Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
31Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Implementasi Vigenere Chiper Kunci Dinamis Dengan

Implementasi Vigenere Chiper Kunci Dinamis Dengan

Ratings: (0)|Views: 572 |Likes:
Published by Sugi Arto
jurnal
jurnal

More info:

Published by: Sugi Arto on Oct 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2013

pdf

text

original

 
Implementasi Vigenere Chiper Kunci Dinamis denganPerkalian Matriks
 
Ahmad Zufri -13504044
 
1) Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB, Bandung,40132, email: if14044@students.if.itb.ac.id
 Abstract – 
Semakin berkembangnya teknologiinformasi membuat banyak masyarakat yang memanfaatkan teknologi informasi untuk berbagaikeperluan dalam kehidupan sehari – hari.Teknologi informasi digunakan untuk berbagai hal  yang sangat penting dan sering sekali digunakanuntuk melakukan pengiriman data yang sifatnyarahasia dan tidak boleh diketahui oleh orang lain. Karena banyak sekali kejahatan cyber yang berusaha untuk mendapatkan pesan rahasiatersebut dibutuhkan suatu sistem pengamanan data yang disebut kriptografi. Salah satu metode yang digunakan dalam kriptografi ialah algoritmaVigenere Chiper yang termasuk kedalam algoritmakriptografi klasik yang sudah dikenal sejak lama. Algoritma ini melakukan enkripsi terhadap pesan yang aka dikirim sehingga pesan tersebut terjagakerahasiaannya. Dalam makalah ini penulis akanmembahas tentang varian baru yang menggabungkan antara algoritma vigenere Chiper dan konsep matriks dalam pembangkitan kuncidinamis yang digunakan untuk melakukan enkripsi..Isi makalah ini akan mencakup pembahasankonsep dasar, implementasi dan juga analisiskeamanan yang dilakukan berdasarkan pengujian.
 
 Kata Kunci 
: analisis frekuensi,know-plaintext attack,kasiski,enkripsi,dekripsi,keystreaming.
1. PENDAHULUAN
 Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat pada saat sekarang ini membuat setiap orangmenjadi lebih banyak melakukan pengiriman datadan pesan melalui media elektronik. Hal inimenyebabkan volume pertukaran data digital setiaphari mengalami penigkatan pesat. Data digital yangdipertukarkan disini sangat bervariasi dari mulaidata yang tidak penting hingga data penting yangsifatnya sangat rahasia. Sering sekali pesan yangsifatnya rahasia tersebut dimanfaat oleh pihak lainyang tidak bertanggung jawab untuk kepentingannya sendiri.Salah satu cara untuk mngatasi permasalahan diatasialah dengan menggunakan kriptografi untuk melakukan enkripsi terhadap pesan yangdikirimkan. Sehingga hanya orang atau pihak yang berhak sajalah yang dapat mengetahui isi dari pesantersebut.Dalam ilmu kriptografi banyak dikenal berbagaimacam algoritma baik yang klasik maupun yangmodern. Salah satu algoritma kriptografi klasik yang terkenal ialah
Vigenere Chiper 
.
VigenereChiper 
merupakan algoritma yang sederhana danmudah diimplementasikan. Namun algoritma inisudah berhasil dipecahkan dengan suatu metodeyang dinamakan dengan metode kasiski yang dapatmengetahui panjang kunci yang digunakan. Setelah panjang kunci ditemukan dilanjutkan dengan teknik analisis frekuensi untuk mengetahui isi pesan yangsebenarnya.Karena kelemahan tersebut penulis berusahamengembangkan algoritma vigenere chiper dengan pembangkitan kunci dinamis (
keystream
) denganmenggunakan konsep perkalian matriks yang sudahsangat umum dikenal dalam bidang matematika.Hal ini dimaksudkan untuk mengatasi kelemahankunci berulang yang dimanfaatkan untuk memecahkan Vigenere Chiper.
2. KONSEP DASAR 2.1 Vigenere Chiper
Vigenere Chiper adalah suatu algoritma yangtergolong ke dalam algoritma subtitusi abjadmajemuk. Ini artinya setiap huruf yang sama dalam plaintext tidak dipetakan atau disubtitusi oleh satuhuruf. Melainkan di subtitusi oleh huruf yang berlainan bergantung dari kunci yang digunakanuntuk melakukan enkripsi. Algoritma ini ditemukanoleh diplomat sekaligus kriptologis dari Prancis,Blaise de Vigènere pada abad 16. Vigènere cipher dipublikasikan pada tahun 1856, tetapi algoritma ini baru dikenal luas 200 tahun kemudian.Proses enkripsi dalam
Vigenere Chiper 
dilakukandengan menggunakan bujur sangkar vigenere.Bujur sangkar vigenere berisi huruf huruf abjad yangdisusun sedemikian rupa. Kolom paling kirimenyatakan huruf-huruf kunci sedangkan baris paling atas menyatakan huruf-huruf plainteks.Setiap baris dalam bujursangkar menyatakan huruf-huruf cipheteteks yang diperoleh dengan
Caesar Cipher,
yang mana jauh pergeseran huruf plainteksditentukan oleh nilai decimal oleh huruf kuncitersebut (a = 0, b = 1,…, z = 25).
 
