Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Outline Beberapa Terminology dalam Sosiologi

Outline Beberapa Terminology dalam Sosiologi

Ratings: (0)|Views: 454|Likes:
Catatan Singkat untuk memahami beberapa terminology dalam ilmu sosiology
Catatan Singkat untuk memahami beberapa terminology dalam ilmu sosiology

More info:

Published by: Kanjeng Gusti Prabu Gomong on Sep 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2011

pdf

text

original

 
Amalgasi = Proses dan akibat percampuran bagian-bagian menjadi sesuatuyang menyeluruh, proses biologis yang menyangkut percampuran anggotakelompok ras yang berbeda; perkawinan campur
Civil society (masyarakat madani) = Masyarakat yang aktif secara politik;orang-orang yang beradab yang mendasarkan hubungan-hubungannya padasuatu sistem hukum, bukan pada tatanan hukum otokratis yang korup,masyarakat yang menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yang ditopang olehpenguasaan iman, ilmu, dan tehnologi yang berperadaban.
Demokrasi = Bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turutmemerintah dengan perantaran wakilnya; pemerintahan rakyat; istilah inibisa juga diartikan sebagai gagasan atau pandangan hidup yangmengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang samabagi semua warga negara.
Demokrasi terpimpin = Corak pemerintahan yang pertama kali diumumkansecara resmi pada pidato presiden soekarno pada tanggal 10 nopember 1956ketika membuka konstituante, yaitu corak demokrasi yang mengenal satupemimpin menuju suatu masyarakat yang berkeadilan sosial.
Diskriminatif = Sifat membeda-bedakan
Elite = Orang-orang terbaik atau pilihan dalam suatu kelompok; kelompokkecil orang-orang terpandang/ berderajat tinggi (kaum bangsawan;cendekiawan) dan sebagainya.
Fragmentasi = Menjadi bagian atau terbagi-bagi.
Hegemoni = Pengaruh kepemimpinan; dominasi kekuasaan dan sebagainyasuatu negara atas negara lain atau suatu kelompok atas kelompok lain.
Inklusif = Termasuk atau terhitung
Integrasi bangsa = Penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial kedalam suatu wilayah dan pembentukan suatu identitas nasional.
Kapitalisme = Sistem dan paham ekonomi (perekonomian) yang modalnya(penanaman modalnya atau kegiatan industrinya) bersumber pada modalpribadi atau perusahaan swasta dengan ciri persaingan dalam pasaranbebas.
Konflik rasial = Persaingan antara dua masyarakat yang berlatar belakangras yang berbeda
Kongruen = Sebangun dan serupa
Konsensus = Kesepakatan kata permufakatan bersama ( mengenaipendapat, pendirian, dan sebagainya) yang dicapai melalui kebulatan suara.
Konservatif = Kolot, bersikap mempertahankan keadaan; kebiasaan dantradisi yang berlaku.
Material culture = Kebudayaan kebendaan
Konvensi = Aturan atau praktik berdasarkan persetujuan umum dandipertahankan oleh masyarakat secara umum; aturan atau praktik berwibawayang diakui suatu cabang ilmu atau cabang seni tertentu. Di dalam hukuminternasional konvensi berarti persetujuan antara beberapa negara yang
 
