Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
14Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengembangan Sistem Penilaian Kinerja Guru

Pengembangan Sistem Penilaian Kinerja Guru

Ratings: (0)|Views: 1,829|Likes:
Published by M SITORUS
Dokumen ini dalam tahap pengkajian, harap sharing
Dokumen ini dalam tahap pengkajian, harap sharing

More info:

Published by: M SITORUS on Sep 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/19/2012

pdf

text

original

 
Pengembangan Sistem penilaian Kinerja GuruPerubahan Sistem Pendidikan dan Perkembangannya.Perubahan Konseptual dan kebijakan Pendidikan8 Standar Nasional PendidkanKTSP dan Profesionalisme GuruStandar ProsesICT dan Profesionalisme GuruSerifikasi GuruKompetensi GuruPenilaian Kinerja GuruInstrumen Penilaian Kinerja Guru.Dalam analisa data hasil pengukuran bidang pendidikan dan perilaku manusiadigolongkan sebagai Analisis test-parametrik, mengingat dalam data tersebut memilikikemungkinan kesalahan lebih besar dibandingkan jenis analisis data test- metrik yangmemiliki tingkat kepastian data yang lebih akurat.Dalam penelitian atau pengamatan yang mengumpulkan data parametrik besarnya sampelatau responden dianggap meningkatkan normalitas atau linearitas data, dan sebaliknyaUji Instrumen Kinerja Guru
 
 jarak variabel yang semakin kecil menggambarkan tingginya homogenitas dankonsistensi data.Faktor subjektif data parametrik bertambah besar apabila data berasal dari obsevasi pengamat terhadap objek tertentu menggunakan skala Likert, misalnya pengamatankinerja seorang guru oleh lebih dari satu orang pengamat (menggunakan Skala Likert;skala 1-5 untuk menyatakan tingkat kinerja) sangat mungkin memberi penilaian yang berbeda-beda, sebagai mana disajikan dalam tulisan ini. Anggapan umum bahwa nilairata-rata dari keseluruhan pengamat dapat mewakili data objek yang diamati. Namunyang mengamati itu juga sumber kesalahan dan variasi dari kemampuan sesungguhnya.Dalam situasi ini, Cook dan Campbell (1979) telah menunjukkan bahwa subyek (a)cenderung untuk melaporkan apa yang di yakini yang mendekati harapan penelitian ataunilai ideal, atau (b) melaporkan apa yang mencerminkan pada kemampuan positi berdasarkan pengetahuan, keyakinan, atau pendapat pengamat sendiri.
Bias dan Varians
kesalahan pengukuran mencakup dua komponen, yaitu,
bias
dan
kesalahanvariabel.
Bias merupakan kesalahan sistematis yang cenderung mendorong subjek melaporkan data/skor ke salah satu arah ekstrem. Sebagai contoh, pada beberapa versi tesIQ ditemukan bias terhadap orang non-kulit putih. Ini berarti bahwa orang kulit hitam,sawo matang dan Hispanik cenderung menerima nilai test IQ yang lebih rendah tanpamengukur kecerdasan mereka yang sebenarnya. Kesalahan yang bersumber darikecenderungan variabel yang bersifat acak, juga dikenal sebagai
varians
. Dengan katalain, skor/data yang dilaporkan tidak tepat dengan yang sesungguhnya, ada duakemungkinan; mungkin di atas atau di bawah nilai sebenarnya (Salvucci, Walter,Conley,Fink, & Saba, 1997 dalam Yu C.H, 2004)Bias semacam ini bisa saja terjadi dalam penilaian kinerja guru dimana kesalahan pengukuran berasal dari pandangan subjektif penilai atau observer terhadap guru yangdinilai. Misalnya saja anggapan bahwa guru matematika memiliki ketelitian yang lebih baiak dari pada guru mata pelajaran lainnya. Guru yang tingkat pendidikannya lebihUji Instrumen Kinerja Guru
 
tinggi dianggap memiliki kinerja llebih baik, tanpa melalui pengamatan dan pengukuranyang objektif.Pengumpulan Data1.Jenis dan Sumber DataData yang dikumpulkan untuk penelitian ini berupa data primer dan data sekunder.Adapun penjelasan dari kedua sumber data tersebut, yaitu :a. Data Primer, adalah data yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan penyelidikanyang sedang ditangani. Data ini dikumpulkan secara langsung dari lapangan, yangdiperoleh dengan cara melakukan pengamatan, wawancara atau memberi daftar  pertanyaan atau lembar penilaian kinerja. Pada kegiatan uji coba ini ditekankan pada pemberian instrumen berupa angket dan borang penilaian kinerja baik penilaian diri(self-test) maupun instrumen observasi oleh atasan dan kolega. Dalam hal penilaiankinerja guru yang berkaitan dengan kompetensi guru dan standar pendidikan nasional, penulis melihat bahwa ke-tiga sumber data tersebut cukup relevan dan sangat memahamiindikator pembeda yang digunakan . Sekalipun sewogiayanya masih ada dua pihak lainyang perlu dipertimbangkan yaitu pengawas dan siswa; namun dalam uji coba insrumenini belum disertakan karena berbagai keterbatasan waktu, komitmen dan pemahamansubstansi instrumen. b. Data Sekunder, adalah data yang digunakan untuk tujuan lain, bukan dengan tujuan menyelesaikan masalah yang sedangditangani saat ini (Maholtra, 1996). Dalam penelitian ini, datasekunder diperoleh dari berbagai instansi terkait dengan penelitianini, misalnya dokumen dari Kementrian Pendidikan, Dokumen supervisi oleh pengawas,dokumen pemeriksaan kelengkapan persiapan guru di sekolah, data kehadiran,keterangan individual guru dan data lainnya.4.3.2. Teknik Pengumpulan DataPengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik atauinstrumen :a. Kuesioner adalah seperangkat pertanyaan yang disusun untuk diajukan kepada responden. Kuesioner ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi secara tertulis dari responden (guru sebagai objek,dan kepalasekolah) berkaitan dengan tujuan pengujian instrumen penilaian kinerja guru yang sedangdikembangkan. b. Observasi adalah teknik yang digunakan sebagai pelengkap untuk kondisi kinerja guru berdasarkan visitasi kinerja oleh guru pengamat yang dipilih dan dilakukan pada saat pelaksanaan supervisi kelas baik sesuai jadwal program sekolah maupun tidak terjadwal.4.4. Teknik Pengukuran VariabelDalam penelitian ini, peneliti membagikan kuesioner yang disusundalam kalimat-kalimat pertanyaan. Responden diminta memberikantanggapannya dengan memilih salah satu pilihan jawaban. Jawaban dariresponden yang bersifat kualitatif dikuantitatifkan dan diukur denganmenggunakan skala Likert. Menurut Kinner dalam Husein Umar (1999) penentuan skor pada masing-masing item pertanyaan terhadap masalahUji Instrumen Kinerja Guru

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Arif Rahman Full liked this
Nanda Rianti liked this
Putri Dhyani liked this
fariz misbah liked this
Goesman liked this
Aline Sahaja liked this
Aline Sahaja liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->