Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEMBERIAN OBAT Chy

PEMBERIAN OBAT Chy

Ratings: (0)|Views: 1,877 |Likes:
Published by causahrul

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: causahrul on Oct 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2013

pdf

text

original

 
Tugas Kelompok KDM IV 
OLEH :NURUL HALFYANINUR SUKMAWATY F.RISKA ANDRIANARISNAWATI
SMK KESEHATAN TERPADUSMK KESEHATAN TERPADUSMK KESEHATAN TERPADUSMK KESEHATAN TERPADU
MEGA REZKY MAKASSAR
 
2009
 
PEMBERIAN OBAT 
-
OBATAN
 
A.
 
PENTINGNYA PEMBERIAN OBAT DALAM KEPERAWATAN
Obat merupakan sebuah subastansi yang diberikan kepada manusia atau binatang sebagaiperawatan atau pengobatan, bahkan pencegahan terhadap berbagai gangguan yang terjadi didalam tubuhnya. Seorang perawat yang akan bekerja secara langsung dalam pemenuhanasuhan keperawatan sangat membutuhkan keterampilan dalam tindakan medis berupapengobatan. Mengingat tindakan yang bersifat dependen (kolaboratif), maka perawatmembutuhkan suatu peran tersendiri. Dalam pelaksanaan tugasnya, tenaga medis memilikitanggung jawab mengenai keamanan obat dan pemberian secara langsung kepada pasien.Akan tetapi, kenyataannya di lapangan, pemberian obat yang merupakan peran dokterdilakukan oleh perawat. Hal ini semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pasien dalampengobatan dan juga sebagai bagian dari kolaborasi perawat dengan dokter.Karena dituntut untuk memahami secara lebih jauh proses pengobatan, maka perawatdianjurkan untuk mempelajari farmakologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang efek dariobat sehingga diharapkan mampu mengevaluasi efek pengobatan.Pada kehidupan sehari-hari, kita biasa mendengar beberapa istilah yang berhubungandengan obat, di antaranya:
generik 
, yaitu nama pertama dari pabrik yang sudah mendapatkanlisensi dan belum diterima secara resmi;
official
, yaitu nama di bawah lisensi salah satupublikasi resmi;
chemikal
, yaitu nama yang berasal dari susunan zat kimia, seperti obat
acetylsalicyic acid 
atau aspirin; nama dagang (
trade mark 
), yaitu nama yang keluar sesuaidengan perusahaan atau pabrik dalam menggunakan symbol seperti ecortin, bufferin empirinanalgetis; dan lain-lain.
B.
 
STANDAR OBAT
Sebaiknya obat yang akan digunakan memenuhi berbagai standar persyaratan obat, diantaranya: kemurnian, yaitu bahwa obat mengandung unsur keaslian, tidak ada percampuran;standar potensi yang baik; memiliki
bioavailability
, yaitu keseimbangan obat; adanyakeamanan; dan efektivitas. Kelima standar tersebut harus dimiliki agar menghasilkan efek yang baik terhadap kepatenan obat sendiri.
 
C.
 
REAKSI OBAT
Sebagai bahan atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh, obat akan bekerja sesuaidengan proses kimiawi. Salah satu reaksi obat dapat dihitung dalam satuan waktu paruh,yaitu suatu interval waktu yang diperlukan dalam tubuh untuk proses eliminasi sehinggaterjadi pengurangan konsentrasi obat (
dari kadar puncak) dalam tubuh.
 
D.
 
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REAKSI OBAT
Beberapa hal yang dapat mempengaruhi reaksi dari pengobatan di antaranya: absorpsi obat,distribusi obat dalam tubuh, metabolism (
biotransformasi
) obat, dan ekskresi. Faktor-faktortersebut dapat dipelajari dalam ilmu farmakokinetik (sub-ilmu farmakologi).
1.
 
Absorpsi obat
 
Absorpsi obat merupakan proses pergerakan obat dari sumber ke dalam tubuh melaluialiran darah, kecuali jenis topical yang dipengaruhi oleh cara dan jalur pemberian obat, jenis obat, keadaan tempat, makanan, dan keadaan pasien.
2.
 
Distribusi obat ke dalam tubuh
 
Setelah absorpsi, obat didistribusikan ke dalam tubuh melalui darah dan sistem limfatismenuju sel dan masuk ke dalam jaringan tertentu. Proses ini dapat dipengaruhi olehkeseimbangan cairan, elektrolit, dan keadaan patologis.
3.
 
Metabolisme obat
 
Setelah melalui sirkulasi, obat akan mengalami proses metabolism. Obat akan ikutsirkulasi ke dalam jaringan kemudian berinteraksi dengan sel dan mengalami perubahanzat kimia untuk kemudian diekskresikan.
4.
 
Ekskresi sisa melalui obat
 
Setelah obat mengalami metabolism atau pemecahan, akan terdapat sisa zat yang tidak dapat dipakai dan tidak bereaksi. Sisa zat ini kemudian keluar melalui ginjal dalambentuk urine, intestinal dalam bentuk feses, dan paru dalam bentuk udara.

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nabila Saribanun liked this
SitiFatimah liked this
Ekaa Novita S liked this
Nhaa ErNaa liked this
Marliyah Wae liked this
Anna Cutez liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->