Berikut ini ialah bujur sangkar Vigenere: Chipertext diperoleh dengan menggunakan bujur sangkar vigenere dan kunci yang telah ditentukan.Jika Panjang kunci lebih pendek daripadachipertext, maka penggunaan kunci akan diulang.Berikut ini ialah contoh untuk menjelaskan caraeknripsi dengan metode vigenere ini. Plaintext“TUGAS MAKALAH” akan dienkripsi dengankunci “WEW”.
P
T U G A S M A K A L A H
W E W W E W W E W W E W
C
P Y C W W I W O W H E DProses enkripsi dilakukan dengan cara menarik garis vertical ke bawah dari huruf plaintext hingga berada pada baris dari huruf kunci. Selanjutnyahuruf yang merupakan perpotongan antara huruf  plaintext dan huruf kunci merupakan huruf chipertext. Sedangkan proses enkripsi dilakukansebaliknya,yaitu dengan cara menarik garishorizontal dari kunci ke kanan hingga menemukanhuruf yang sesuai dengan huruf chipertext.Selanjutnya tariklah garis vertical ke atas hinggasampai ke huruf plaintext.Dari contoh diatas terlihat bahwa setiap huruf tidak disubtitusi oleh huruf tertentu, akan tetapi selalu berubah – ubah sesuai dengan perulangan kunci.Sehingga tidak dapat dipecahkan dengan teknik analisis frekuensi. Akan tetapi, penggunaan kunciyang berulang ini merupakan kelemahan darivigenere chiper. Hal ini dikarenakan adanyakemungkinan chipertext yang sama akan dienkripsidengan kunci yang sama. Sehingga dapatditentukan panjang kunci yang digunakan.Selanjutnya jika panjang kunci sudah diketahui,maka chipertext dapat dipecahkan dengan teknik analisis frekuensi. Yang pertama kali berhasilmemecahkan vigenere chiper ini ialah . Babbagedan Kasiski pada pertengahan abad 19. Untuk mengatasi kelemahan ini hendaknya dibuat kunciyang panjangnya sama dengan panjang plaintext.Sehingga algoritma ini akan mirip denganalgoritma One Time Pad yang sampai sekarang belum dapate terpecahkan. Namun untuk membuatkunci yang panjangnya sama dengan panjang plaintext tidak praktis.
2.2 Konsep Dasar Matriks
Dalam matematika, matriks ialah sebuah table yangterdiri kumpulan element. Element dari sebuahmatriks biasanya berupa angka, namun dapat jugatype lain. Matriks terdiri dari baris dan kolom.Sebuah matriks dengan jumlah baris
m
dan jumlahkolom
n
disebut matriks
mxn.
Contoh matriks
5x3
 Matriks dapat dikenakan operasi perkalian.Operasi perkalian pada matriks dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu perkalian dengan scalar dan perkaliandengan matriks.Contoh perkalian dengan skalar ialah:Contoh perkalian matriks dan matriks ialah:
6 5 95 9 47 7 29 0 68 7 8
 
