur sebagai murid perdukunandan tidak sedikit yang menjadi gila. Karena sulitnya itu, aku menganggap inilah jalan “Tuhan”yang sejati.
Menjadi Murid dan Guru
 Minatku belajar okultisme atau ilmu perdukunan makin bergairah dan aku termasuk seoranganak yang dianggap sangat berbakat. Hal ini tidak mengherankan. Karena sejak dalam
 
kandungan aku telah di “doa” kan oleh kedua orang tuaku dan para sesepuh keluarga. Denganharapan, aku kelak menjadi orang yang memiliki kadigdayan atau memiliki kemampuan yangtinggidalam ilmu kabatinan.Berbagai ilmu telah aku kuasai sejak masa kecilku, diantaranya ilmu santet, ilmu pellet, ilmuterawang, ilmu gendam, telepati atau ilmu sirep, kekebalan dan lain-lain. Oleh sebab itu, akumenjadi anak yang sangat popular, disegani dan ditakuti di lingkunganku pada waktu itu. Inilahyang menjadi akar dari adanya rasa kesombongan dalam diri seseorang yang belajar ilmukebatinan. Diakui atau tidak diakui, ia akan merasa lebih super daripada manusia-manusialainnya, demikian juga keadaanku pada waktuitu.Selain menjadi murid, aku juga seorang guru. Aku mengajarkan ilmu kebatinan ini kepadamurid-muridku sendiri. Dan murid-mu itu rata-rata umurnya lebih tua dari aku bahkan adaorang-orang yang sudah lanjut usia. Waktu itu aku masih duduk di kelas 5 SD, namun secarailmu aku dianggap lebih tua. Dan ini terus berlangsung sampai aku dewasa dan kuliah di fakultaskedokteran.
Mempraktekkan Ilmu
 Bagi seseorang yang telah mendapatkan ilmu, mempraktekkan ilmunya adalah sesuatukebanggaan dan kepuasan tersendiri. Waktu kecil aku telah mempraktekkan ilmu santetku. Suatuhari aku dikecewakan dan dicaci maki oleh seseorang penjahit pakaian. Karena tidak terima atasperlakuannya ini, maka aku santet orang itu.Yaitu dengan menempatkan seekor kodok dalam baskom yang berair. Melalui mulut kodok ituaku masukan satu balon udara kedalam perutnya dengan ujung balon menjulur keluar. Akumeditasi dengan membaca mantra-mantra sambil memandang foto orang itu, balon aku tiup,maka perut kodok itu menjadi menggelembung. Kemudian aku ikat dan aku lepaskan kodok itudi baskom tadi. Di rumahnya, penjahit itu tiba-tiba perutnya menggelembung dan merasakankesakitan. Dia telah kena ilmu santetku. Dia keluar masuk rumah sakit sampai uangnya habistapi penyakitnya tidak ditemukan dan tidak sembuh-sembuh. Kemudian dia pergi ke seorangdukun.Dukun itu memberitahu si penjahit agar datang ke rumah seorang anak yang pernah dia cacimaki untuk minta maaf. Karena anak kecil itu adalah seorang dukun. Ketika penjahit itu datangdan minta maaf. Mudah saja bagiku menyembuhkan orang itu, aku cabut balon itu dari katak danorang itupun sembuh. Itulah keasyikannya.Ilmu lain yang juga aku praktekkan adalah ilmu gendam. Jika aku ingin makan durian, aku tidak perlu membelinya. Aku datangi saja penjual duren. Kemudian aku tepuk orang itu, maka diaakan memberikan duren-duren yang aku minta tanpa membayar. Nanti kalau aku sudah pergi,penjual itu akan kebingungan karena beberapa durennya tidak ada. Kemudian dia sadar bahwadia telah kena tipu dengan menggunakan ilmu gendam, istilah umumnya adalah ilmu tepuk.
 
