Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permendagri No.39 2007

Permendagri No.39 2007

Ratings: (0)|Views: 989|Likes:
Published by Kang Ari Tea
PEDOMAN FASILITASI ORGANISASI KEMASYARAKATAN BIDANGKEBUDAYAAN,
KERATON, DAN LEMBAGA ADAT DALAM PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN
BUDAYA DAERAH
PEDOMAN FASILITASI ORGANISASI KEMASYARAKATAN BIDANGKEBUDAYAAN,
KERATON, DAN LEMBAGA ADAT DALAM PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN
BUDAYA DAERAH

More info:

Published by: Kang Ari Tea on Oct 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/04/2012

pdf

text

original

 
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERINOMOR 39 TAHUN 2007TENTANGPEDOMAN FASILITASI ORGANISASI KEMASYARAKATAN BIDANGKEBUDAYAAN,KERATON, DAN LEMBAGA ADAT DALAM PELESTARIAN DAN PENGEMBANGANBUDAYA DAERAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI DALAM NEGERI
Menimbang : a. bahwa dalam rangka menyelenggarakan otonomi daerah mempunyaikewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dankerukunan nasional, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,serta melestarikan nilai sosial budaya ;b. bahwa kepala daerah mempunyai tugas mengupayakanpengembangan dan pelestarian sosial budaya di daerah;c. bahwa upaya melestarikan dan mengembangkan tradisi adat budayadi daerah merupakan bagian dari langkah untuk memeliharaketahanan budaya bangsa sebagai pilar dari ketahanan nasional;d. bahwa organisasi kemasyarakatan bidang kebudayaan, keraton, danlembaga adat di daerah memiliki potensi besar untuk berperansertadalam pengembangan dan pelestarian adat budaya;e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalamhuruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu menetapkan PeraturanMenteri Dalam Negeri tentang Pedoman Fasilitasi OrganisasiKemasyarakatan Bidang Kebudayaan, Keraton, dan Lembaga Adatdalam Pelestarian dan Pengembangan Budaya Daerah.Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang OrganisasiKemasyarakatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985Nomor 44 dan Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 3298);2. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Perlindunngan CagarBudaya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 27dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3470);3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Undang-undangNomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;4. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang PembagianUrusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan DaerahKabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2003 tentangOrganisasi dan Tata Kerja Departemen Dalam Negeri.
 
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PEDOMANFASILITASI ORGANISASI KEMASYARAKATAN BIDANGKEBUDAYAAN, KERATON, DAN LEMBAGA ADAT DALAMPELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN BUDAYA DAERAH.
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri ini yang dimaksud dengan :1. Pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintahdaeah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomiseluas-luasnya dalam system dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesiasebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun1945.2. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang pemerintahan oleh Pemerintah kepadaGubernur sebagai wakil pemerintah dan/atau kepada instansi vertikal di wilayah tertentu.3. Tugas Pembantuan adalah penugasan dari Pemerintah kepada daah dan/atau desa daripemerintah kepada daerah dan/atau desa dari pemerintah kabupaten /kota kepada desauntuk daerah kabupaten/kota.4. Kepala Daerah adalah Gubernur, Bupati dan Walikota..5. Fasilitasi adalah upaya dalam bentuk penerbitan kebijakan dan/atau pemberian bantuanserta kemudahan untuk mendorong, memajukan, dan mengembangkan kegiatan.6. Organisasi kemasyarakatan bidang kebudayaan yang selanjutnya disebut ormaskebudayaan adalah organisasi nonpemerintah bervisi kebangsaan yang dibentuk olehwarganegara Indonesia secara sukarela dan telah terdaftar di pemerintah daeragsetempat, serta bukan organisasi sayap partai, yang kegiatannya memajukan danmengembangkan kegiatan.7. Keraton adalah organisasi kekerabatan yang dipimpin oleh Raja/Sultan/Panembahanatau sebutan lain yang menjalankan fungsi sebagai pusat pelestarian danpengembangan adat budaya dan nilai-nilai sosial budaya yang terkandung di dalamnya,serta mengayomi lembaga dan anggota masyarakat.8. Lembaga adat adalah organisasi kemasyarakatan yang karena kesejarahan atau asalusulnya untuk melakukan kegiatan pelestarian serta pengembangan adat budaya.9. Budaya Daerah adalah system nilai yang dianut oleh komunitas/kelompok masyarakattertentu di daerha, yang diyakini akan dapat memenuhi harapan-harapan wargamasyarakat dan di dalamnya terdapat nilai-nilai, sikap serta tatacara masyarakat yangdiyakini dapat memenuhi kehidupan warga masyarakat.10. Pelestarian Budaya Daerah adalah upaya untuk memelihara system nilai sosial budayayang dianut oleh komunitas/kelompok masyarakat tertentu di daerah, yang diyakini akandapat di dalamnya terdapat nilai-nilai, sikap serta tata cara masyarakat yang diyakinidapat memenuhi kehidupan warga masyarakat.11. Pengembangan Budaya Daerah adalah upaya untuk meningkatkan kualitas sistem nilaisosial budaya yang dianut oleh komunitas/kelompok masyarakat tertentu di daerah,yang diyakini akan dapat memenuhi harapan-harapan warga masyarakatnya dan didalamnya terdapat nilai-nilai, sikap serta tatacara masyarakat yang diyakini dapatmemenuhi kehidupan warga masyarakat.
 
 BAB IITUGAS KEPALA DAERAHPasal 2
 Kepala daerah bertugas melaksanakan kegiatan pelestarian dan pengembangan budayadaerah.
BAB IIIPERAN SERTA MASYARAKATPasal 3
(1) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 kepala daerahmendodrong tumbuh dan berkembangnya peranserta masyarakat, sertamendayagunakan potensi peranserta masyarakat yang terhimpun dalam ormaskebudayaan, keraton, dan lembaga adat.(2) Untuk melaksanakan ketentuan ayat (1), kepala daerah melakukan inventarisasi potensiperanserta masyarakat yang terhimpun pada ormas kebudayaan, keraton, dan lembagaadat.(3) Dalam melaksanakan inventarisasi potensi peranserta masyarakat sebagaimanadimaksud pada ayat (2), kepala daerah mencatat dan memberi surat keterangan tandaterdaftar kepada ormas kebudayaan, keraton, dan lembaga adat.(4) Ormas kebudayaan, keraton dan lembaga adat yang telah terdaftar pada pemerintahdaerah sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat menjadi mitra kerja pemerintahdaerah dalam pelaksanaan program pelestarian dan pengembangan budaya daerah.
Pasal 4
Peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat (1) dalam pelestarianbudaya daerah diutamakan pada :a. inventarisasi aktivitas adat, seni dan budaya daerah;b. inventarisasi asset kekayaan budaya dan peninggalan sejarah daerah;c. penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan pengelolaan serta pengembanganaktivitas adat, seni dan budaya daerah;d. penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan pemeliharaan serta pendayagunaanpotensi asset kekayaan budaya dan peninggalan budaya daerah;e. penelitian adat, seni dan budaya daerah, termasuk penelitian sejarah, antropologi danarkeologi atau kepurbakalaan;f. pendidikan dan penelitian sumberdaya manusia pengelola organisasi kemasyarakatanbidang kebudayaan, keraton, dan lembaga adat.
Pasal 5
Peranserta masyarakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat (1) dalampengembangan budaya daerah diutamakan pada :a. peningkatan kegiatan kebudayaan daerah;b. apresiasi seni budaya daerah;c. sosialisasi dan publikasi nilai-nilai budaya daerah kepada masyarakat;d. fasilitasi pengembangan kualitas sumber daya manusia.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->