Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
amar ma’ruf nahi munkar

amar ma’ruf nahi munkar

Ratings:

4.33

(3)
|Views: 5,270 |Likes:
Published by FPIonline

More info:

Published by: FPIonline on Jul 10, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
Front Pembela Islam
 
Hidup MuliaatauMati SyahidTERKINI
PUSTAKA FPI
7/10/2008 6:24:15
 26 Juni 2008
Amar ma’ruf nahi munkar
.
1. Apa pengertian amar ma’ruf nahi munkar?
Amar ma’ruf nahi munkar, kalimat bahasa Arab yang telah meng-Indonesia.Asalnya adalah •••••••• •••••••••••••• •• ••••••••• •••• ••••••••••" " ( Al-Amru bil ma’rûf wan Nahyu ‘anil munkar ).Memperhatikan berbagai kamus bahasa Arab, seperti :1. Lisânul ‘Arab karya Asy-Syeikh Abu Al-Fadhl Jamâluddîn ibnu Mukrom ibnuManzhûr Al-Mishrî rhm.2. Al-Qâmûs Al-Muhîth karya Asy-Syeikh Majduddîn Muhammad ibnu Ya’qûb Al-Fairûzabâdî rhm.3. Al-Mu’jam Al-Wasîth karya Lembaga Bahasa Arab Mesir4. Ar-Râid karya Jubron Mas’ûd.5. Qâmûs Al-Murbawi karya Al-Ustâdz Muhammad Idrîs ‘Abdurro-ûf Al-Murbawi.6. Kamus Arab – Indonesia karya Prof. H. Mahmud Yunus.7. Kamus Al-Munawwir karya Al-Ustadz Ahmad Warson Munawwir.8. Al-Munjid karya Louis Ma’luf yang terus dikembangkan oleh Lembaga KatholikLibanon.Maka berikut ini kami simpulkan pengertian amar ma’ruf nahi munkar secararingkas :
 Al-Amru
artinya menuntut pengadaan sesuatu, sehingga pengertiannya mencakup;perintah, suruhan, seruan, ajakan, himbauan serta lainnya yang menuntutdikerjakannya sesuatu. Sedang Al-Ma’rûf artinya sesuatu yang dikenal baik( kebajikan ), yaitu segala perbuatan baik menurut Syari’at Islam danmendekatkan pelakunya kepada Allah SWT. Jadi Al-Amru bil Ma’rûf artinyaadalah menuntut mengadakan segala kebajikan.
 An-Nahyu
artinya mencegah pengadaan sesuatu, sehingga pengertiannyamencakup; melarang, menjauhkan, menghindarkan, menentang, mengancam,melawan, peringatan, teguran, menyudahi serta lainnya yang mencegahdikerjakannya sesuatu. Sedang Al-Munkar artinya sesuatu yang diingkari( kemunkaran ), yaitu segala perbuatan munkar menurut Syari’at Islam danmenjauhkan pelakunya dari pada Allah SWT. Jadi An-Nahyu ‘anil Munkarartinya adalah mencegah mengadakan segala kemunkaran.Dalam istilah fiqih, amar ma’ruf nahi munkar biasa disebut dengan istilah "•••••••••• " ( Al-Hisbah ). Lihat Mu’jam Lughoh Al-Fuqahâ’ karya guru sayatercinta, Prof. DR. Muhammad Rowwâs Qol’ahji, Guru Besar Fiqih di King SaudUniversity, Riyadh – Saudi Arabia. Lihat pula Al-Qâmûs Al-Fiqhi, karya Asy-Syeikh Sa’di Abu Jaib, serta Ensiklopedi Islam terbitan PT. Ichtiar Baru VanHoeve.Dengan demikian secara sederhana maksud istilah ”Amar ma’ruf nahi munkar”yang telah meng-Indonesia tersebut adalah menyerukan kebajikan dan mencegahkemunkaran.
2. Bagaimana dalil syar’i amar ma’ruf nahi munkar?
Amar ma’ruf nahi munkar memiliki Dalil Syar’i yang sangat kuat, baik dari Al-Qur’an mau pun As-Sunnah. Bahkan setiap nash ( redaksi ) Al-Qur’an mau pun As-
 