bukan bersifat politik; perjanjian antara pihak-pihak yang berperangmengenai hal-hal tertentu. Misalnya larangan memakai jenis senjata tertentu.
Kosmopolitan = Mempunyai wawasan dan pengetahuan yang luas; terjadidari orang-orang atau unsur-unsur yang berasal dari berbagai penjuru dunia.
Majemuk = Terdiri atas beberapa bagian yang merupakan satu kesatuan
Mitos = Ceritera suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman dahuluyang mengandung arti mendalam dan diungkapkan dengan cara gaib.
Multikulturalisme = Gejala pada seseorang atau suatu suatu masyarakatyang ditandai oleh kebiasaan menggunakan lebih dari satu kebudayaan.
Pragmatisme = Bersifat praktis dan berguna bagi umum, bersifatmengutamakan segi kepraktisan dan kegunaan (kemanfaatan); mengenaiatau berkaitan dengan nilai-nilai praktis.
Primordial = Kreatif, tua, yang mula-mula, orisinil, atau utama.
Primordialisme = Pemikiran yang mengutamakan atau menempatkankepentingan kelompok/ komunitas tertentu sebagai yang utama.
Rasial = Berdasarkan (bersifat) ciri-ciri fisik ras, bangsa, suku bangsa, dansebagainya (seperti warna kulit dan rambut).
Segmentasi = Terbagi-bagi
Stereotipe = Konsepsi mengenai sifat suatu golongan berdasarkan prasangkayang bersifat subyektif dan tidak tepat.
Stigma = Ciri negatif karena lingkungan
Vandalisme = Perbuatan merusak dan menghancurkan karya seni danbarang berharga lainnya, pengrusakan dan penghancuran secara kasar danganas.
Kolusi = Kerja sama rahasia untuk maksud yang tidak terpuji;persekongkolan
Sebagai masyarakat yang terdiri atas berbagai macam etnis, struktur sosialberbeda dengan struktur masyarakat indonesia. Jelaskan mengenaiperbedaan ini?
Masyarakat amerika dikenal sebagai sebuah masyarakat multietnis ataubersuku bangsa banyak, tetapi bukan majemuk, karena masyarakat tersebutsebagai bangsa tidak dengan cara mempersatukan suku-suku bangsa yangdilakukan oleh sistem nasionalnya. Sedangkan masyarakat indonesia adalahmasyarakat majemuk dimana pengakuan kelompok suku bangsa, budayamenjadi pembatas karena kesetiaan dalam kelompoknya.
Enam ciri masyarakat majemuk menurut van den berghe:1.Terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok-kelompok yang sering kalimemiliki kebudayaan/ sub kebudayaan yang berbeda satu sama lain.2.Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yangbersifat non komplementer.
 
3.Kurang mengembangkan konsensus diantara para anggota masyarakattentang nilai-nilai sosial yang bersifat dasar.4.Secara relatif sering kali terjadi konflik diantara kelompok yang satu dengankelompok yang lain.5.Secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan dan salingketergantungan di bidang ekonomi.6.Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok yang lain.Lembaga-lembaga pengendali sosial:
Kepolisian
Pengadilan
AdatEmpat potensi destruktif dalam masyarakat majemuk:
Masyarakat majemuk menghasilkan batas-batas suku bangsa yang didasarioleh strereotipe dan prasangka yang menghasilkan penjejangan sosial secaraprimordial yang subyektif dan bila dikembangkan lebih lanjut dapatmenghasilkan stigma sosial dan pengkambinghitaman yang dilakukan olehsuatu suku bangsa yang ditujukan pada suku bangsa lain.
Setiap kelompok suku bangsa menempati sebuah wilayah yang menjaditempat hidupnya, yang secara tradisional menjadi hak ulayatnya. Konsep hakulayat ini secara politik, hubungan antar suku bangsa dapat berkembangmenjadi pembedaan yang diskriminatif antara warga suku bangsa aslisetempat dengan warga suku bangsa pendatang.
Berbagai konflik antar suku bangsa yang terjadi di tanah air berintikan padapermasalahan hubungan antar suku bangsa asli dengan pendatang. Sukubangsa asli menuntut adanya pengakuan tentang keunggulan budayamereka dan memaksakan sistem adat setempat untuk diikuti oleh sukubangsa pendatang dengan ungkapan dimana bumi berpijak di situ langitdijunjung.Apa itu strereotipe suku bangsa?
Konsepsisitas suatu golongan berdasarkan prasangka subyektif dan tidaktepat.Pengaruh stereotipe terhadap kehidupan dalam masyarakat majemuk?
Dari strereotipe yang ada di masyarakat dapat menimbulkankesalahpahaman dalam suatu kelompok dan akhirnya memicu adanya konflikantar kelompok. Jenis-jenis pengendalian sosial yang diterapkan untuk mencegah maupunmengatasi perilaku menyimpang dalam masyarakat terdiri dari cemoohan, teguran,

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
nisagitafarhatun liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->