Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
 
 By Timur Abimanyu, SH.MH 
MASALAH-MASALAH HUKUM YANG TIMBUL DALAMPELAKSANAAN OTONOMI DAERAHDAFTAR ISI
Bab I : PendahuluanBab II : Otonomi Daerah
A.. Pengertian Otonomi DaerahB. Ruang Lingkup Otonomi Daerah.
Bab III : PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH
A.Hubunagn Hukum antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.B. Pertanggung Jawaban Hukum Otonomi Daerah.C.Masalah-masalah Kewenanganc.1.Masalah berdasarkan faktor Internalc.2.Masalah secara faktor Eksternal.c.3Tumpang tindihnya Peraturan Perundang-undangan. Pemerintah Pusat denganPemerintah Daerah.D.Analisa Peraturan Perundang-undangan Otonomi Daerah berdasarkan faktor Internal dan faktor Eksternal. 
Bab IV : Penutup
- Kesimpulan 
 
 
Kata Pengantar
Otonomi Daerah adalah dalam upaya pelaksanaan roda Pemerintahan Pusat yangmemberikan wewenangnya kepada pemerintah daerah yaitu penyelenggaraan urusan pemerintaholeh pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berdasarkan asas otonomidan tugas pembantu dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dam sistim dan prinsip NegaraKesatuan Republik Indonesia, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesi (UUD 1945).Undang-undang otonomi daerah sebelumnya adalah Undang Undang No. 22 tahun 1999tentang Pemerintahan, yang telah diganti karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan jamanyaitu dengan Undang Undang No. 32 Tahun 2004, Otonomi Daerah adalah hak, wewenang dankewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri segala urusan pemerintah daerahdan segala kepentingan masyarakat daerah /setempat sesuai dengan peraturan perundang-undanganyang berlaku yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai penyelenggara Negara KesatuanRepublik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Dimana DaerahOtonomi, disebut daerah yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas- batas wilayah yang berwenang untuk mengatur, mengurus segala urusan Pemerintahan,mengadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan kepentingan masyarakat daerah/setempatyang menurut prinsip dasar daerah itu sendiri yang berdasarkan aspirasi masyarakat yang tidak  boleh terlepas dari prinsip dasar dan sistim Pemerintahan Pusat yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.Prinsip dasar tersebut tertuang dalam Pasal 2 : ayat (1). Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dankota yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah, (2). Pemerintah daerah sebagaimanadimaksud pada ayat (1) mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintah menurut asas otonomidan tugas pembantu, dan (3). Dasar pemikiran dan alur pikir dari penulis memilik judul
 Masalah-masalah Hukum Yang Timbul Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah
adalah bertujuan untuk dapat mengetahui sampai sejauh mana Undang-undang Otonomi Daerah efektif dapat dijalankan dalam rangka melaksanakan amanat UUD 1945 dan dengan harapan semoga hasil pemikiran penulis yang berupa makalah dapat bermanfaat bagi kalangan akademisi dan dikalanganmasyarakat Indonesia pada umumnya. 
 
 
Penulis, 2010.
BAB IPENDAHULUAN
Latar Belakang
Otonomi Daerah adalah dalam upaya pelaksanaan roda Pemerintahan Pusat yangmemberikan wewenangnya kepada pemerintah daerah yaitu penyelenggaraan urusan pemerintah oleh pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantu dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dansistim dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesi (UUD 1945). Dengan didasari oleh Undang-Undang No. 32 Tahun 2004, Otonomi Daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerahotonom untuk mengatur dan mengurus sendiri segala urusan pemerintah daerah dan segalakepentingan masyarakat daerah /setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai penyelenggara Negara KesatuanRepublik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Dimana DaerahOtonomi, disebut daerah yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas- batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus segala urusan Pemerintahan,Mengadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan kepentingan masyarakat daerah/setempatyang menurut prinsip dasar daerah itu sendiri yang berdasarkan aspirasi masyarakat yang tidak  boleh terlepas dari prinsip dasar dan sistim Pemerintahan Pusat yaitu Negara KesatuanRepublik Indonesia.Visi dan Misi dari Pemerintah Pusat didalam menjalankan Roda Pemerintahan adalahuntuk mengimplentasikan dalam bentuk realiasi pembangunan nasional yang merata danmerupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi seluruhkehidupan masyarakat, bangsa dan negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan tujuannasional yang termaktub dalam Pembukaan Undangundang Dasar 1945.Terdapatnya kontribusi yang dapat diandalkan dalam menyumbang pertumbuhanekonomi dan sumber devisa serta modal pembangunan adalah dari sumberdaya alam, dapatdikatakan bahwa sumberdaya alam mempunyai peranan penting dalam perekonomianIndonesia baik pada masa lalu, saat ini maupun masa mendatang sehingga, dalam penerapannya harus memperhatikan apa yang telah disepakati dunia internasional. Namun
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more