BAB IPENDAHULUAN
Tuhan menciptakan setiap makhluk hidup dengan kemampuan untuk mempertahankan diri terhadap ancaman dari luar dirinya. Salah satu ancamanterhadap manusia adalah penyakit, terutama penyakit infeksi yang dibawa oleh berbagai macam mikroba seperti virus, bakteri, parasit, jamur. Tubuh mempunyaicara dan alat untuk mengatasi penyakit sampai batas tertentu. Beberapa jenis penyakitseperti pilek, batuk, dan cacar air dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Dalam halini dikatakan bahwa sistem pertahanan tubuh (sistem imun) orang tersebut cukup baik untuk mengatasi dan mengalahkan kuman-kuman penyakit itu. Tetapi bila kuman penyakit itu ganas, sistem pertahanan tubuh (terutama pada anak-anak atau padaorang dewasa dengan daya tahan tubuh yang lemah) tidak mampu mencegah kumanitu berkembang biak, sehingga dapat mengakibatkan penyakit berat yang membawakepada cacat atau kematian.Apakah yang dimaksudkan dengan sistem imun? Kata imun berasal dari bahasa Latin ‘immunitas’ yang berarti pembebasan (kekebalan) yang diberikankepada para senator Romawi selama masa jabatan mereka terhadap kewajibansebagai warganegara biasa dan terhadap dakwaan. Dalam sejarah, istilah inikemudian berkembang sehingga pengertiannya berubah menjadi perlindunganterhadap penyakit, dan lebih spesifik lagi, terhadap penyakit menular. Sistem imunadalah suatu sistem dalam tubuh yang terdiri dari sel-sel serta produk zat-zat yangdihasilkannya, yang bekerja sama secara kolektif dan terkoordinir untuk melawan benda asing seperti kuman-kuman penyakit atau racunnya, yang masuk ke dalamtubuh.Kuman disebut antigen. Pada saat pertama kali antigen masuk ke dalam tubuh,maka sebagai reaksinya tubuh akan membuat zat anti yang disebut dengan antibodi.Pada umumnya, reaksi pertama tubuh untuk membentuk antibodi tidak terlalu kuat,karena tubuh belum mempunyai "pengalaman." Tetapi pada reaksi yang ke-2, ke-3dan seterusnya, tubuh sudah mempunyai memori untuk mengenali antigen tersebut1