Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
31Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEREMPUAN MENURUT AJARAN ISLAM

PEREMPUAN MENURUT AJARAN ISLAM

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 9,510|Likes:

More info:

Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Jul 06, 2008
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/22/2013

pdf

text

original

 
KEDUDUKAN PEREMPUAN MENURUT AJARAN ISLAM
KEDUDUKANKEDUDUKANPEREMPUANPEREMPUANMENURUT AJARANMENURUT AJARAN ISLAMISLAM
Oleh : H. Mas’oed Abidin
 P P
 ENDAHULUAN  ENDAHULUAN 
PP
ERJALANANERJALANAN
PP
EREMPUANEREMPUAN
PEREMPUANPEREMPUAN
disebut
'wanita'
 
(bhs.Sans)
berarti
lawandari jenis laki-laki.
 
Perempuan
(
bhs. kawi
) menyimpan kata "
empu
"artinya
pemimpin (raja), orang pilihan, ahli, yang pandai, pintardengan segala sifat keutamaan
yang lain (lihat:KUBI).
1
Saya lebihsenang memakai kata
 perempuan
selain wanita, karena padanyaterkait banyak peran.
2
Dimasa gelap
 jahiliyah
terjadi
 pelecehan
terhadap kaum
perempuan
 
berpuncak
 
dengan kelahirannya disambut kematian, keberadaannya tidak diterima, ada paham
wanita pembawa aib keluarga,
 jabang bayi berjender wanitamesti dibunuh (lihat
QS.16,an-Nahl :57-60
), dan sama ditemuidizaman Fir’aun terhadap anak lelaki yang lahir dari kaum Musa(keluarga ‘Imran) mesti dibunuh (
mirip rasilalisme, atau ethniccleansing)
.
 Alquran
menyebut
 perempuan
dengan
 Annisa' atauUmmahat,
artinya sama dengan
ibu,
saya artikan dengan "
Ikutan
1
Pada masa dahulu memang sangat banyak penulisan cerita (dongeng) tentangwanita yang melahirkan anggapan bahwa perempuan hanya sejenis komoditi penggembira, penghibur, teman bercanda, pengisi harem, peramaikan istana dan pesta, sehingga peran perempuan disepelekan seakan segelas air pelepas dahaga.Akan tetapi, kehadiran Islam memberikan kepada perempuan kedudukan mulia.
2
Antara lain pemimpin, pandai, pintar, dan memiliki segala sifat keutamaanrahim, penuh kasih sayang, makhluk pilihan, pendamping jenis kelamin lain(laki-laki).
1
 
H. MAS’OED ABIDIN
Bagi Umat
." Annisa' adalah tiang suatu negeri.
3
 
Sunnah Nabi
menyebutkan,
dunia indah dengan berbagai perhiasan
(mata'un),
 perhiasan paling indah adalah perempuan saleh
(artinya istri atau ibuyang
tetap pada perannya
dan
konsekwen dengan citranya
). TafsirIslam tentang kedudukan
 perempuan
menjadi konsep utamakeyakinan Muslim bermu’amalah.
 Alquran
mendudukkan
 perempuan
pada derajat sama dengan jenis laki-laki di posisi
azwajan
atau
 pasangan hidup
(lihat
Q.S.16:72, 30:21, 42:11
), sangatamat berbeda dengan masa sebelumnya yang masih bertanyaapakah makhluk
 perempuan
tergolong makhluk punya hak dankewajiban sama dengan laki-laki, dianggap benda yang bolehdipindah-tangankan sewaktu-waktu diperjual-belikan sebagaikomoditi budak menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya?Kata
woman
dalam bahasa Inggris kabarnya berasal dari
womb man
”, hampir sama artinya dengan manusia berkantong,pemahaman klasik makhluk setengah manusia yang mempunyaikantong tempat tumbuh calon manusia atau “manusia” yanghanya kantong tempat manusia.Dalam
budaya Minangkabau
yang berkembang menjadi
adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah
menempatkanwanita pada posisi
‘orang rumah’, “induak bareh”, “pemimpin”di masyarakatnya
dengan sebutan
“bundo kandung”
, tersiratkekokohan kedudukan
 perempuan
Minang pada
posisi sentral,
menjadi pemilik seluruh kekayaan, rumah, anak, suku bahkankaumnya. Kalangan lebih awam dinagari dan taratak menggelaridengan sebutan “
amai paja, biaiy, mandeh
”, menempatkan laki-lakidalam
oposisi-biner
pada peran pelindung, pemelihara dan
3
Bila Annisa'-nya baik, baiklah negeri itu, dan kalau sudah rusak, celakalahnegeri itu (Al Hadits). Kaidah
 Alquran
i menyebutkan, Nisa'-nisa' kamu adalah perladangan (persemaian) untukmu, kamupun (para lelaki) menjadi benih bagi Nisa'-nisa' kamu. Kamu dapat mendatangi ladang-ladangmu darimana (kapansaja). Karena itu kamu berkewajiban menjaga anfus (diri, eksistensi danidentitas) sesuai perintah
Qaddimu li anfusikum,
dengan selalu bertaqwa kepadaAllah (Q.S.2:23).
2
 
