upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain,sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan´.Bendahara pemerintah termasuk bendahara Pemerintah Pusat,Pemerintah Daerah, instansi atau lembaga pemerintah,lembaga¬lembaga negara lainnya dan Kedutaan Besar RepublikIndonesia di luar negeri yang membayar gaji, upah, tunjangan,honorarium, dan pembayaran lain sehubungan denganpekerjaan, jasa, atau kegiatan. Termasuk juga dalam pengertianbendahara adalah pemegang kas dan pejabat lain yangmenjalankan fungsi yang sama- Pasal 23/26Dasar Hukum :Pasal 23 ayat (1) huruf c dan Pasal 26 ayat (1)sebagaimana ketentuan yang berlaku umum.
II. Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan Pendaftaran danPenghapusan
Bendaharawan Pemerintah yang mengelola dana yang bersumber dari APBN/APBD harus mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak yang wilayah kerjanya meliputi domisili instansitempat Bendaharawan tersebut berada.Persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai WP adalah:- Mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran- Fotocopy kartu identitas (KTP, SIM, Paspor )- Fotocopy SK Penunjukan sebagai BendaharaDalam hal terjadi mutasi pegawai yang mengakibatkan bendaharayang bersangkutan diganti oleh pegawai lain, tidak perlu mendaftarkan