 Muqaddimah dari Al-Habib Muhammad RizieqSyihab
S
ejak Front Pembela Islam ( FPI ) mencanangkan Gerakan Nasional Anti Ma'siat pada saat deklarasi pendirian organisasi, tanggal 25 Robî 'uts Tsâni1419 Hijriyyah / 17  Agustus 1998 Mîlâdiyyah, berbagai kritik, kecaman, tuduhan, tudingan, fitnah dan caci maki, bahkan teror, ancaman danintimidasi, kerap kali dialamatkan ke organisasiini.Selanjutnya, berbagaiujian dan cobaan menghantam FPI dan para aktivisnya. Pada tanggal 3 Sya'ban 1419 H /  22 November 1998 M, terjadi Peristiwa Ketapang, yang menyeret FPI ke dalam tragedi berdarah yang menggemparkan dunia.
 Habib Rizieq Menjawab berbagai pertanyaan seputar aksi FPI 
 M 
araknya aksi FPI yangdiwarnai kekerasan telahmenimbulkan kekerasan ditengah masyarakat danmembentuk imej yang tidak baik terhadap gerakan Islam, apalagi banyak laskar FPI dalam aksinyasuka membawa danmemamerkan berbagai jenis senjata tajam,bukankah ini merugikan perjuangan dan sekaligusbertentangan dengan sifat rahmatan lil 'alamin bagiajaran Islam? Bila sikap keras dan tegasharus dilakukan oleh FPI,maka kemunkaran yang
http://fpi.or.id/artikel.asp?oy=jaw-24 (1 of 13)10/07/2008 18:27:58
 
Front Pembela Islam
Sunnah yang menyangkut suruhan berbuat baik termasuk dalam konteks amarma’ruf, dan nash yang terkait dengan larangan berbuat buruk termasuk dalamkonteks nahi munkar. Sehingga semua nash tersebut pada saat yang sama secaraimplisit ( tersirat ) merupakan dalil syar’i untuk menegakkan amar ma’ruf nahimunkar.Ada pun nash Al-Qur’an dan As-Sunnah yang secara eksplisit ( tersurat ) menjadidalil syar’i bagi amar ma’ruf nahi munkar, antara lain :I. Dalîl Qur’âniySejumlah ayat suci Al-Qur’an secara eksplisit menerangkan tentang amar ma’ruf nahi munkar, di antaranya :1. Q.S.3. Âli-‘Imrân : 104" •••••••••• •••••••• ••••••• •••••••••• ••••• ••••••••• •••••••••••••• ••••••••••••••• •••••••••••••••• ••••••••••••• , •••••••••• •••• ••••••••••••••• "Artinya : ” Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyerukepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yangmunkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung ” .2. Q.S.3. Âli-‘Imrân : 110" •••••••• •••••• ••••••• •••••••••• ••••••••• •••••••••••• ••••••••••••••• •••••••••••• ••••••••••••••• •••••••••••••• ••••••••"Artinya : ”Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia,menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan berimankepada Allah SWT”.3. Q.S.3. Âli-‘Imrân : 114"•••••••••••• ••••••••• ••••••••••• ••••••• •••••••••••••• ••••••••••••••• •••••••••••• •••• •••••••••••••••••••••••••• ••• •••••••••••• ••••••••••• •••• •••••••••••••• "Artinya : ” Mereka beriman kepada Allah dan Hari Penghabisan, merekamenyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan bersegerakepada pelbagai kebajikan. Mereka itu termasuk orang-orang yang shaleh ”.4. Q.S.7. Al-A’râf : 157" •••••••••••• ••••••••••••••• ••••••••••••• •••• ••••••••••• ••••••••• •••••• ••••••••••••• ••••••••••••••••••••• •••••••••••• "Artinya : ”Ia ( Nabi ) menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarangmereka dari mengerjakan yang munkar, dan menghalalkan bagi mereka segalayang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk”.5. Q.S.9. At- Taubah : 71" ••••••••••••••••• •••••••••••••••• •••••••••• ••••••••••• •••••• , •••••••••••• ••••••••••••••••••••••••••• •••• ••••••••••• ••••••••••••• •••••••••• •••••••••••• •••••••••• •••••••••••••• •••••••••••••••••• , ••••••••• •••••••••••••• ••••••• , ••••• ••••••• •••••••• •••••••• "Artinya : ” Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagianmereka adalah menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruhkepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat,menunaikan zakat, dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka ituakan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi MahaBijaksana”.6. Q.S.22. Al-Hajj : 41" •••••••••• •••• ••••••••••••• ••• •••••••• •••••••••• •••••••••• •••••••••• •••••••••• •••••••••••••••••••••••••• ••••••••• •••• ••••••••••• , ••••••••• ••••••••• •••••••••• "Artinya : ” ( orang mu’min yaitu ) orang-orang yang jika Kami teguhkankedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikanzakat, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, dankepada Allah lah kembali segala urusan”.
bagaimanakan yang harusditindak dengan tegas dankeras? Dan apa pula syarat  pelaku amar ma'ruf nahimungkar dalam perjuanganFPI?
BACA SELENGKAPNYA
 
