Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah kajian pendidikan

makalah kajian pendidikan

Ratings: (0)|Views: 1,630 |Likes:
Published by Wardah Nisa

More info:

Published by: Wardah Nisa on Sep 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

 
Memotret Realitas Pendidikan Indonesia
Oleh: Wardah Nisa
1
Pendahuluan
Jika kita berbicara mengenai pendidikan, berarti kita tidak hanya berbicaramengenai sekolah, Guru, ataupun siswa saja akan tetapi meliputi kebijakanpendidikan makro yang disebut dengan Sistem Pendidikan Nasional. DefinisiPendidikan itu sendiri menurut UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 adalah usaha sadardan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agarpeserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatanspiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak muliaserta keterampilan yang dibutuhkan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara,yang nantinya diharapkan pendidikan Nasional dapat tercapai. Adapun PendidikanNasional menurut UU yang serupa adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasiladan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakarpada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadaptuntutan perubahan zaman.Dari kedua definsi diatas dapat kita asumsikan bahwa pendidikan diindonesia sudah memiliki acuan ideal tujuan yang ingin dicapai dalam pendidikan,sehingga sudah jelas kebijakan apa yang bisa diimplementasikan yang nantinyaakan diterapkan pada setiap satuan pendidikan. Akan tetapi pada faktanya, masihbanyak kebijakan (baik itu secara perundang-undangan ataupun kebijakananggaran pendidikan) yang tidak sesuai bahkan bertentangan dengan konsep darikedua definisi pendidikan tersebut.Dalam kritiknya mengenai sistem pendidikan, Nelson, dkk (1996)memfokuskan pada tiga komponen utama yakni: landasan pendidikan, kurikulumpendidikan, dan manajemen pendidikan. Ketiga komponen itulah yang nantinyaakan dibahas secara terperinci untuk dapat melihat dengan jelas bagaimana potretpendidikan di indonesia saat ini.
1
 
Staff Divisi PUSGERAK Greenforce BEM UNJ 2010
Makalah Kajian Pendidikan Oleh Pusat Studi Kajian dan Gerakan GreenForce BEMUNJ 2010Page 1
 
IDEOLOGI PENDIDIKAN INDONESIA: KONSERVATISME SOSIAL REVISIONIS DANLIBERALISME KOMPROMISTIS
O’Neill memetakan ideologi pendidikan ke dalam dua paradigma utamapendekatan konservatif dan liberal. Paradigma konservatif, melihat adanyaketidaksejajaran dalam masyarakat, namun hal itu dianggap wajar dan merupakanhukum alamiah, tak bisa dihindari karena sudah digariskan oleh Tuhan. Olehkarena itu, bagi kaum konservatif, keadaan sosial bukanlah sesuatu yang harusdiperjuangkan. O'neil dalam buku ini, memerikan ideologi konservatif dalam tigatradisi utama; fundamentalisme pendidikan, intelektualisme pendidikan, dankonservatisme pendidikan. (O’Neill, 2001).Sama seperti paradigma konservatif, paradigma liberal pun meyakini bahwaada masalah dalam masyarakat. Akan tetapi, bagi kaum liberal, pendidikan tak adakaitannya dengan persoalan politik dan ekonomi. Sungguh pun demikian, adanyausaha untuk menyesuaikan tetaplah dilakukan. Hal itu dicirikhaskan dalam tigatradisi pokok paradigma liberal. (O’Neill, 2001).Berdasarkan interpretasi Elite Pendidikan Indonesia terhadap komponenlandasan pendidikan nasional, kurikulum
 
