Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
CIPP

CIPP

Ratings: (0)|Views: 1,401|Likes:
Published by abfaiz86

More info:

Published by: abfaiz86 on Oct 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/08/2013

pdf

text

original

 
MODEL TYLER 
Model yang dikembangkan oleh Ralph W. Tyler lebih dikenal dengan
Goal Oriented Evaluation Model 
. Model tersebut merupakan model evaluasi yang muncul paling awal dibandingkan dengan model evaluasi yang lain. Yang menjadi objek  pengamatan pada model ini adalah tujuan dari program yang ssudah ditetapkan jauhsebelum program dimulai. Evaluasi dilakukan secara berkesinambungan, terusmenerus, mencek seberapa jauh tujuan tersebut sudah terlaksana didlaam proses pelaksanaan program.
 
CIPPA.Pengertian
CIPP merupakan singkatan dari
context, input, process, product 
. Modelevaluasi ini di kembangkan oleh Stufflebeam, dkk. (1967) di
Ohio StateUniversity
. Model penelitian CIPP merupakan model yang paling banyak dikenaldan diterapkan oleh para evaluator. Salah satu alasannya adalah kompleknyasasaran yang harus di evaluasi dalam sebuah program, sehingga tidak ada suatukomponen dalam program yang terlewatkan untuk dievaluasi.Model CIPP merupakan model evaluasi yang memandang sebuah programyang dievaluasi sebagai sebuah sistem ( Arikunto & Jabar, 2008:45). Dengandemikian, jika tim evaluator sudah menentukan model CIPP sebagai model yangdigunakan untuk mengevaluasi program, maka mereka harus menganalisis program tersebut berdasarkan komponen-komponennya.
B.Sasaran evaluasi model CIPP
Ada empat sasaran dalam yang harus dievaluasi menuru model CIPP, yangtidak lain adalah komponen dari proses sebuah program kegiatan, yaitu:1.Evaluasi konteks
 
Evaluasi konteks merupakan upaya untuk menggambarkan dan merincilingkungan kebutuhan yang tidak terpenuhi, populasi dan sampel yangdilayani, dan tujuan proyek. Evaluasi konteks sebagai fokus institusi yaknimengidentifikasi target populasi dan menilai kebutuhan. Evaluasi konteksmemberikan informasi bagi pengambil keputusan dalam perencenaan suatu program yang akan dilaksanakan, analisis ini akan membantu dalammemecahkan keputusan menetapkan kebutuhan dan merumuskan tujuan program secara lebih terarah.Evaluasi konteks dilaksanakan sebagai need assessmet atas suatukebutuhan, memberikan informasi bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan suatu program yang akan dijalankan. Menurut Stufflebeam,evaluasi konteks ini adalah evaluasi yang paling mendasar, yang mempunyaimisi untuk menyediakan suatu rasional/landasan untuk penentuan tujuan pendidikan.2. Evaluasi InputAdalah evaluasi yang digunakan sebagai bahan pertimbangan membuatkeputusan. Evaluasi masukan meliputi analiasi persoalan yang berhubungandengan bagaimana penggunaan sumber-sumber yang tersedia Evaluasimasukan bermanfaat untuk membimbing pemilihan strategi program dalammenspesifikasi rancangan prosedural. Informasi dan data yang terkumpuldapat digunakan untuk menetukan sumber dan strategi dalam keterbatasanyang ada.3. Evaluasi ProsesEvaluasi proses digunakan sebagai bahan mengimlementasi keputusandalam kegiatan atau mengidentifikasi kerusakan prosedur implementasi baik tatalaksana kejadian dan aktifitas. Setiap evaluasi dimonitor dan dicatat

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Taradja Tara liked this
Najihah Sulaiman liked this
ABang Anzang liked this
Amaterazu Eyes liked this
Shan- Geetha liked this
Radest Na Dinda liked this
Delima Sihombing liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->