http://fpi.or.id/artikel.asp?oy=jaw-24 (2 of 13)10/07/2008 18:27:58
 
Front Pembela Islam
7. Q.S.31. Luqmân : 17" •••••••••• •••••• •••••••••• •••••••• ••••••••••••••• ••••••• •••• ••••••••••• ••••••••• ••••• •••••••••••• , ••••• •••••• •••• •••••• •••••••••• "Artinya : ” ( Luqman berkata ) Hai anakku, dirikanlah shalat, dan suruhlah( manusia ) mengerjakan yang ma’ruf dan cegahlah ( mereka ) dari perbuatan yangmunkar, dan sabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yangdemikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan ( oleh Allah ) ”.
 II. Dalîl Nabawiy
Hadits-hadits yang secara eksplisit menegaskan tentang amar ma’ruf nahi munkarbanyak tak terhingga, berikut ini beberapa hadits yang termaktub dalam Al-Kutubus Sittah, yaitu enam kitab Hadits terpercaya di kalangan Ahlus Sunnah walJamâ’ah :1. Shahîh Al-Imâm Al-Bukhâri rhm, Kitâb Al-Mazhâlim, Bab 22 tentang duduk diserambi dan jalan, Hadîts ke - 2.465, dan Kitâb Al-Isti’dzân, Bab 2 tentang firmanAllah SWT dalam Q.S.24. An-Nûr ayat 27, Hadits ke - 6.229, bersumber dari AbuSa’îd Al-Khudri ra :•••••••• : " ••••• ••••• ••••••••••• ••• •••••••• ••••• • “ ••••• •••••• ••••• •••••••• •••••••••••••••• : “••••• •••••••• , ••••••• ••••••• , ••••••• •••••••••• , •••••••••• •••••••••••••• ••••••••••••••• •••••••••• "Artinya : ” Mereka ( para Shahabat ) bertanya : ”Apa sajakah hak jalan itu wahaiRasulullah ? ” Beliau SAW pun menjawab : ”Menahan pandangan, meniadakangangguan, menjawab salam, menyerukan yang ma’ruf dan mencegah yang munkar”.2. Shahîh Al-Imâm Muslim rhm, Kitâb Al-Fitan, Bab tentang Ad-Dajjâl, Hadits ke- 116, bersumber dari ‘Abdullah ibnu ‘Amru ra, bahwasanya Rasulullah SAWbersabda :" ••••••••• ••••••• •••••••• ••• ••••••• ••••••••• ••••••••••• •••••••••• ••••••••••••••• •••••••••••••••• •••••••••••• ••••••••• "Artinya : ”Maka manusia-manusia jahat berada dalam keringanan burung(kelicikan) dan impian binatang buas (kerakusan), mereka tidak mengenal yangma’ruf dan tidak mengingkari yang munkar ”.3. Sunan Al-Imâm Abi Daud rhm, Kitâb Al-Malâhim, Bab Amar ma’ruf nahimunkar, Hadits ke – 4.314, bersumber dari ‘Abdullâh ibnu Mas’ûd ra, Nabi SAWbersabda :" •••••• ••••••••• ••••••••••••• ••••••••••••••• ••••••••••••••• •••• ••••••••••• ••••••••••••••• ••••••••••• •••••••••• ••••••••••••••••• ••••• •••••••• ••••••• ••••••••••••••••• ••••• •••••••• ••••••• "Artinya : ” Sungguh, Demi Allah, Hendaknya engkau benar-benar menyerukanyang ma’ruf, dan benar-benar mencegah yang munkar, dan sungguh-sungguhmenentang tangan-tangan orang Zholim, dengan benar-benar mengembalikannyake jalan yang Haq, dan benar-benar menjaganya di jalan yang Haq ”.4. Jâmi’ Al-Imâm At-Tirmidzi rhm, Kitâb Al-Birr, Bab tentang menyayangi anak-anak, Hadits ke- 15, bersumber dari ‘Abdullah ibnu ‘Abbâs ra, Rasulullah SAWtelah bersabda :" •••••• •••••• •••• ••• •••••••• ••••••••••• •••••• ••••••••• ••••••••••• •••••••••• •••••••••••••••••••••• •••• ••••••••••"Artinya : ” Bukan dari golongan kami mereka yang tidak menyayangi anak-anakkami dan tidak menghargai orang tua kami, serta tidak menyerukan kema’rufandan tidak pula mencegah kemunkaran ”.5. Sunan Al-Imâm An-Nasâ-i rhm, Kitab Al-Bai’ah, Bab 32, tentang BithânathulImâm, bersumber dari Abu Hurairah ra dan Abu Ayyûb Al-Anshâri ra, telahbersabda Rasulullah SAW :" ••• •••••• ••••••• ••••• ••••• •••••••• •••• •••••••••• •••••• •••••• •••••••••••• , •••••••••
http://fpi.or.id/artikel.asp?oy=jaw-24 (3 of 13)10/07/2008 18:27:58

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->