- Empiema- Lasingitis- Menjalar ke organ lain (spt, usus)
KOMPLIKASI LANJUT
- Obstruksi jalan napas
SOPT (Sindrom Obstruksi Pasca Tuberkulosis)- Kerusakan parenkim berat
SOPT/Fibrosis Paru- Amiloi dosis- Karsinoma paru- Sindrom Gagal Napas (Dewasa (ARDS)
2. Difteri
a.
Defenisi
Difteri adalah suatu infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri penghasil
toksin
(racun)
Corynebacterium diphtheriae
.Beberapa tahun yang lalu, difteri merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak. Saat ini, di negara berkembang, difteri jarang ditemukan karena vaksin difteritelah digunakan secara meluas.Biasanya penyakit ini menyerang saluran pernafasan (terutama
laring
, amandel dantenggorokan); tetapi bisa juga menyerang kulit dan toksin yang dihasilkan bisamenyebabkan kerusakan pada saraf dan jantung.
b. Insiden
Penderita difteri umumnya anak-anak, usia di bawah 15 tahun. Selama permulaan pertama dari abad ke-20, difteri merupakan penyebab umum dari kematian bayi dananak-anak muda. Pada tahun 2000, di seluruh dunia dilaporkan 30.000 kasus dan3.000 orang diantaranya meninggal karena penyakit ini. Dilaporkan 10 % kasusdifteri dapat berakibat fatal, yaitu sampai menimbulkan kematian.3