Kata Pengantar
Otonomi Daerah adalah dalam upaya pelaksanaan roda Pemerintahan Pusat yangmemberikan wewenangnya kepada pemerintah daerah yaitu penyelenggaraan urusan pemerintaholeh pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berdasarkan asas otonomidan tugas pembantu dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dam sistim dan prinsip NegaraKesatuan Republik Indonesia, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesi (UUD 1945).Undang-undang otonomi daerah sebelumnya adalah Undang Undang No. 22 tahun 1999tentang Pemerintahan, yang telah diganti karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan jamanyaitu dengan Undang Undang No. 32 Tahun 2004, Otonomi Daerah adalah hak, wewenang dankewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri segala urusan pemerintah daerahdan segala kepentingan masyarakat daerah /setempat sesuai dengan peraturan perundang-undanganyang berlaku yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai penyelenggara Negara KesatuanRepublik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Dimana DaerahOtonomi, disebut daerah yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas- batas wilayah yang berwenang untuk mengatur, mengurus segala urusan Pemerintahan,mengadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan kepentingan masyarakat daerah/setempatyang menurut prinsip dasar daerah itu sendiri yang berdasarkan aspirasi masyarakat yang tidak boleh terlepas dari prinsip dasar dan sistim Pemerintahan Pusat yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.Prinsip dasar tersebut tertuang dalam Pasal 2 : ayat (1). Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dankota yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah, (2). Pemerintah daerah sebagaimanadimaksud pada ayat (1) mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintah menurut asas otonomidan tugas pembantu, dan (3). Dasar pemikiran dan alur pikir dari penulis memilik judul”
Masalah-masalah Hukum Yang Timbul Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah
” adalah bertujuan untuk dapat mengetahui sampai sejauh mana Undang-undang Otonomi Daerah efektif dapat dijalankan dalam rangka melaksanakan amanat UUD 1945 dan dengan harapan semoga hasil pemikiran penulis yang berupa makalah dapat bermanfaat bagi kalangan akademisi dan dikalanganmasyarakat Indonesia pada umumnya.