Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
74Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH EKONOMI Kerakyatan

MAKALAH EKONOMI Kerakyatan

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 22,733|Likes:
Published by Alfran Maxfirsyah

More info:

Published by: Alfran Maxfirsyah on Sep 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2014

pdf

text

original

 
MAKALAH EKONOMI
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAMMENINGKATKAN EKONOMI KERAKYATAN
DISUSUN OLEH :
Febriansyah Puji C.(NPM : 210110060009)Justito (NPM : 210110060018)Puja Islami (NPM : 210110060052)Ryan Prasastyo (NPM : 210110060017)Yusuf Alfran ( NPM : 210110060021)Vikry A. Rahiem ( NPM : 210110060045 )KELAS A
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS PADJADJARAN
 
Kata Pengantar 
Rasa syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas tuntasnya penyusunanmakalah ekonomi ini. Makalah ini kami susun dengan maksud untuk memenuhi tugasyang diberikan oleh dosen, untuk itu kami telah berusaha sebaik mungkin dalam penyusunannya, mulai dari pengumpulan sumber, pencarian informasi yang sesuaidengan tema sampai pada tahap penyusunan telah kami lakukan sebaik mungkin,walaupun demikian kami selaku penyusun menyadari masih terdapat kekurangan dalammakalah ini.Melalui beberapa sumber seperti artikel artikel ekonomi penyusun telah berupaya untuk menyampaikan data dan informasi yang aktual dan sesuai dengan topik makalah yakni mengenai ekonomi kerakyatan serta kebijakan – kebijakan pemerintahyang penting dan berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan.Semoga makalah ini dapat memuaskan walau tidak mencapai tahap sempurna,karena memang tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Allah SWT. Sehingga penyusun mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan dalam penyajian, hal ini semata – mata hanyalah kekhilafan penyusun sebagai manusia biasa, penyusun juga memohonkritik dan saran yang membangun untuk dijadikan bahan pembelajaran dalam pembuatanmakalah yang lebih baik di waktu yang akan datang. Terima kasih atas perhatinnya.Jatinangor, November 2006Penyusun.
 
Pendahuluan
Pada saat ini Indonesia tengah mengalami masa - masa penuh gejola perekonomian baik di sektor perbankan maupun sektor ekonomi lainnya. Sejatumbangnya rezim orde baru dan memasuki masa reformasi, perekonomian Indonesia berjalan dalam ketidakpastian, masa reformasi ini ditandai dengan krisis moneter yang berlanjut menjadi krisis ekonomi yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda – tandake arah pemulihan, laju inflasi masih cukup tinggi yaitu rata – rata sekitar 10%, rakyatIndonesia sebagian besar masih berada di bawah garis kemiskinan. Di sampingkemiskinan absolut, terdapat persoalan kemiskinan relatif yang timbul sebagai akibatkurangnya pemerataan dalam menikmati hasil – hasil pembangunan, pembangunan yang pesat hanya terjadi di daerah tertentu saja seperti daerah-daerah industri di Pulau Jawayang menjadi incaran pendatang migran yang membludak tanpa diimbangi jumlahlapangan kerja yang justru menyempit. Hal ini bisa dilihat pada tingkat pengangguranyang relatif lebih besar jumlahnya di perkotaan. Rata- rata penduduk di pedesaan banyak yang melakukan urbanisai ke kota. Untuk wilayah wilayah kota besar tingkat pengangguran jumlahnya semakin hari semakin meningkat. Penduduk desa umumnyamelakukan urbanisasi ke kota karena diiming – imingi oleh mewahnya kehidupan di kota besar, padahal di perkotaan banyak usaha – usaha yang mengalami penurunan produksi,yang berdampak pada banyaknya kasus PHK. Terjadinya krisis ekonomi mengakibatkan banyak usaha yang mengalami kebangkrutan. Hal ini menggambarkan semakin banyak  jumlah penduduk miskin baik di kota- kota besar maupun di pedesaan. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2006 sebanyak 39,05 juta orang atau 17,75% dari total 222 juta penduduk. Penduduk miskin bertambah empat juta orang dibandingkan yang tercatat pada Februari 2005. Tanpa Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak, jumlahnya mencapai 50,8 juta orang. Turunnya nilai rupiah mengakibatkanharga dollar meningkat sehingga para importir banyak yang mengalami kerugian, berdampak pada macetnya angka kredit, karena para kreditor tidak sanggup membayar  pinjaman. Permasalahan di sektor perbankan ini menjadi persoalan bagi para pengusaha besar yang sebagian besar modalnya tergantung pada pinjaman.Dalam makalah ini akan diuraikan mengenai peranan ekonomi kerakyatansebagai kebijakan pemerintah yang dimaksudjan sebagai penampung tenaga kerja dansumber pendapatan masyarakat golongan menengah ke bawah. Selain itu akandijelaskan pula mengenai hal – hal berikut ini :a.pengertian ekonomi kerakyatan; b.peran ekonomi kerakyatan dalam perekonomian Indonesia;

Activity (74)

You've already reviewed this. Edit your review.
ChapteinNeri liked this
1 hundred reads
1 thousand reads
Abdurokhim Pandu liked this
Didik Sunaryadi liked this
Yosa Ongger liked this
Steven Maicheal liked this
Even Sayuti liked this
Abdul Manan liked this
Sukur Riswanto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->