KEDUDUKAN PEREMPUAN MENURUT AJARAN ISLAM
penjaga harta dari ‘
 perempuan
’nya dan ‘anak turunan’nya. Dalamsiklus ini generasi Minangkabau dilahirkan
bernasab
ayahnya(laki-laki),
bersuku
ibunya (
 perempuan
),
bergelar 
mamaknya (garismatrilineal) , sehingga
kemenakan berpisau tajam
dengan
mamakberdaging tebal
, memperlihatkan egaliternya suatu persenyawaanbudaya dan syarak yang indah.
HH
AKAK
AA
SASISASI
PP
EREMPUANEREMPUAN
HAK ASASIHAK ASASI
 perempuan
yang gencar diperjuangkan hari ini, didalam konsep Islam sudah diperlakukan sempurna 15 abad lalu,kendatipun dizaman maju masih ada beberapa kawasan ataunegeri berpandangan ragu mengakui
 perempuan
.
Agama Islam
menempatkan
 
 perempuan
(ibu)
menjadi
 
mitra setara
(partisipatif)
bagi jenis laki-laki. Danlelakimenjadi
 pelindung
wanita(
qawwamuuna 'alan-nisaa'
). Lelakisecara lahiriyah danbathiniyah (fisik dan mental) memiliki kelebihanpadakekuatan, badan, fikiran, keluasaan
 
,penalaran, kemampuan
 
,ekonomi,kecerdasan, ketabahan, kesigapan dan anugerah (
QS. An Nisa' 34
).Wanita dibinamenjadi
mar'ah shalihah
(=perempuanshalehyang ceria (hangat/warm) dan lembut,menjaga diri, memelihara kehormatan
 
,patuh (
qanitaat
) kepada Allah,
hafidzaatun lil ghaibibimaa hafidzallahu
(=memelihara kesucian faraj dibelakang pasangannya,karena Allah menempatkan
 faraj
dan
rahim
perempuan terjaga, makatidakada keindahan yang bisa melebihi perhiasanatau tampilan "
indahnya wanita shaleh
" (Al Hadist).
odrat wanita
memiliki peran ganda
 
;
 penyejuk hati
dan
pendidikutama
 
 ,
menempatkan
sorga terhampar dibawah telapak kaki perempuan(ibu , ummahat )
. DibawahnaungankonsepIslam, perempuan berkepribadian sempurna,bergaul ma'ruf dan ihsan, kasih sayang dan cinta, lembut dan lindung,berkehormatan, berpadu hak dan kewajiban. Dalam konteks Islam ini, emansipasi tidak diartikan perjuangan persamaan derajat, karena kedua jenis jender ini sudah mendapatkan kesetaraan hak dengan wajar, tidakmelebihi dan tidak melewati kodrat fitrah masing-masing.
3

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ramli Kaluku liked this
Syara A liked this
Wati Khasanah liked this
Anugrah Nugrah liked this
Eudemon Junior liked this
Asri Handayani liked this
A-za Shoffa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->