Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
 
1
 
BAB 1PENDAHULUANA.LATAR BELAKANG
Perampokan dan pencurian adalah prilaku penyimpangan social budaya yang terjadidi tengah ±tengah masyarakat,yang sangat menggagu dan merugikan orang lain .sepetri yngdi beritakan pada Koran di halaman dapan . Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapatmenjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalahsosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus sepertitokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lainsebagainyaMasalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, perampokan ,pencurian dll.3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
B.Ruang lingkup
Problematika sosial akan terus bergejolak sampai manusia itu akan berpisah antararuh dengan nyawa, namun ada faktor yang sangat bermakna dalam kehidupan yakni faktor manusia dengan Tuhan.Berbagai macam alasan yang terlontar ketika para pelaku penyimpangan socialtertangtangkap .dari alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hingga keperluanuntuk membahagiakan sang pacar.namun perlu kita kaji lebih jauh bahwa penyimpangansocial terjadi adanya penularan kebudayaan di lingkungan di mana tinggal sebuahkomunitas. Seperti Penjambret maupun pencuri.
 
 
2
 
C
.Tujuan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah berusaha untuk mengakji tindakankriminalitas yang merupakan tindakan penyimpangan social dan budaya di tengah ±tengahmasyarakat Indonesia yang berasaskan Pancasila .karena hal ini erat kaitanya dengan sistimsocial dan buadaya yang terjadi di Indonesia.saya sadar bahwa makalah ini jauh darisempurna .untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat saya harapkan demisempurnanya makalah ini.
 
 
3
 
BAB IIPEMBAHASANA.Pengertian Penyimpangan Sosial;
Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang, sadar atau tidaksadar pernah kitaalami atau kita lakukan. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan olehsiapapun. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi, besar atau kecil, dalam skala luas atausempit tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat.Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-normasosial yang berlaku dalam masyarakat atau dengan kata lain penyimpangan
(deviation
)adalahsegala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri
(conformity)
terhadapkehendak masyarakat.
Definisi Penyimpangan Sosial;
 J 
ames W. Van Der Zanden;
Penyimpangan perilaku merupakan perilaku yang olehsejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi.
 R
obert M. Z. Lawang 
; Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yangmenyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha darimereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang.
 Lemert (1951);
Penyimpangan dibagi menjadi dua bentuk:1.
 
Penyimpangan Primer (Primary Deviation)Penyimpangan yang dilakukanseseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara, tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat.2.
 
Penyimpangan Sekunder (secondary deviation)Penyimpangan yang berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang. Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut,karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya.Penyimpangan ini tidak bisa ditolerir oleh masyarakat
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more