Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Asal Usul Manusia Indonesia

Asal Usul Manusia Indonesia

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 2,707 |Likes:
Published by Reelglove

More info:

Published by: Reelglove on Oct 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2013

pdf

text

original

 
PETA KONSEP
-1-
Asal-UsulManusiaIndonesiaPengaruhPeradabanDari Luar PersebaranManusiaIndonesiaBacson Hoa-BinhDongsonSa HuynhKalanayIndiaManusiaPurba AsliManusiaPurbaPendatangManusiaIndonesiaModern
 
-2-
 
Beberapa jenis manusia purbayang fosilnya ditemukan di Pulau Jawa. Di sekitar tempat-tempat penemuan fosil juga ditemukan artefak (peralatan hidup) dari jenis-jenismanusia purba tersebut. Dari benda-benda peninggalan itu para ahli juga bisa menelusuri persebaran sekaligus tingkat budaya masing-masing jenis manusia purba.A.
Persebaran Manusia di Indonesia
1. Manusia Purba Asli Indonesia
Penelitian paleoantropologi di Indnesia dibagi para ahli dalam tiga tahap,yaitu tahap pertama 1889-1909, tahap kedua 1931-1941, dan tahap ketiga 1952-sekarang.
a.Penelitian Tahap Pertama (1889-1909)
Dimulai oleh
Eugene Dubois
dari belanda pada tahun 1889.dubois berhasil menemukan sisa-sisa fosil manusia wajak di campurdarat.Fosil-fosil itu terdiri dari tengkorak, ruas leher, rahang, gigi, dan tulang paha. Hasil penemuan Dubois yang yang pertama kali diumumkan berupaatap tengkorak 
 pithecantropus erectus
yang ditemukan di Trinil, padalapisan Pleistosen Tengah.
 Pithecantropus erectus
(pithecos = kera,antropus = manusia, erectus = berjalan tegak) yang artinya makhlusejenis kera yang menyerupai manusia berjalan tegak. Volume otaknyakira-kira 900cc.
 Pithecantropus
yang ditemukan oleh Dubois itudiuanggap sebagai fosil dari manusia purba paling primitif di dunia.
b.Penelitian Tahap Kedua (1931-1941)
Penelitian tahap kedua oleh
Ter Haar, Oppennorth,
dan
VonKoenigswald
 pada tahun 1931-1933. Penelitian tahap kedua ini dimulai di Ngandong Kabupaten Blora. Pada tahun 1936,
Tjokrohandono
yang bekerja di bawah pimpinan
Dujfes
menemukan sebuah tengkorak anak-anak di utara Mojokerto. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh VonKoenigswald. Pada tahun 1936-1941, di daerah Sangiran dekat BengawanSolo. Hasil temuannya berupa tulang rahang, gigi, dan tengkorak. Selainfosil
 pithecantropus
, di Sangiran di temukan pula spesias lain, berupatulang dan gigi yang lebih besar. Oleh penemuannya, jenis manusia pemilik fosil itu dinamakan
Meganthropus paleojavanicus
(manusia tinggi besar dari Jawa). Fosil-fosil manusia purba yang ditemukan pada tahap pertama penelitian, kini tersimpan di Museum Leiden, Belanda.Sedangkan hasil penelitian tahap kedua disimpan di Museum Frankfurt,Jerman Barat.
c.Penelitian Tahap Ketiga (1952-sekarang)
Penelitian tahap ketiga ini dimulai pada tahun 1952. Dari tahapketiga ini berhasil diitemukan fosil-fosil berupa tulang-tulang tengkorak,tulang-tulang muka, dan fosil tengkorak 
 pithecantropus solensis
 padalapisan Pleistosen Tengah. Ditemukan pula situs manusia purba baru dariSambungmacan Kabupaten Sragen dekat Solo.-3-

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->