Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TOR TOT Pemda Penguatan 2010

TOR TOT Pemda Penguatan 2010

Ratings: (0)|Views: 212 |Likes:
Published by kmw5jateng

More info:

Published by: kmw5jateng on Sep 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2011

pdf

text

original

 
KERANGKA ACUANTRAINING OF TRAINERSPENGUATAN PEMANDU NASIONAL PEMDA PNPM MANDIRI PERKOTAAN A.Latar Belakang
Untuk menunjang proses peningkatan kapasitas pemda dan masyarakat dalam prosesperencanaan partisipatif khususnya bagi penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007PNPM Mandiri Perkotaan mengembangkan pemandu nasional dari jajaran pemerintahkota/kabupaten. Sampai saat ini sudah tersedia 268 orang pemandu dari berbagai instansipemerintah daerah yang sudah mendapatkan
Training of Trainers (TO
) dari pihaprogram dan dinyatakan layak (lulus) sebagai pemandu.Dalam perjalanan di lapangan, diketahui peran pemandu dari pemda umumnyamenunjukkan kontribusi yang cukup signifikan, baik dalam aktivitas pelatihan maupunpelaksanaan intervensi penanggulangan kemiskinan, baik di tingkat kota/kabupatenmaupun kelurahan/desa. Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat, selama Juni2009 telah dilakukan evaluasi dengan menyebarkan quesioner kepada seluruh pemandupemda yang ada. Lingkup evaluasi meliputi: (1) umpan balik terhadap prosespenyelenggaraan ToT yang pernah diikuti; (2) aktualisasi peran sebagai pemandu dalamkerja-kerja penanggulangan kemiskinan; (3) bentuk kerjasama yang dibutuhkan dari parapihak agar dapat berperan optimal; dan (4) kebutuhan peningkatan kapasitas lanjutan.Hasil evaluasi akan dijadikan dasar bagi pengelolaan pemandu pemda dan peningkatanperannya dalam keberlanjutan peningkatan kapasitas di wilayah masing – masing. Analisis terhadap 141 quesioner yang masuk menunjukkan beberapa informasi pentingsebagai berikut.
129 responden menyatakan dirinya aktif dalam kerja-kerja penanggulangankemiskinan di kota/kabupatennya. Aktualisasi peran ini diwujudkan utamanya dalamkegiatan-kegiatan pengembangan kapasitas baik pelatihan maupun sosialisasi program.
Faktor-faktor penyebab ketidakaktifan antara lain tidak aktifnya TKPKD, berpindahtugas ke SKPD lain atau provinsi lain, kurangnya dukungan lembaga, kurangnyadukungan konsultan, meninggal dunia, dan sakit.
Secara umum responden puas terhadap pelaksanaan pelatihan (ToT) yang pernahdiikuti. Saran-saran perbaikan meliputi penambahan hari belajar, penguatan metode belajar dengan kasus-kasus nyata, pertukaran pengalaman antardaerah, dan perbaikanfasilitas pelatihan.
Topik-topik kebutuhan pengembangan kapasitas lanjutan meliputi kemampuanmemfasilitasi, penyegaran konsep PNPM, sinergi dengan perencanaan daerah,pergeseran paradigma pembangunan, pendidikan kritis, channeling program,monitoring evaluasi, dan topik-topik lainnya. (selengkapnya lihat lampiran).Berdasarkan hasil identifikasi dan informasi lapangan lainnya inilah disusun rancanganToT penguatan kapasitas pemandu nasional pemda yang telah dilaksanakan sebagian diTahun 2009, yaitu cluster Batam pada tanggal 13 – 16 Oktober 2009 sebanyak 60 orang,dan Cluster Bali pada tanggal 59 orang, sehingga pemandu nasional aparat pemda yangsudah di lakukan penguatan sebanyak 113 orang, adapun pemandu nasional aparat pemda yang belum dilakukan penguatan sebanyak 210 orang, sehingga dengan pertimbanganinilah akan dilaksanakan lagi ToT penguatan pemandu nasional aparat Pemda.
1
 
