Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pasukan Khusus TNI-Polri

Pasukan Khusus TNI-Polri

Ratings: (0)|Views: 1,776 |Likes:
Published by J Gede Ace Sulandra
spo-jgas

PASUKAN KHUSUS TNI - POLRI
A. TNI-AD 1. KOPASSUS Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Bala Pertahanan Pusat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Dalam perjalanan sejarahnya, Kopassus berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai pasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas yang berat. Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopas
spo-jgas

PASUKAN KHUSUS TNI - POLRI
A. TNI-AD 1. KOPASSUS Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Bala Pertahanan Pusat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Dalam perjalanan sejarahnya, Kopassus berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai pasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas yang berat. Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopas

More info:

Published by: J Gede Ace Sulandra on Oct 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

 
spo-jgas
 
PASUKAN KHUSUS TNI - POLRI
A. TNI-AD1. KOPASSUS
Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dariBala Pertahanan Pusat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat yang memilikikemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat,pengintaian, dan anti teror.Dalam perjalanan sejarahnya, Kopassus berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagaipasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas yang berat.Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopassus diantaranya adalah operasipenumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora,penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur, operasipembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh,operasi pembebasan sandera di Mapenduma, serta berbagai operasi militer lainnya.Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya,sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah.Kopassus memiliki moto Berani, Benar, Berhasil.Sejarah Kopassus
Kesko TT III/Siliwang
Pada tanggal 15 April 1952, Kolonel A.E. Kawilarang mendirikan Kesatuan KomandoTentara Territorium III/Siliwangi (Kesko TT). Ide pembentukan kesatuan komando iniberasal dari pengalamannya menumpas gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) diMaluku. Saat itu A.E. Kawilarang bersama Letkol Slamet Riyadi (Brigjen Anumerta)merasa kesulitan menghadapi pasukan komando RMS. A.E. Kawilarang bercita-citauntuk mendirikan pasukan komando yang dapat bergerak tangkas dan cepat.Komandan pertama saat itu adalah Idjon Djanbi. Idjon Djanbi adalah mantan kaptenKNIL Belanda kelahiran Kanada, yang memiliki nama asli Kapten Rokus BernardusVisser. Pada tanggal 9 Februari 1953, Kesko TT dialihkan dari Siliwangi dan langsungberada di bawah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
KKAD
Pada tanggal 18 Maret 1953 Mabes ABRI mengambil alih dari komando Siliwangi dankemudian mengubah namanya menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD).
RPKAD
Tanggal 25 Juli 1955 organisasi KKAD ditingkatkan menjadi Resimen PasukanKomando Angkatan Darat (RPKAD), yang tetap dipimpin oleh Mochamad Idjon Djanbi.Tahun 1959 unsur-unsur tempur dipindahkan ke Cijantung, di timur Jakarta.Dan pada tahun 1959 itu pula Kepanjangan RPKAD diubah menjadi Resimen ParaKomando Angkatan Darat (RPKAD). Saat itu organisasi militer itu telah dipimpin olehMayor Kaharuddin Nasution.Pada saat operasi penumpasan DI/TII, komandan pertama, Mayor Idjon Djanbiterluka, dan akhirnya digantikan oleh Mayor RE Djailani.
 
Puspassus AD
Pada tanggal 12 Desember 1966, RPKAD berubah pula menjadi Pusat Pasukan KhususAD (Puspassus AD). Nama Puspassus AD ini hanya bertahan selama lima tahun.Sebenarnya hingga tahun 1963, RPKAD terdiri dari dua batalyon, yaitu batalyon 1 danbatalyon 2, kesemuanya bermarkas di Jakarta. Ketika, batalyon 1 dikerahkan ke Lumbisdan Long Bawan, saat konfrontasi dengan Malaysia, sedangkan batalyon 2 jugamengalami penderitaan juga di Kuching, Malaysia, maka komandan RPKAD saat itu,Letnan Kolonel Sarwo Edhie -karena kedekatannya dengan Panglima Angkatan Darat,Letnan Jenderal Ahmad Yani, mengusulkan 2 batalyon 'Banteng Raider' bentukanAhmad Yani ketika memberantas DI/TII di Jawa Tengah di upgrade di Batujajar,Bandung menjadi Batalyon di RPKAD, masing- masing Batalyon 441"Banteng Raider III", Semarang ditahbiskan sebagai Batalyon 3 RPKAD di akhir tahung 1963.Menyusul kemudian Batalyon Lintas Udara 436 "Banteng Raider I", Magelang menjadiBatalyon 2 menggantikan batalyon 2 lama yang kekurangan tenaga di pertengahan1965. Sedangkan Batalyon 454 "Banteng Raider II" tetap menjadi batalyon di bawahnaungan Kodam Diponegoro. Batalyon ini kelak berpetualang di Jakarta dan terlibattembak menembak dengan Batalyon 1 RPKAD di Hek.
Kopassandha
Tanggal 17 Februari 1971, resimen tersebut kemudian diberi nama Komando PasukanSandi Yudha (Kopassandha).Dalam operasi di Timor Timur pasukan ini memainkan peran sejak awal.Mereka melakukan operasi khusus guna mendorong integrasi Timtim dengan Indonesia.Pada tanggal 7 Desember 1975, pasukan ini merupakan angkatan utama yang pertamake Dili. Pasukan ini ditugaskan untuk mengamankan lapangan udara. SementaraAngkatan Laut dan Angkatan Udara mengamankan kota.Semenjak saat itu peran pasukan ini terus berlanjut dan membentuk sebagian darikekuatan udara yang bergerak (mobile) untuk memburu tokoh Fretilin, Nicolaus Lobatopada Desember 1978. Pada tahun 1992 menangkap penerus Lobato, Xanana Gusmao,yang bersembunyi di Dili bersama pendukungnya.
Kopassus
Dengan adanya reorganisasi di tubuh ABRI, sejak tanggal 26 Desember 1986, namaKopassandha berubah menjadi Komando Pasukan Khusus yang lebih terkenal dengannama Kopassus hingga kini.ABRI selanjutnya melakukan penataan kembali terhadap grup di kesatuan Kopassus.Sehingga wadah kesatuan dan pendidikan digabungkan menjadi Grup 1, Grup 2,Grup 3/Pusdik Pasuss, serta Detasemen 81.Sejak tanggal 25 Juni 1996 Kopasuss melakukan reorganisasi dan pengembangan grupdari tiga Grup menjadi lima Grup:• Grup 1/Parakomando — berlokasi di Serang, Banten• Grup 2/Parakomando — berlokasi di Kartasura, Jawa Tengah• Grup 3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus — berlokasi di Batujajar, Jawa Barat• Grup 4/Sandhi Yudha — berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur • Grup 5/Anti Teror — berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur Detasemen 81, unit anti teroris Kopassus, ditiadakan dan diintegrasikan ke grup-gruptadi. Sebutan bagi pemimpin Kopassus juga ditingkatkan dari Komandan Kopassusyang berpangkat Brigadir Jenderalmenjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassusyang berpangkat Mayor Jenderal bersamaan dengan reorganisasi ini.

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
pustaka78 liked this
Arie Supramono liked this
Kurnia Hadi Jaya liked this
Upit Aja liked this
Maman Suryansyah liked this
Ima Wilma liked this
Lukman Muhajir liked this
zuebsmg liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->