Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
59Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TBC Anak

TBC Anak

Ratings: (0)|Views: 1,415|Likes:
Published by Taufik Abidin

More info:

Published by: Taufik Abidin on Oct 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2013

pdf

text

original

 
TINJAUAN PUSTAKATUBERKULOSIS PARUI.DEFINISI
Tuberkulosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh kuman TB(Mycobacterium Tuberculosis), yang disebut juga basil tahan asam. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuhlainnya.
II.EPIDEMIOLOGI
Sejak akhir tahun 1990-an, dilakukan deteksi terhadap beberapa penyakityang kembali muncul dan menjadi masalah terutama di negara maju. Salah satudiantaranya adalah TB. World health organization memperkirakan bahwasepertiga penduduk dunia (2 miliar orang) telah terinfeksi oleh M. tuberculosis,dengan angka tertinggi di Afrika, Asia, dan Amerika Latin.Tuberkulosis, terutama TB paru, merupakan masalah yang timbul tidak hanya dinegara berkembang, tetapi juga di negara maju. Tuberkulosis tetap merupakansalah satu penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, baik di negara berkembangmaupundi negara maju.
III.PREVALENSMorbiditas dan mortalitas
Laporan mengenai TB anak jarang didapatkan. Diperkirakan jumlah kasusTB anak per tahun adalah 5-6% dari total kasus TB. Berdasarkan laporan tahun1985, dari 1261 kasus TB anak berusia <15 tahun, 63% di antaranya berusia <5tahun. Pada survey nasionai di Inggris dan Wales selama setahun pada tahun1983, didapatkan bahwa 452 anak berusia <15 tahun menderita TB (MRCT-CDU,1988). Dari Alabama, Amerika, dilaporkan bahwa selama II (tahun 1983-993)1
 
didapatkan 171 kasus TB anak usia <15 tahun. Di negara berkembang, TB padaanak berusia < 15 tahun adalah 15% dari seluruh kasus TB, sedangkan di negaramaju, angkanya lebih rendah, yaitu 5-7%.Pada tahun 1989, WHO memperkirakan bahwa setiap tahun terdapat 1,3 juta kasus baru TB anak, dan 450.000 anak usia <15 tahun meninggal duniakarena TB. Kasus baru diperkirakan akan meningkat setiap tahun, dari 7,5 jutakasus (143 kasus per 100.000 penduduk) pada tahun 1990, menjadi 8,8 juta kasus(152 kasus per 100.000 penduduk) pada tahun 1995, menjadi 10,2 juta kasus (163kasus per 100.000 penduduk) pada tahun 2000, dan akan mencapai 11,9 juta kasus pada tahun 2005.Total insidens TB selama 10 tahun, dari tahun 1990-1999, diperkirakansebanyak 88,2 juta penyandang TB, 8 juta di antaranya berhubungan denganinfeksi HIV. Pada tahun 2000 terdapat 1,8 juta kematian akibat TB, 226.000 diantaranya berhubungan dengan HIV. Selama tahun 1985-1992, peningkatan TB paling banyak terjadi pada usia 25-44 tahun (54,5%), diikuti oleh usia 0-4 tahun(36,1%), dan 5-12 tahun (38,1%). Pada tahun 2005, diperkirakan kasus TB naik 58% dari tahun 1990, 90% di antaranya terjadi di negara berkembang.Di Amerika Serikat dan Kanada, peningkatan TB pada anak berusia 0-4tahun adalah 19%, scdangkan pada usia 5-15 tahun adalah 40%. Di AsiaTenggara, selama 10 tahun, diperkirakan bahwa jumlah kasus baru adalah 35,1 juta, 8% di antaranya (2,8 juta) disertai infeksi HIV. Menurut WHO (1994),Indonesia menduduki peringkat ketiga dalam jumlah kasus baru TB (0,4 jutakasus baru), setelah India (2,1 juta kasus) dan Cina (1,1 juta kasus). Sebanyak 10% dari seluruh kasus terjadi pada anak berusia < 15 tahun.
IV.FAKTOR RESIKO
Terdapat beberapa faktor yang mempermudah terjadinya infeksi TB maupuntimbulnya penyakit TB pada anak. Faktor-faktor tersebut dibagi menjadi faktor resiko infeksi dan faktor resiko progresi infeksi menjadi penyakit (resiko penyakit).
1.Resiko infeksi TB
2
 
Faktor resiko terjadinya infeksi TB antara lain adalah anak yang terpajan denganorang dewasa dengan TB aktif (kontak TB positif), daerah endemis, kemiskinan,lingkungan yang tidak sehat (higiene dan sanitasi yang tidak membaik), tempat penampungan umum (panti asuhan, penjara atau panti perawatan lain) yang banyak terdapat pasien TB dewasa aktif.Risiko timbulnya transmisi kuman dari orang dewasa ke anak akan lebih tinggi jika pasien dewasa tersebut mempunyai BTA sputum positif, infiltrat luas ataukavitas pada lobus atas, produksi sputum banyak dan encer, batuk produktif dankuat, serta terdapat faktor lingkungan yang kurang sehat terutama sirkulasi udarayang kurang baik.Pasien TB anak jarang menularkan kuman pada anak lain atau orang dewasa disekitarnya. Hal ini dikarenakan kuman TB sangat jarang ditemukan di dalamsekret endobronkial pasien anak. Hal tersebut karena:a.Jumlah kuman pada TB anak biasanya sedikit (paucibacillary), tetapikarena imunitas anak masih lemah jumlah yang sedikit tersebut sudah mampumenyebabkan sakit. b.Lokasi infeksi primer yang kemudian berkembang menjadi sakit TB primer biasanya terjadi di daerah parenkim yang jauh dari bronkus, sehinggatidak terjadi produksi sputum.c.Sedikitnya atau tidak ada produksi sputum dan tidak terdapatnya resepto batuk di daerah parenkim menyebabkan jarangnya gejala batuk pada TBanak.
2.Resiko sakit TB
Anak yang telah terinfeksi TB tidak selalu akan mengalami sakit TB. Berikut iniadalah faktor-faktor yang dapat menyebabkan berkembangnya infeksi TB menjadisakit TB.a.UsiaAnak berusia ≤ 5 tahun mempunyai risiko lebih besar mengalami progresiinfeksi menjadi sakit TB karena imunitas selulernya belum berkembangsempurna (imatur). Akan tetapi, risiko sakit TB ini akan berkurang secara bertahap seiring dengan pertambahan usia. Anak berusia < 5 tahun memilikirisiko lebih tinggi mengalami TB diseminata (seperti TB milier dan3

Activity (59)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Herizko Kusuma liked this
fazilamris liked this
Muhammad Arief liked this
Ira ajah liked this
harry_zulhadji liked this
harry_zulhadji liked this
Rizki Susanty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->