Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peran Guru

Peran Guru

Ratings: (0)|Views: 441 |Likes:
Published by Budi Suwarno

More info:

Published by: Budi Suwarno on Oct 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

 
PENERAPAN PAJANGAN ANALISIS KONSTRUKTIVDALAM MEMBANGUN KESADARAN BERKONSTITUSIBAGI SISWA SD SWASTA AL-MUKMIN TEMBUNGTAHUN PELAJARAN 2009/2010
Oleh:ASNIWATI, S.Pd.SD SWASTA AL-MUKMIN TEMBUNGKECAMATAN PERCUT SEI TUANKABUPATEN DELI SERDANG17 DESEMBER 2009
 
ABSTRAK
 Asniwati, 2009
. Pengetahuan, pemahaman, dan kebenaran tindakanpenting dan perlu ditanamkan sejak dini. Peserta didik sebagai subjekbelajar diharapkan memiliki konsep konstitusi dan mampumembangun tata susunan hidup yang berbudaya. Guru sebagai ujungtombak pembelajaran memiliki peran yang sangat strategis dalammenumbuhkannya. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran yangdilakukan guru harus memadukan antara pengetahuan, pemahaman,kebenaran tindakan.Berkaitan dengan hal tersebut, model pembelajaran harusmengungkap unsur konstitusi dari setiap mata pelajaran. Melakukanpaparan fakta masalah konstitusi dari setiap kompetensi dasar yangterkait. Mengkaji konsep dasar konstitusi yang berlaku. Danmembangun tindakan/perilaku kesadaran berkonstitusi individu ataukelompok. Model pembelajaran yang diyakini dapat membangunkesadaran berkonstitusi dengan penerapan pajangan analisiskonstruktiv.Secara umum tujuan yang ingin dicapai dalam makalah iniadalah menumbuhkan kesadaran berkonstitusi terkait denganpenerapan analisis konstruktiv. Namun secara khusus, tujuan utamayang ingin dicapai adalah membangun pengetahuan konstitusi,meningkatkan pemahaman konstitusi, menganalisis kebenarantindakan konstitusi, menumbuhkan kesadaran berkonstitusi melaluipajangan analisis konstruktiv.
1. PENDAHULUANa. Latar Belakang.
Kesadaran berkonstitusi harus didasari pada pengetahuan,pemahaman, dan kebenaran tindakan yang dilakukan sesuai aturanyang berlaku. Bisa saja suatu perbuatan tidak diketahu telah ataubelum ada konstitusi yang melingkupinya. Mungkin juga konstitusi itumasing-masing orang memberikan pemahaman yang berbeda. Ataubelum tumbuh kesadaran akan kebenaran tindakan yang dilakukan.Akibatnya, kerap terjadi perdebatan antar individu, masyarakat, ataukelompok yang kurang menunjukkan kesadaran berkonstitusi. Ketigahal tersebut memegang peranan penting dan tidak terpisahkan dalammembangun kesadaran berkonstitusi.
 
Pengetahuan, pemahaman, dan kebenaran tindakan pentingdan perlu ditanamkan sejak dini. Peserta didik sebagai subjek belajadiharapkan memiliki konsep konstitusi dan mampu membangun tatasusunan hidup yang berbudaya. Guru sebagai ujung tombakpembelajaran memiliki peran yang sangat strategis dalammenumbuhkannya. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran yangdilakukan guru harus memadukan antara pengetahuan, pemahaman,kebenaran tindakan.Kesadaran berkonstitusi terbangun apabila menghasilkankesadaran perilaku hukum yang benar pada setiap mata pelajaran.Pembelajaran di sekolah haruslah menekankan adanya kesatuan yangutuh dan padu antara satu mata pelajaran dengan pelajaran yang lain.Membangun kesadaran berkonstitusi bukanlah sesuatu yang berdirisendiri atau terpisah dari yang lain. Setiap mata pelajaran hendaknyadikaitkan dengan konsep konstitusi yang berlaku.Berkaitan dengan hal tersebut, model pembelajaran harusmengungkap unsur konstitusi dari setiap mata pelajaran. Melakukanpaparan fakta masalah konstitusi dari setiap kompetensi dasar yangterkait. Mengkaji konsep dasar konstitusi yang berlaku. Danmembangun tindakan/perilaku kesadaran berkonstitusi individu ataukelompok. Model pembelajaran yang diyakini dapat membangunkesadaran berkonstitusi dengan penerapan pajangan analisiskonstruktiv.
b. Ruang Lingkup
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan,ruang lingkup yang menjadi fokus untuk ditemukan jawabannya dalamkegiatan pembelajaran, yaitu:
1.
Bagimana membangun pengetahuan konstitusi?.
2.
Bagaimana meningkatkan pemahaman konstitusi?.
3.
Bagaimana menganalisis kebenaran tindakan konstitusi?.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
De Van Josh liked this
Tc Prijono liked this
ajijiwo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->