Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mewawancarai Para Calon Karyawan

Mewawancarai Para Calon Karyawan

Ratings: (0)|Views: 12,673|Likes:

More info:

Published by: Bobby Arianto Purnama Saputra on Sep 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/05/2013

pdf

text

original

 
BAB 7Mewawancarai Para Calon Karyawan
7.1 Jenis-jenis Wawancara
Wawancara penilaian adalah diskusi, yang digunakan untuk menilai prestasi,dimana penyelia dan karyawan membahas rating karyawan dan kemungkinan tindakan perbaikan. Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pekerjaan atauhal terkait lain yang mungkin dapat memberikan pandangan atau wawasan kepada pengusahaapa yang benar atau salah tentang perusahaan. Namun yang akan kita bahaskali ini adalah tentang wawancara seleksi, kita dapat menggolongkan wawancara seleksimenjadi 3 golongan yaitu:StrukturnyaWawancara Tidak Terstruktur atau Tanpa Petunjuk Umumnya tidak ada format yang harus diikuti sehingga wawancara dapatmengarah ke berbagai hal. Tidak terstrukturnya wawancara memungkinkan pewawancara mengajukan petanyaan lanjutan dan mengejar hal menarik saat pertanyaan dikembangkan. Jenis wawancara ini bahkan dapat mirip seperti percakapan biasa.Wawancara Terstruktur atau Berpetunjuk Dalam jenis wawancara ini semua terformat sehingga dapat mengarah pada satuhal, pertanyaan dan respons yang diterima telah ditentukan terlebih dahulu danrespons tersebut dibuat rating-nya sehingga sesuai dengan ketetapan isi.IsinyaWawancara SituasionalAdalah wawancara dengan serangkaian pertanyaan yang berhubungan dengan pekerjaan yang berfokus pada bagaimana colon karyawan itu akan berprilakudalam situasi tartentu.Wawancara PerilakuAdalah wawancara dengan serangkaian pertnyaan yang berhubungan dengan pekerjaan yang berfokus pada bagaimana meraka bereaksi terhadap situasi nyatadi masa lalu.Wawancara yang berhubungan dengan pekerjaanWawancara dengan serangkai pertanyaan untuk menarik kesimpulan bagaimanakah prestasi pekerjaan pelamar itu berdasarkan pada jawaban pertanyaan tentang prilaku di masa lalu.Wawancara TekananWawancara dimana pewawancara berusaha membuat pelamar merasa tidak nyaman dengan pertanyaan yang terkadang kasar, tujuannya untuk melihat pelamar yang sensitif dan mereka yang memiliki toleransi rendah ataupuntinggi.
 
Menurut PerusahaanWawancara Berurutan Tidak Terstruktur Sebuah wawancara dimana setiap pewawancara membentuk sebuah oiniindependen setelah menanyakan pertanyaan yang berbeda.Wawancara Berurutan Terstruktur Sebuah wawancara dimana pelamar diwawancarai secara berurutan oleh beberapa orang dan kemudian masing-masing memberikan rating kepada pelamar dengan standar tertentu.Wawancara PanelWawancara yang dilakukan oleh kelompok pewawancara biasanya dua atau tigaorang yang mewawancarai calon karyawan secara simultan, kemudianmenggabungkan penilaian mereka ke dalam satu nilaiakhir panel.Wawancara MassaWawancara yang dilakuakn secara simultan, jenis wawancara ini lebih menekandibandingkan yang lain.Wawancara TerkompterisasiAdalah wawancara dimana respons lisan atau terkomputerisasi seorang calonkaryawan pekerjaan didapatkan dalam respons terhadap pertanyaan dan situasilisan, visual atau tertulis.
7.2 Faktor yang Mempengaruhi Manfaat Wawancara
Kesan PertamaSalah satu temuan yang paling konsisten adalah pewawancara cenderung untuk langsung menarik kesimpulan,membuat penilaian cepat tentang calon karyawanselama beberapa menit pertama wawancara, atau bahkan wawancara itu dimulai, berdasarkan nilai ujian atau daftar riwayat hidup. Jadi, kesan pertama sangatlahmerusak saat informasi tentang pelamar itu negatif. Kesalahan umummewawancarai adalah mengalihkan wawancara menjadi pencarian informasinegatif. Karenanya, kebanyakan wawancara sangat bertentangan dengan pelamar.Seorang pelamar yang berawal bagus dapat dengan mudah berakhir denganrating yang rendah, karena informasi yang tidak disukai cenderung untuk memberikan beban lebih berat dalam wawancara.Seseorang yang diwawancaraiyang memulai dengan buruk akan merasa kesulitan untuk mengatasi kesan pertama yang buruk.Salah memahami pekerjaanPenting untuk mengetahui apa yang anda cari dari sosok pelamar yangideal.Pewawancara tidak tahu dengan pasti apa konsekuensi pekerjaan dan pelamar seperti apa yang paling sesuai biasanya membuat keputusan mereka berdasarkan pada stereotip yang salah mengenai pelamar yang baik.Lebih banyak  pengetahuan tentang pekerjaan diterjemahan menjadi wawancara yang lebih baik.Pewawancara yang memiliki informasi pekerjaan lebih banyak umumnya yangsaling sepakat tentang potensi saling sepakat tentang potensi setiap calonkaryawan , berlawanan dengan mereka yang tidak memiliki informasi pekerjaanyang lengkap.
 
