Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
27Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU Psikotropika

UU Psikotropika

Ratings: (0)|Views: 8,523|Likes:

More info:

Published by: I gusti ayu jatiana manik wedanti on Oct 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

 
DIREKTORAT JENDERAL PELAYANAN KEFARMASIAN DAN ALAT KESEHATAN
UNDANG – UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 5 TAHUN 1997TENTANGP S I K O T R O P I K ADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang
: a. bahwa pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkansuatu masyarakat adil dan makmur yang merata materil danspiritual berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesiayang merdeka, berdaulat, bersatu, dan berkedaulatan rakyatdalam suasana peri kehidupan bangsa yang aman,tenteram, tertib, dan dinamis dalam lingkungan pergaulandunia yang merdeka, adil, bersahabat, dan damai;b. b.
 
bahwa untuk mewujudkan tujuan pembangunannasional sebut, perlu dilakukan upaya secara berkelanjutandi segala bidang, antara lain pembangunan kesehatanrakyat, termasuk kesehatan, dengan memberikan perhatianterhadap pelayanan kesehatan dalam hal ini ketersediaandan pencegahan penyalahgunaan obat serta pemberantasanperedaran gelap, khususnya psikotropika;c. c.
 
bahwa psikotropika sangat bermanfaat dan diperlukanuntuk kepentingan pelayanan kesehatan dan ilmupengetahuan, maka ketersediaannya perlu dijamin;d. d.
 
bahwa penyalahgunaan psikotropika dapat merugikankehidupan manusia dan kehidupan bangsa, sehingga padagilirannya dapat mengancam ketahanan nasional;e. e.
 
bahwa makin pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan danteknologi transformasi, komunikasi, dan informasi telahmengakibatkan gejala menngkatnya peredaran gelappsikotropika yang makin meluas serta berdimensiInternasional;f. f.
 
bahwa sehubungan dengan pertimbangan tersebutdiatas dipandang perlu menetapkan Undang-undang tentangPsikotropika.
 
DIREKTORAT JENDERAL PELAYANAN KEFARMASIAN DAN ALAT KESEHATAN
Mengeingat
:
 
1. Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 ayat (1) Undang-undangDasar 19452. 2.
 
Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentangKesehatan (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3495);3. 3.
 
Undang-undang Nomor 8 Tahun 1996 tentangPengesahan
Convention on Psychotropic Substances 
1971(Konvensi Psikotropika 1971) (Lembaran Negara Tahun1996 Nomor 100, tambahan Lembaran Negara Nomor3657);
/
Dengan persetDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
M E M U T U S K A N :Memutuskan
: UNDANG-UNDANG TENTANG PSIKOTROPIKA
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan :1. 1.
 
Psikotropika
adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetisbukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif padasusunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitasmental dan prilaku.2. 2.
 
Pabrik obat
adalah perusahaan berbadan hukum yang memiliki izindari Menteri untuk melakukan kegiatan produksi serta penyaluran obat danbahan obat, termasuk tropika.3. 3.
 
Produksi
adalah kegiatan atau proses menyiapkan, mengolah,membuat, menghasilkan, mengemas, dan/atau mengubah bentukpsikotropika.4. 4.
 
Kemasan psikotropika
adalah bahan yang digunakan untukmewadahi dan/atau membungkus psikotropika, baik yang bersentuhanlangsung mauun tidak.
 
DIREKTORAT JENDERAL PELAYANAN KEFARMASIAN DAN ALAT KESEHATAN
5. 5.
 
Peredaran
adalah setiap kegiatan atau serangkaian kegiatanpenyaluran atau penyerahan psikotropika, baikdalam rangka perdagangan,bukan perdagangan maupun pemindahtanganan.6. 6.
 
Perdagangan
adalah setiap kegiatan atau serangkaian kegiatandalam rangka pembelian dan/atau penjualan, termasuk penawaran untukmenjual psikotropika, dan kegiatan lain berkenaan denganpemindahtangananpsikotropika dengan memperoleh imbalan.7. 7.
 
Pedagang besar farmasi
adalah perusahaanberbadan hukum yangmemiliki izin dari Menteri untuk melakukan kegiatan penyaluran sediaanfarmasi, termasuk psikotropika dan alat kesehatan.8. 8.
 
Pengangkutan
adalah setiap kegiatan atau serangkaian kegiatandalam rangka memindahkan psikotropika dari satu tempat ke tempat lain,dengan cara, moda, atau sarana angkutan apapun, dalam rangka produksidan peredaran.9. 9.
 
Dokumen
pengangkutan adalah surat jalan dan/atau faktur yangmemuat keterangan tentang identitas pengirim, dan penerima, bentuk, jenis, dan jumlah psikotropika yang diangkut.10. 10.
 
Transito
adalah pengangkutan psikotropika di wilayah RepublikIndonesia dengan atau tanpa berganti sarana angkutan antara dua negaralintas.11. 11.
 
Penyerahan
adalah setiap kegiatan memberikan psikotropika, baikantar-penyerah maupun kepada pengguna dalam rangka pelayanankesehatan.12. 12.
 
Lembaga penelitian dan/atau lembaga pendidikan
adalah lembagayang secara khusus atau yang salah satu fungsinya melakukan kegiatanpenelitian dan/atau menggunakan psikotropika dalam penelitian,pengembangan, pendidikan atau pengajaran dan telah mendapatpersetujuan dari Menteri dalam upaya kepentingan ilmu pengetahuan.13. 13.
 
Korporasi
adalah kumpulan terorganisasi dari orang dan/ataukekayaan, baik merupakan badan hukum maupun bukan.14. 14.
 
Menteri
adalah menteri yang bertanggung jawab di bidangkesehatan.
BAB IIRUANG LINGKUP DAN TUJUANPasal 2

Activity (27)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
David Simamora liked this
Rizka Zarlina liked this
Tiko Jie liked this
Deccy Mawon liked this
Regia 'rei Chan' liked this
Fiqih Nurkholis liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->