BAB III : BUKAN BUNDA SALAH MENGANDUNGRingkasan :
Dari kecil, Hanafi bersekolah di Betawi dan tinggal di rumah orangBelanda. Ibunya sangat bertanggung jawab. Setelah tamat, Hanafi pulang ke Solok, seluruh ruangan rumahnya diatur bergaya rumahBelanda dan Hanafi mengatakan orang yang tidak pandai bahasaBelanda tidak masuk bilangan, berhubungan dengan Melayu dicatatdan dicemoohkan. Adat lembaga orang Melayu dan agama Islamtidak mendapat perindahan serambut, agama Islam takhayul. Ibunyamenjelaskan bahwa Hanafi berutang budi kepada keluarganya.Ibunya lalu mengatakan peribahasa
utang emas dibayar emas, utang uang dibayar uang, utang budi dibayar dengan budi
. Ibunyamengatakan bahwa pamannya sudah menunggu jawaban dari pihak Hanafi tentang perjodohan dengan anaknya, bukannya didengar Hanafi melainkan Hanafi membuat ibunya menangis dan tangisan itusudah dua tiga kali terjadi.
BAB IV : DALAM KEBIMBANGANRingkasan :
Semalaman Corrie tidak dapat tidur, dia bertanya dalam hatinya,cintakah ia pada Hanafi. Corrie mengenang masa kecil semasadengan Hanafi. Corrie sudah menganggap Hanafi sebagai saudara.Baru bersama Hanafi dia merasa ada sesuatu perasaan yang tumbuhdi luar kendalinya. Corrie berkata pada dirinya sendiri tidak mungkinBumiputera dan Belanda bisa bersatu, lalu dia mulai menebak perasaannya sendiri dengan kata-kata cinta ± tidak - cinta ± tidak ± cinta ternyata dia cinta dengan Hanafi. Tiba dia dengan histerissehingga papanya masuk ke dalam kamar Corrie dan bertanya adaapa? Corrie menjawab dia hanya kegirangan sewaktu bermain tennis.Ketika waktu sudah menunjukkan pukul lima keesokan harinya,Corrie sudah menyiapkan kata-kata yang hendak disampaikan kepadaHanafi yaitu buat menyurutkan hatinya jangan sampai berharap-harap