pendidikan nasional, dan manajemenpendidikan nasional, sebagaimana
 
tertuang dalam Undang-Undang Nomor
 
20 Tahun2003 tentang Sistem
 
Pendidikan Nasional, berdasarkan perspekti
 
ideologipendidikan O’Neill dengan
 
menggunakan pendekatan Nelson,
 
ideologi pendidikanIndonesia bisa
 
disebut sebagai ideologi pendidikan konservatisme
 
sosial revisionisdan sekaligus
 
bisa disebut pula ideologi liberalisme
 
kompromistik (Soeharto,2009)
2
.Disebut
 
demikian karena ideologi pendidikan
 
Indonesia dapat memasuki dikedua
 
rumpun ideologi pendidikan sebagaimana
 
yang diklasifikasi oleh O’Neill,dengan revisi dan kompromi. Disebut
 
Ideologi Pendidikan Indonesia termasukkonservatisme sosial revisionis, berangkat
 
dari interpretasi elit pendidikanIndonesia
 
terhadap komponen landasan
 
pendidikan nasional, kurikulum pendidikannasional, dan manajemen pendidikan
 
nasional, sebagaimana tertuang
 
dalamUndang-Undang Nomor 20 Tahun
 
2003 tentang Sistem Pendidikan
 
Nasional,berdasarkan perspektif ideologi
 
pendidikan O’Neill, mengandung
 
ciri-ciri ideologi
2
 
Karti suharto.
Perdebatan ideologi pendidikan
.
 
Cakrawala Pendidikan, Juni 2010, Th. XXIX, No. 2
Makalah Kajian Pendidikan Oleh Pusat Studi Kajian dan Gerakan GreenForce BEMUNJ 2010Page 2
 
pendidikan konservatif 
 
sosial, dengan melakukan revisi berupa
 
penambahan ciri-ciri ideologi pendidikan
 
liberal.Disebut Ideologi Pendidikan
 
Indonesia termasuk liberal kompromistis,berangkat dari interpretasi Elite Pendidikan
 
Indonesia terhadap komponenlandasan pendidikan nasional, kurikulum pendidikan nasional, dan manajemenpendidikan nasional, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, berdasarkan perspektif ideologipendidikan O’Neill, mengandung ciri-ciri ideologi pendidikan liberal, denganmelakukan kompromi berupa penambahan ciri-ciri ideologi pendidikan konservatif,atau pengurangan “kadar” model liberalisme.Berikut ini Aspek-Aspek dalam Komponen Pendidikan menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional :
Komponen LandasanKomponen KurikulumKomponen Manajemen
Dasar-Dasar PendidikanNasional dan UUD 1945Penetapan Standar NasionalPendidikan oleh PemerintahPengembangan tenagapendidik diaturdengan undang-undangFungsi dan TujuanPendidikanNasionalPengembangan KurikulumMangacuSNPPenyediaan sarana danprasaranaoleh satuan pendidikanPrinsip-Prinsip PendidikanNasional: Pembudayaandan KeteladananDiversitas Kurikulum SesuaiJenjangPendidikanPendanaan pendidikanmenjadi tanggungjawabbersama antarapemerintah,pemerintahdaerah, dan masyarakatPrinsip-Prinsip PendidikanNasional: Demokratis danPemberdayaan PartisipasiMasyarakatPenyusunan Kurikulumdalam Kerangka NegaraKesatuan RepublikIndonesiaEvaluasi pendidikandilakukan melaluiakreditasi dan sertifikasiHak dan Kewajiban:Warga NegaraMuatan Wajib KurikulumPendidikan Dasar danMenengahBadan hukum pendiriansatuan PendidikanHak dan Kewajiban:Negaraa.Muatan WajibKurikulumPendidikan Tinggib.Penetapan KerangkaDasar dan StrukturKurikulumPendidikan Dasar danMenengah olehPemerintahc.DiversitasPengawasan danpenyelenggaraandilakukan dengan prinsiptransparansidan akuntabilitas diaturoleh pemerintahSanksi atau ketentuanpidana ataspelanggaran diaturpemerintah
Makalah Kajian Pendidikan Oleh Pusat Studi Kajian dan Gerakan GreenForce BEMUNJ 2010Page 3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->