Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
gerak-lurus

gerak-lurus

Ratings: (0)|Views: 309 |Likes:
Published by omzen

More info:

Published by: omzen on Oct 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2013

pdf

text

original

 
 
GERAK LURUS 
 
FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman 
31
 
BAB IIIBAB IIIGERAK LURUSGERAK LURUS
3.1 PENDAHULUAN3.1 PENDAHULUAN
Kinematika partikel mempelajari gerak suatu partikel tanpa meninjaupenyebab partikel itu dapat bergerak. Gerakan ini mengamati bentuk lintasanyang ditulis dalam persamaan matematika, kecepatan gerakan, danpercepatan gerakan partikel tersebut. Satuannya menggunakan satuansistem Internasional (SI).Kinematika partikel mempelajari gerak suatu partikel tanpa meninjaupenyebab partikel itu dapat bergerak. Gerakan ini mengamati bentuk lintasanyang ditulis dalam persamaan matematika, kecepatan gerakan, danpercepatan gerakan partikel tersebut. Satuannya menggunakan satuansistem Internasional (SI).Gerakan suatu materi atau partikel memerlukan kerangka acuan.Kerangka acuan yang sering digunakan adalah kerangka atau koordinatsumbu Cartesian. Dalam gerak lurus sumbu korninat yang digunakan hanyasatu. Gerak lurus disebut juga dengan gerak satu dimensi.Gerakan suatu materi atau partikel memerlukan kerangka acuan.Kerangka acuan yang sering digunakan adalah kerangka atau koordinatsumbu Cartesian. Dalam gerak lurus sumbu korninat yang digunakan hanyasatu. Gerak lurus disebut juga dengan gerak satu dimensi.
3.2 VEKTOR POSISI, KECEPATAN DAN PERCEPATAN
.
3.2 VEKTOR POSISI, KECEPATAN DAN PERCEPATAN
.Untuk menjelaskan tentang konsep gerak lurus, pertama akandijelaskan beberapa besaran fisis yang nantinya akan digunakan. Besaran-besaran fisis tersebut diantaranya , posisi, kecepatan dan percepatan.Untuk menjelaskan tentang konsep gerak lurus, pertama akandijelaskan beberapa besaran fisis yang nantinya akan digunakan. Besaran-besaran fisis tersebut diantaranya , posisi, kecepatan dan percepatan.
3.2.1 POSISI3.2.1 POSISI
Andaikan sebutir partikel bergerak searah sumbu-x. Posisi partikelsetiap waktu dinyatakan oleh jaraknya dari titik awal (acuan) O.Andaikan sebutir partikel bergerak searah sumbu-x. Posisi partikelsetiap waktu dinyatakan oleh jaraknya dari titik awal (acuan) O.
x
1
t
1
v
1
x
2
t
2
v
2
 Gambar 3.1 : Posisi partikel dinyatakan dari titik acuan O pada sumbu-x.
 
Gambar 3.1 : Posisi partikel dinyatakan dari titik acuan O pada sumbu-x.
 
Posisi partikel dinyatakan sebagai pergeseran sumbu-x sebagai fungsiwaktu dengan hubungan x = f(t). Pergeseran x bertanda positif (+) bilabergeser ke arah kanan dan bertanda negatif (-) bila bergeser ke arah kiri.Andaikan pada waktu t
1
partikel berada di titik A, dengan OA = x
1
. Padawaktu t
2
partikel itu sudah berada di titik B, dengan OB = x
2
. Partikel bergerakdari titik A ke titik B dengan pergeseran OB – OA =
x = x
2
- x
1
dalam selangwaktu
t = t
2
- t
1
.Posisi partikel dinyatakan sebagai pergeseran sumbu-x sebagai fungsiwaktu dengan hubungan x = f(t). Pergeseran x bertanda positif (+) bilabergeser ke arah kanan dan bertanda negatif (-) bila bergeser ke arah kiri.Andaikan pada waktu t 
1
partikel berada di titik A, dengan OA = x
1
. Padawaktu t
2
partikel itu sudah berada di titik B, dengan OB = x
2
. Partikel bergerakdari titik A ke titik B dengan pergeseran OB – OA =
x = x
2
- x
1
dalam selangwaktu
t = t
2
- t
1
.Contoh :Contoh :-4 -3 -2 -1 0 1 2-4 -3 -2 -1 0 1 2
OAB
B O AB O A
 
 
GERAK LURUS 
 
FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman 
32
 
Dari gambar dapat dilihat :Jarak OA = 2 satuanOB = 4 satuanOBA = jarak OB + jarak BA= 4 + 6= 10 satuan jarak selalu berharga positif Perpindahan OA = posisi A posisi O= 2 – 0= 2 satuanOB = posisi B posisi O= -4 - 0= -4 satuantanda negatif menunjukkan perpindahan kearah kiriOBA = perpindahan OB + perpindahan BO + perpindahan OAKarena perpindahan OB = - BO, maka perpindahanOBA = perpindahan OA= posisi A – posisi O= 2 – 0= 2 satuan
3.2.2 Kecepatan Rata-rata.
Perbandingan antara pergeseran dengan selang waktu yang digunakandisebut kecepatan rata-rata
v
.
 x x xv
==
1212
 
3.1
m
422010
V
rata-rata
= kemiringan garis yang menghubungkan X
1
dan X
2
Lintasan
1
1
dt
Gambar 3.2 : Kecepatan rata-rata suatu partikel sebagai slope x fungsi t
.
 
 
GERAK LURUS 
 
FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman 
33
 
Jadi, kecepatan rata-rata selama selang waktu tertentu sama denganpergeseran rata-rata per satuan waktu selama selang waktu tersebut.Definisi kecepatan rata-rata ini identik dengan definisi kemiringan garis dari xsebagai fungsi t pada matematika. Untuk jelasnya perhatikanlah Gambar 3.2
 
Pada gambar terlihat bahwa
x = 10 m dan
t = 2 detik, sehingga slopeadalah
x/
t = 10/2 = 5 m/s, dan merupakan kecepatan rata-rata padaselang waktu detik ke-2 dengan detik ke-4.ContohSebuah benda titik bergerak sepanjang sumbu x mula-mula pada t = 1 sberada pada x = 12 m dan pada t = 3 s berada pada x = 4 m. tentukanpergeseran, kecepatan rata-rata dan laju rata-rata antara selang waktutersebut.Penyelesaian :Diketahuai :Perpindahan
 ∆
x = x
t
– x
o
 = x
3
– x
1
 = 4m – 12m= -8m
t = 3s 1s= 2sJadi kecepatan rata-rata
v
=
 x
 =
13124
 =
28
 = - 4 m.s
-1
 Tanda negatif berarti arah kecepatan rata-rata ke arah negatif Laju rata-rata =
28
= 4 ms
-1
 
3.2.3 Kecepatan Sesaat
Untuk menentukan kecepatan sesaat di titik A ataupun di titik B padaGambar 3.1 di atas, harus ditentukan selang waktu
t sesingkat mungkin,sehingga tidak terjadi perubahan kondisi gerakan yang terjadi pada selang

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
iethalee liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->