Kesalahan Urutan-Calon karyawan (Kontras),dan Tekanan untuk MempekerjaanKesalahan urutan-calon kayawan (kontras) berarti bahwa urutan anda melihat pelamar mempengaruhi bagaimana anda memberikan penilaian padamereka.Dalam studi para manajer harus mengevaluasi seorang calon karyawan“hanya rata-rata” setelah lebih dulu mengevaluasi seorang calon karyawan “yangtidak disukai”. Mereka memberikan nilai yanglebih disukai kepada calon rata-rataitu daripada sebaliknya,karena berlawanan dengan calon karyawan yang tidak disukai,pelamar yang rata-rata ini terlihat lebih baik dari sebenarnya.Perilaku Nonverbal dan manajemen KesanPerilaku nonverbal si pelamar ternyata memiliki dampak yang mengejutkan para peringkatnya.Para periset memberi ahu orang-orang dalam sebuah kelompok untuk memperlihatkan minimal,tingkat energi rendah,dan modulasi suara yangrendah,ternyata sangat berguna bagi pewawancara untuk terlihat hidup.Dalam studi lainnya, pewawancara mendengarkan wawancara melalui rekamansuara dan memperhatikan wawancara video.Tanda vokal (seperti nadasuara,tingkat berbicara,dan jeda si wawancara)dan tanda visual (seperti fisik menarik,senyum,dan orientasi tubuh)berkolerasi dengan penilaian evaluator apakah si pewawancara dapat disukai atau dipercaya,dan memiliki kredibilitas. Nonverbal calon karyawan begitu penting karena secara akurat atautidak,pewawancara memandang kepribadian orang yang diwawancarai dari caraorang itu bertindak dalam wawancara.Pewawancara menarik kesimpulan tentang kepribadian pelamar berdasarkan pada perilaku pelamar pada saat wawancara,pelamar yang ekstrover tampak lebihmempromosikan diri.dan kemampuan mempromosikan diri sangat berkaitandengan persepsi si wawancara terhadap pelamar tersebut sesuai untu pekerjaan.Tentu saja,pelamar yang pandaimengambil keuntungan dari halini,dengan mengatur kesan yangmereka tampilkan.Efek dari Karakteristik Pribadi : Sifat Menarik,jenis kelamin,RasPewawancara juga harus wsapada untuk tidak membiarkansifat menarik dan jeniskelamin memainkan peranan penting.secara umum orang menganggap ciri yanglebih disukai dan kehidupan yang lebih berasal dari orang-orang yangmenarik.Dalam sebuah studi subjek harus mengevaluasi pelamar untuk promosi berdasarkan foto.Ras juga dapat berperan,bergantung pada bagaimana anda melakukanwawancara.Dalam sebuah studi,orang yang diwawancarai muncul di hadapan tiga panel yang komposisi rasnya.Terutama kulit hitam(75% hitam, 25% putih),rasnyaseimbang (50% hitam, 50% putih),atau terutama kulit putih (75% putih,25%hitam).Setelah mengetahui bahwa ras,jenis kelamin,gaya rambut,gigi,dan bahkannoda di wajah,dapat mempengaruhi proses wawancara secara diskriminatif.
Perilaku WawancaraPerilaku wawancara juga memiliki efek. Sebagai contoh,beberapa pewawancara dengantidak hati-hati mengajukan pertanyaan atas jawaban yang diharapkan.Salah satu contoh beberapa pewawancara berbicara terlalu banyak hingga si pelamar tidak memiliki waktuuntuk menjawab pertanyaan.Pewawancara lain memainkan peran sebagai jaksa atau

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
yusupd liked this
David Napitupulu liked this
Heni Dwi Sutanti liked this
Liyya M Fadillah liked this
studyuntildie liked this
Teguh Aldo liked this
maya_dewi_9 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->