P. 1
tafisr-ibnu-katsir

tafisr-ibnu-katsir

Ratings: (0)|Views: 1,290 |Likes:
Published by rijal_islam

More info:

Published by: rijal_islam on Sep 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

 
TerjemahanTafsir Ibnu Katsir [Edisi Lengkap]
Ditulis Oleh: Imam Ibnu Katsir -rahimahullah-Tidak diragukan lagi bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir yangkandungan isinya tidak dibaurkan dengan ilmu lain. Dengan demikian, tafsir inidiharapkan dapat mencapai tujuan yang tinggi dan mulia,yaitu menyampaikan maksud firman Allah Ta'ala melalui manhaj yang lurus dan valid serta jalan pemahaman ulama Salafush Shalih yaitu penafsiran al-Qur-an dengan al-Qur-an, penafsiran al-Qur-an dengan hadits, dengan merujuk kepada pendapat para ulama Salafush Shalih darikalangan para Sahabat dan Tabi'in dengan konsep dan kaidah bahasa Arab.Lalu DR. 'Abdullah bin Muhammad bin 'Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh meringkas kitab inidan memberi nama "Lubaabut Tafsiir". Dalam melakukan peringkasan kitab ini, beliau meiihatcara terbaik adalah dengan membiarkan apa adanya kalimat-kalimat yang ditulis oleh Ibnu Katsir sendiri, dan menghilangkan beberapa hal yang dianggap tidak perlu, seperti cerita. hadits-haditsdha'if, dan lain sebagainya.Setelah dilakukan peringkasan, beliau melakukan beberapa penambahan:1. Penafsiran tiga ayal dari surat al-Maidah. Nomor ayat-ayat tersebut adalah97,98,99, dan akhir dari ayat 96.2. Mentakhrij lebih dari 300 hadits yang dikemukakan penulis tafsir ini (IbnuKatsir) tanpa ada komentar darinya.3. Menisbatkan qira'at dan riwayatnya kepada para tokohnya secara rinci danteliti, yang oleh penulis buku ini disampaikan secara ijmal (ringkas).4. Menafsirkan lafadz-lafadz yang ditulis dalam kitab ini yang sulit difahami maksudnya oleh para penuntut ilmu.5. Melakukan ralat terhadap sedikit kesalahan dalam kitab berkenaan dengan qira'at atau punyang lain.
Tafsir Ibnu Katsir
Penulis : Imam Ibnu Katsir - rahimahullah-Dr. Abdullah bin Muhammad bin 'Abdurrahman bin IshaqAlu SyaikhFisik : 21x29.5(jilid 1-8), Hardcover LuxPenerbit Indonesia.Harga: RM135.00/Jilid RM1,050.00/Set.
 
 
Tafsir Imam Syafii [edisi Lengkap 3 jilid]
Harga: RM580.00/Set.
Imam Syafi'I--rahimahullah- menduduki tempat tertinggi dalam ilmu tafsir. Beliau sangat piawai dalam menyimpulkan suatu hukum serta sangat hebat dalam berdiskusi dan beraduargumentasi.Kesaksian itu diberikan oleh syaikhnya, Sufyan bin Uyainah -rahimahullah- di Mekah. Bahkan,dia menyarankan kepada orang yang bertanya kepadanya tentang tafsir al-Qur'an supaya merujuk kepada Imam Syafi'i -rahimahullah- untuk meyakinkan kehebatannya dalam ilmu tafsir Guru pertamanya, Muslim bin Khalid az-Zanji -rahimahullah- telah memberinya izin untuk mengeluarkan fatwa pada waktu masih berumur 15 tahun. Bahkan dia bersaksi kepada AllohAzza wa Jalla bahwa telah tiba masanya bagi Imam Syafi'I untuk berfatwa. Sebagaimana telahdiketahui bersama, pada saat itu tidak seorang pun yang diizinkan untuk berfatwa, kecuali jikadia seorang alim dan memiliki ilmu yang cukup dalam ilmu tafsir, hadits, ilmu al-Qur'an, danSunah Rasulullah . Hal itu menjadi dasar utama bagi fatwa dan ijtihad, yang disertai dengan pemahaman yang memadai dan pikiran yang lurus.Imam Malik -Imam Darul Hijrah- sangat takjub terhadap keindahan Imam Syafi'i dalammembaca kitab, al-Muwattha'. Bahkan setiap kali Imam Syafi'i ingin menghentikan bacaannya,Imam Malik berkata, "Teruskan, hai anak muda.Kita bisa mendengar tazkiyah (rekomendasi) yang diberikan Imam Malik kepada Imam Syafi'i,yang sempat didengar oleh Abdurrahman bin Mahdi. Hal itu semakin memperjelas kedudukantinggi Imam Syafi'i dalam pemahaman agama. Imam Malik berkata, "Tidak seorang pun dari bangsa Quraisy yang datang kepadaku yang pemahamannya lebih baik daripada anak muda ini."Bahkan, dia mengisyaratkan tentang masa depannya yang baik dalam bidang keilmuan, seraya berucap, "Jika ada orang yang akan sukses kelak, anak inilah orangnya.Inilah kesaksian Abu Hasan az-Ziyadi, dia berkata, "Aku tidak pernah melihat seseorang yanglebih pandai dalam mengupas makna-makna yang terkandung di dalam al-Qur'an yang disertaidengan dalil penopang dari segi bahasa, melebihi Imam Syafi'i.Simak pula ungkapan imam paham Zhahiriyah, Dawud bin Ali, dia berkata, Ishaq bin Rahawih pernah berkata kepadaku, "Aku dan Ahmad bin Hanbal pergi menemui Imam Syafi'i di Mekah,lalu aku bertanya kepadanya tentang suatu masalah, ternyata dalam menjawabnya dia tampak  begitu fasih dan beradab.oleh karena itu, ketika kami berpisah dengannya, sekumpulan ulama yang ahli al-Qur'an
 