B.
Tujuan
Secara umum, pelatihan ini bertujuan mengembangkan kapasitas pemandu pemdasehingga secara berkelanjutan mampu memfasilitasi pengembangan kapasitas aparaturpemerintah daerah lainnya guna mendukung pelaksanaan program-programpenanggulangan kemiskinan. Secara khusus ToT ini bertujuan:
1.
Memperkuat kemampuan memfasilitasi pemandu pemda, terutama dalammendorong pembelajaran berbagai aktivitas penanggulangan kemiskinan mulai daritingkat kelurahan/desa, kecamatan hingga kota/kabupaten.2.Meningkatkan kualitas pemahaman, kemampuan dan motivasi pemandupemda mengenai konsep dan pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan dan P2KP Advanced.
3.
Pertukaran pengetahuan dan pengalaman pelaksanaan aktivitas-aktivitaspenanggulangan kemiskinan antardaerah.
C.
Keluaran
ToT ini diharapkan menghasilkan:
1.
Pemandu pemda dengan komitmen tinggi yang siap secara terus menerusmemfasilitasi pembelajaran berbagai aktivitas penanggulangan kemiskinan terutamapelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan dan P2KP Advanced.2.Praktek-praktek terbaik pelaksanaan aktivitas-aktivitas penanggulangankemiskinan.
D.
Tindak Lanjut
Pasca pelatihan, para pemandu pemda ini akan melanjutkan aktivitas-aktivitas yang telahdilakukannya selama ini dalam mendukung program penanggulangan kemiskinan, antaralain :1.Memandu pelatihan, workshop ataupun diskusi yang diselenggarakan olehPNPM Mandiri Perkotaan dan P2KP Advanced yang ditujukan kepada aparaturpemerintahan daerah mulai tingkat kelurahan/desa, kecamatan hingga kota/kabupaten2.Menjadi motor penggerak komunitas belajar perkotaan (KBP).
E.
Metodologi
Metodologi partisipatif telah menjadi metode utama yang selama ini digunakan dalamsetiap aktivitas pengembangan kapasitas di P2KP. Metodologi ini sejalan dengan tujuanP2KP membangun kesadaran kritis. Selain itu juga konsisten dengan nilai-nilai yang dianutP2KP yaitu kesetaraan dan partisipasi.Pendidikan orang dewasa yang digunakan dalam metodologi partisipatif memberi ruangpenghargaan atas berbagai pengalaman peserta. Berangkat dari pengalaman inilahdidorong cara berpikir kritis sehingga peserta mampu menganalisis dan menilai setiapfenomena sosial tidak hanya sebagai kejadian yang berdiri sendiri tetapi terbentuk sebagaihubungan sebab akibat yang struktural (relasi negara dan masyarakat).Proses pembelajaran akan selalu dimulai dengan merefleksikan pengalaman peserta baik sebagai pelaku program maupun anggota masyarakat. Refleksi pengalaman berbagaipeserta dianalisis bersama-sama oleh peserta untuk menemukan pembelajaran baru yangakan menjadi bekal menjalani realitas kehidupan berikutnya. Karena itu, proses
2
 
pembelajaran akan lebih banyak menggunakan metode-metode curah pendapat, diskusikelompok, tanya jawab, dan simulasi/praktek memandu.
F.
Topik Bahasan
TOPIK BAHASANTUJUAN PEMBELAJARANJPL
1Pidato Pembukaan danPengarahan1,25
2
Program Nasional PemberdayaanMasyarakat Arah dan Kebijakan PNPM Mandiri1,253Mengedepankan PeranPemerintah Daerah untuk Keberlanjutan PenanggulanganKemiskinan
Memperkenalkan strategi keberlanjutanpenanggulangan kemiskinanMengidentifikasi peran-peran strategis pemdauntuk keberlanjutan penanggulangan kemiskinan1,254Orientasi Belajar
Perkenalan
Menyepakati tujuan dan alur belajar
Membangun komitmen terhadap metode dan jadual belajar25Pro-Poor Planning & Budgeting
Mengenalkan kerangka konseptual kebijakan,program dan anggaran pro-rakyat miskin (pro-poor)
Berbagi pengalaman praktek Pro-Poor Planning &Budgeting3,56Monitoring Evaluasi PNPMMandiri Perkotaan
Mengenalkan konsep dan implementasimonitoring evaluasi partisipatif oleh TKPKD, KBP2Konsep dan pelaksanaan PNPMMandiri Perkotaan 2009 dan2010
Memberikan informasi terakhir perkembangankonsep dan pelaksanaan PNPM MandiriPerkotaan27Penanggulangan Kemiskinanmelalui Transformasi sosial dalamP2KP Advanced
Mengenalkan transformasi sosial dalam P2KP Advanced
Mengenalkan konsep PAKET
Mengenalkan konsep PLPBK 38Review pengalaman memandu
Mereview pengalaman memandu pengembangankapasitas pemda29Praktek memandu:
Modul Musrenbang
Modul Kemitraan
Memperkuat kemampuan memandu peserta13
Total
30
Catatan : 1 jpl = 45 ”
G.Narasumber, Pemandu Dan Peserta
3

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Arvian Aji liked this
Subandi Lagi liked this
Nany Indiarti liked this
Edi Kurniyanto liked this
Korkot Magelang liked this
korkabsemarang liked this
Agung Widyanto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->