Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TheLight Photography Magazine #29

TheLight Photography Magazine #29

Ratings: (0)|Views: 269 |Likes:
Published by Joko Riadi

More info:

Published by: Joko Riadi on Oct 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2013

pdf

text

original

 
EDISI XXIX / 2010
1
 
     E     D     I     S     I     2     9     /     2     0     1     0
www.thelightmagz.com
FREE
 
2
EDISI XXIX / 2010
 THE
EDITORIAL
EDISI XXIX / 2010
3
 THE
EDITORIAL
PT Imajinasia Indonesia,
www.thelightmagz.com
PEMIMPIN PERUSAHAAN:
Ignatius Untung,
PEMIMPIN REDAKSI:
Siddhartha Sutrisno,
KONTRIBUTOR
: Toto Budi Santiko, Karl taylor,Diego Verges, Doddy Obenk,Siddhartha Sutrisno, IgnatiusUntung
WEBMASTER:
Gatot Suryanto
LAYOUT & GRAPHIC:
Imagine Asia Indonesia
“Hak cipta semua oto dalam majalah ini milik otograer yang bersangkutan dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatannya, serta dilindungi oleh Undang-undang. Penggunaan oto-oto dalammajalah ini sudah seijin otograernya. Dilarang menggunakan oto dalam majalah ini dalam bentuk / keperluan apapun tanpa ijin tertulis pemiliknya.”
COVER BY:DIEGO VERGES @ PAPUA
MITOS DAN LOGOS
Fotogra, di Indonesia ini –entah di negeri lain- sebagian masih hidup di alam MITOS. Di satu sisi, mitos dibutuhkan sebagaisuatu spirit yang membangun dalam bentuknya sebagai cara untuk memahami. Tetapi, ada sisi lain yang perlu dipikirkan bahwa jika mitos bertahan lama maka ia akan menjadi ideologi. Lebih banyak, ideologi hanyalah sebuah klaim yang tak lebih dari kes-adaran palsu, semacam CITRA CERMIN dengan gambarnya yang terbalik.Mempercayai mitos tertentu lebih sering menjadi belenggu. Dapat dibuktikan dengan mitos ketokohan seseorang yang kemu-dian memiliki banyak “pembebek” dan ketika dianalisa dengan jernih sebenarnya “ketakpantasan” itu begitu menonjol. Mitosalat yang seolah adalah “agama” jelas bukan jalan bagi makhluk yang mampu berpikir dengan nalarnya. Mitos jalur berotogra,mengajarkan untuk tak bisa menyeberang ke jalur lain. LOGOS telah membuktikan bahwa itu tak sepenuhnya benar. Seorangnarasumber di edisi ini, Karl Taylor sudah melakukan “pembelotan” dan dia berhasil. Kebenaran selalu dapat diperdebatkan. Mitosuntuk bekerja dibawah satu bendera akan lebih aman telah dibongkar oleh Toto Santiko Budi dengan menjadi otograer jurnal-istik reelance yang realitanya hidup “lebih mapan”. Diego Verges membuktikan sebagai otograer muda dan memulai dengankeberaniannya menjelajah dunia untuk membuat portolio dengan modal yang dikumpulkannya sedikit demi sedikit.Kita diajak untuk mendekonstruksi mitos-mitos yang dihayati “bangsa otogra” ini seperti mental Dionysian dengan penga-wasan mental Apollonian, begitu pun sebaliknya. Dengan sebentuk ketajaman mitos-mitos itu harus dipertanyakan, terusmenerus tanpa henti. Mitos-mitos telah menjadi penanda, dibutuhkan perangkat untuk membongkar petandanya, lalu masihmembutuhkan interpretasi. Interpretasi barangkali adalah semacam “BALAS DENDAM INTELEKTUAL, tetapi apalagi yang pantasdilakukan bagi manusia yang semestinya sanggup mempertanyakan Ada-nya.Selamat membaca,Siddhartha Sutrisno
 
4
EDISI XXIX / 2010
WHERE
TO
FIND
EDISI XXIX / 2010
5
WHERE
TO
FIND

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
thamma liked this
Zier de Zier liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->