memberi tahuku bahwa dia (Imam Syafi'i) adalah orang yang paling menguasai makna-makna al-Qur'an pada zamannya.Dalam pujian Ahmad bin Hanbal yang diberikan kepada Imam Syafi'i kita bisa mendapatkansecara gamblang bahwa dia tidak menemukan orang yang setara dengan Imam Syafi'i Dia berkata, "Aku tidak pernah menjumpai orang yang lebih memahami al-Qur'an daripada pemudaini."Dia juga berkata, "Dulu, guru-guru kami di bidang hadits dipegang oleh sahabat-sahabat AbuHanifah, hingga akhirnya kami bertemu dengan Imam Syafi'i. Dia adalah orang yang palingmemahami al-Qur'an dan Sunah RasulullahSimak juga perkataan Imam Muhammad bin al-Hasan tentang diri Imam Syafi'i ketika menulis bukunya, "Jika pada suatu hari para ahli hadits berbicara, tentunya mereka akan menggunakan perkataan Imam Syafi'i "Kedudukan Imam Syafi'i dalam Menafsirkan Al-Qur'an AI-Karim dan Keutamaan TafsirnyaA. Kedudukan Imam Syafi'i dalam Menafsirkan Al-Qur'anTindakannya menghimpun ilmu penduduk Hijaz, dari dua orang guru mulia, Imam Sufyan binUyainah di Mekah dan Imam Malik bin Anas di Madinah, sudah cukup sebagai alasan untuk memberikan kedudukan yang tinggi kepada Imam Syafi'iDia juga menghimpun ilmu penduduk Irak dari Imam Muhammad bin al-Hasan di Baghdad.Sebagaimana dia juga menghimpun ilmu fikih dari ulama-ulama lainnya, selama diamengadakan perjalanan ke Irak, Mesir, dan Yaman.Dengan demikian, Imam Syafi'i "fe sudah mendapat wewenang untuk melakukan ijtihad. Diatelah menetapkan kaidah-kaidah dasar dalam ilmu fikih dan menciptakan banyak kaidah dalamHmu musthalah hadits dan ilmu tafsir. Sebagaimana dia juga menjelaskan cara-cara, syarat-syarat, dan kriteria-kriteria ijtihad, serta sarana qiyas, dan teknik berdebat. Semua keutamaan iniserta kepribadiannya yang tegar dan tenang selalu mengarah ke jalan Allah, dengan penuhkekhusyu'an dan ridha kepada Alloh Azza wa JallaDari uraian di atas, terlihat jelas Imam Syafi'i adalah seorang jenius dalam ilmu fikih yangsangat terkenal dan mufasir hebat terhadap al-Qur'an dan Sunah Rasulullah mahir dalam bidangsastraArab, ilmu balaghah, dan gaya bahasa. Semua keutamaan menyatu pada dirinya dari semuasisi (nasab, ilmu, agama, dan akhlak). Oleh karena itu, pantas jika dia berhak termasuk dalamhadits Rasulullah"Ya Allah, berilah hidayah kepada orang-orang Quraisy, karena para ulamanya telah memenuhi bumi dengan ilmu. "Abu Na'im (Abdul Malik bin Muhammad) berkata, "Sifat yang disebutkan di dalam hadits initidak pas disandangkan, kecuali kepada Imam Syafi'i Hal itu dikarenakan kita tidak mengetahuiseorang fakih pun dari kaum Quraisy yang ilmunya banyak bermanfaat dan terkenal di semua belahan bumi, seperti ketenaran Imam Syafi'iImam Syafi'i memang berhak masuk ke dalam kategori yang disebutkan dalam haditsRasulullah ini,"Allah akan mengutus di tengah-tengah umat ini, di awal setiap seratus tahun, orang yangmenjadi pembaru agamanya. "

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Razi Ikhwan liked this
Hendriyan Dimas liked this
Akku Ini Vhinoo liked this
aauu1984 liked this
Diani Hanifah liked this
Noor Choleis liked this
Mualimin Edogawa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->