Aku juga punya ilmu untuk menebak nomor buntutan. Tinggal siapa yang membayar lebihbanyak. Bandarnya atau pembelinya. Karena bagiku mudah saja menebak nomor yang akankeluar. Dari sini aku bisa mendapatkan uang banyak sekali. Maka sejak kecil aku menjadi tidak menghormati dan meremehkan orang tua, karena sudah bias mencari uang sendiri. Bahkan biasmengambil uang yang disimpan orang tua di almari besi yang terkunci. Karena aku punya tuyul-tuyul. Tinggal memerintahkan tuyul itu untuk mengambil uang. Dari sini seharusnya sudah dapataku sadari, sebenarnya siapa yang aku ikuti. Namun karena terpesona dengan kemampuan-kemampuan gaib itu, maka hati menjadi tertutup dan tidak mau menanyakan lagi siapasebenarnya di balik ilmu-ilmu itu.
Keluar Dari Ilmu Hitam
 Dengan seringnya mempraktekan ilmu gendam dan beberapa ilmu lainnya, lama-lama timbulkesadaran dalam diri. Aku ini dari keluarga terhormat dan bapak ku adalah seorang professor diperguruan tinggi terkenal dan tokoh masyarakat. Sebagai anaknya perasaanku menjadi tidak enak dengan perbuatan-perbuatan ku itu. Kemudian aku keluar dari perguruan ilmu hitam masuk keperguruan ilmu putih.Di dalam perguruan ilmu putih ini, aku harus mengalami pelepasan terhadap ilmu-ilmu hitamyang aku miliki. Inilah keanehannya, aku belajar pada sumber yang sama, tetapi harus kelepasanketika mengmbil jurusan berbeda. Sebenarnya sumber dari dua ilmu ini adalah sama, yaitu duniaroh-roh. Maka pada keadaan tertentu seseorang itu bisa menyandang ilmu hitam sekaligusilmu putih. Dia bisa menyembuhkan seseorang tapi juga bisa mencelakai seseorang dengan ilmusantetnya. Perbedaan yang nyata adalah pelajaran di perguruan ilmu putih ini adalah hal-halkebaikan, kesabaran dan ketekunan. Juga hal-hal untuk saling mengasihi, mengasuh danmengasah diantara para murid perguruan sangat dijunjung tinggi. Disini tidak ada pertunjukanuntuk pamer kekuatan, atau pamer kadigdayan. Semua dipakai untuk kebaikan, untuk kesembuhan sesamanya. Sehingga kami merasa makin mantap bahwa inilah jalan Tuhan itu. Ditempat ini aku merasa menemukan yang kucari selama ini, yaitu mendekatkan diri pada Tuhanyang sejati dan Tuhan yang benar. Karena jalannya memang benar-benar sulit. Untuk naik satutingkat saja, butuh perjuangan yang sangat keras dan waktu yang lama, dengan berbagai syaratdan ritual. Di perguruan ini, aku sampai pada tingkat kawijayan. Ditingkat ini aku bisa bercakap-cakap dengan roh-roh yang aku panggil. Juga menguasai ilmu transfer roh. Yaitu bisa membuatorang gila menjadi waras atau orang waras dijadikan gila dengan cara mengirim dan mengambilroh dari seseorang. Aku juga menguasai ilmu terawang roh. Bisa menebak keadaan seseorangdengan memandang orang itu. Juga ilmu rogoh sukmo. Dengan duduk semedi ke kamar, aku bisamelihat keadaan dan keramaian kota. Dan berbagai ilmu aku dapatkan, sehingga aku merasabenar-benar diatas manusia normal. Maka sering disebut sebagai paranormal.Dan akupun dicalonkan menjadi pengganti kepala dukun. Disini aku semakin merasa menjadimanusia super dan memandang remeh agama dan Tuhan. Pendapatku waktu itu, apa itu agama?Hanya omong ini omong itu saja, tapi tak ada apa-apanya. Sedangkan di perdukunan kami bisamendapatkan apa yang kami inginkan dengan kuasa gaib dan itu nyata. Aku menganggapTuhannya agama-agama itu tuhan yang palsu. Sedang tuhan yang aku ikuti itu tuhan yang sejati!
Peristiwa di Atas Gunung
 

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Samuel Abdihu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->