STUDI KASUS PENILAIAN KINERJA DI MUSEUM RUDANA DAN RUDANA FINE ARTGALLERY I.PENDAHULUAN
Makalah ini ditulis sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Mmanajemen Sumber DayaManusia ( MSDM ) mengenai Penilaian Kinerja dan aplikasinya dalam kehidupan nyata.Seringkali Penilaian Kinerja dianggap kurang penting dan hanya mengandalkan personal judgmenet atau penilaian subyektif dari atasan, terutama pada perusahaan yang berskalakecil maupun perusahaan keluarga, dan tidak ada umpan balik kepada karyawan, sehinggadapat menimbulkan salah nilai atau
misjudgement
pda individu yang dinilai dan padaakhirnya dapat menimbulkan demotivasi pada karyawan. Juga sebaliknya perusahaandirugikan secara tidak langsung karena tidak mempunyai tract record dari masing – maisngkaryawan sehingga kurang bisa mengidentifikasi potensi diri karyawan sebagai
living asset
perusahaan.Pada kesempatan kali ini, Kelompok 6 akan membahas mengenai Penilaian Kinerja diMuseum Rudana dan Rudana Fine Art Gallery serta membahasnya secara singkat sesuaikadah teori yang sudah diberikan. Metode yang dipakai adalah Rating Scale ( skalaPeringkat ), dimana penilaian kinerja dengan menggunakan form ini dimulai tahun 2003,setelah peristiwa Bomb Bali I Oktober 2002.
3