3. Pembahasan Vigenere Chiper Kunci Dinamisdengan Perkalian Matriks
Algoritma yang akan dibahas disini merupakan pengembangan lebih lanjut dari vigenere chiper yang dilakukan oleh penulis. Algoritma inimenggunakan konsep dari aljabar linear yaitumatriks untuk men-
 generate
kunci yang akandigunakan dalam enkripsi blok selanjutnya.Algoritma ini bertujuan menghilangkan penggunaan dari kunci yang berulang yangmerupakan kelemahan dari vigenere chiper. Selainitu,algoritma ini juga di implementasikan dalamrangakaian huruf ASCII karakter(ASCII encoding pada C#) yang berjumlah 128 buah sehingga jumlah kemungkinan kunci menjadi lebih banyak.Dalam algoritma ini digunakan konsep perkalianmatriks yang biasa digunakan untuk merepesentasikan system persamaan linear. Secaraumum, persamaan matematika untuk menghasilkankunci proses enkripsi untuk blok ke m ialah:
 Ak=l 
(1)Dimana
A
ialah sebuah matriks yang didapatdengan menggunakan fungsi permutasi dari kunciyang dipakai untuk melakukan enkripsi pada blok sebelumnya. Jika enkripsi blok sebelumnyadilakukan dengan kunci K yang terdiri atas
1
,K 
2
….K 
n,
maka matriks A ialah matriks
nxn
yangmana n merupakan panjang kunci yang dipakaiuntuk melakukan enkripsi pada blok sebelumnya(blok ke m-1). Fungsi permutasi untuk menghasilkan matriks A ialah:
1
xK 
1
1
xK 
2 …………
1
xK 
n
 
2
xK 
1
2
xK 
2
 
…………
2
xK 
n. . . .. . . ..
n
xK 
1
n
xK 
2
 
…………
n
xK 
n
Sedangkan
disini
 
ialah matriks
nx1
yangmerepresentasikan kunci yang digunakan untuk melakukan enkripsi pada blok sebelumnya.(blok kem-1) yang mana
ialah
1
 
2
 ...
n
disini merupakan hasil perkalian antara matriks Adan p yang digunakan sebagai kunci untuk melakukan enkripsi pada blok m. Selanjutnya
digunakan untuk melakukan enkripsi denganmenggunakan bujursangkar vigenere.
 
Sedangkan untuk melakukan proses dekripsiterhadap blok ke m, kunci untuk melakukandekripsi didapat sesuai dengan persamaan (1).Selanjutnya dilakukan enkripsi biasa seperti padavigenere chiper dengan menggunakan bujursangkar vigenere.Contoh:Diberikan sebuah plaintext (dalam Hexadecimal)sebagai berikut:P=
TUGASM yang dalam byte(84 85 7165 83 77 65)
Akan dienkripsi dengan kunciK=ABC dalam byte (65 66 67)Proses Enkripsinya ialah:1.
 
Lakukan enkripsi blok pertama yaitu TUGdengan kunci awal ABC sehinggamenghasilkan chipertext (dalam byte)(159 170 149 132 156)2.
 
Lakukan Enkripsi blok kedua denganmenggunakan kunci sebagai berikut:Bentuk matriks permutasi sehinggamenjadi matriks tersebut menjadi:4225 4290 43554290 4356 44224355 4422 44893.
 
Selanjutnya kalikanlah matriks tersebutdengan kunci yang digunakan pada blok  pertama sehingga kunci yang digunakan pada blok ini ialah:862355 mod128 =19875622 mod128 =102888889 mod128 =574.
 
Selanjutnya pakailah kunci tersebut untuk melakukan enkripsi pada blok kedua,sehingga didapatkan chipertext:(84,57,6).5.
 
Lakukan langkah 2 sampai 4 hingga semua plaintext habis terenkripsi.Proses Dekripsinya sama dengan prosesenkripsinya. Kecuali pada saat subtitusi huruf ke dalam bujursangkar vigenere.
Implementasi
Penulis telah mengimplementasikan algoritma inikedalam sebuah program applikasi yang dibuatdengan menggunakan bahasa pemrograman C#.Berikut ini Fungsi – fungsi yang diimplementasikanialah:

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rhita Thitha liked this
Zungzun ZB liked this
adriansyahp_2 liked this
Looser Senosci liked this
Junot Ijonk liked this
llaillla liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->