Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rencana Strategis Transportasi Darat

Rencana Strategis Transportasi Darat

Ratings: (0)|Views: 2,368|Likes:

More info:

Published by: Hardiansyah Hamzah Dawi on Oct 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/29/2012

pdf

text

original

 
 
Rencana Strategis Departemen Perhubungan
Tahun 2000-2005
 
V - 1
 
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNANDEPARTEMEN PERHUBUNGAN 2005 – 2009RENCANA STRATEGISTRANSPORTASI DARAT
A. VISI
Visi Departemen Perhubungan sampai dengan tahun 2009adalah
“Terwujudnya pelayanan perhubungan yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah.”
 
Pelayanan  perhubungan yang handal 
, diindikasikan oleh penyelenggaraanperhubungan yang aman (
security 
), selamat (
safety 
), nyaman(
comfortable 
), tepat waktu (
 punctuality 
), terpelihara, mencukupikebutuhan, menjangkau seluruh pelosok tanah air serta mam-pu mendukung pembangunan nasional dalam wadah NegaraKesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pelayanan perhubungan yang berdaya saing 
diindikasikan oleh penyelenggaraanperhubungan yang efisien, dengan harga terjangkau (
affordabi- lity 
) oleh semua lapisan masyarakat, ramah lingkungan, berke-lanjutan, dilayani oleh SDM yang profesional, mandiri danproduktif.
Pelayanan perhubungan yang memberikan nilai tam- bah 
diindikasikan oleh penyelenggaraan perhubungan yangmampu mendorong pertumbuhan produksi nasional melaluiiklim usaha yang kondusif bagi berkembangnya peransertamasyarakat, usaha kecil, menengah dan koperasi, mengenda-likan laju inflasi melalui kelancaran mobilitas orang dan distri-busi barang ke seluruh pelosok tanah air, sehingga mampumemberikan kontribusi bagi percepatan pertumbuhan ekonominasional serta menciptakan lapangan kerja terutama padasektor-sektor andalan yang mendapat manfaat dari kelancaranpelayanan transportasi.
 
B. MISI
Untuk mencapai visi tersebut, dirumuskan misi dengan me-ngacu kepada tiga pendekatan, yaitu: Pertama, pemulihankondisi sarana dan prasarana perhubungan agar berfungsiseperti pada masa sebelum krisis ekonomi; Kedua, melakukankonsolidasi dengan reorientasi dan reposisi peran dan fungsiDepartemen Perhubungan dalam kerangka
good governance 
;Ketiga, melaksanakan pembangunan dalam rangka
 peningkat- an kapasitas dan kualitas pelayanan 
jasa perhubungan. Olehkarena itu misi Departemen Perhubungan sesuai dengan tigapendekatan tersebut adalah:
1.
 
Mempertahankan tingkat pelayanan jasa perhubungan:
 
 
Rencana Strategis Departemen Perhubungan
Tahun 2000-2005
 
V - 2
 
Sejak terjadi krisis ekonomi yang didahului dengan krisismoneter pada pertengahan tahun 1997, kinerja pelayanan jasa perhubungan semakin memburuk karena operatortidak mampu melakukan perawatan dan peremajaan arma-da, pemerintah hampir tidak memiliki kemampuan melaku-kan rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur, sedang-kan masyarakat pengguna jasa tidak memiliki daya beli yang memadai. Untuk mendukung keberhasilan pemba-ngunan nasional, perlu diupayakan pemulihan kinerja pe-layanan jasa perhubungan menuju kepada kondisi normal,sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional, melalui reha-bilitasi dan perawatan sarana dan prasarana perhubungan.
2.
 
Melaksanakan konsolidasi melalui restrukturisasi danreformasi di bidang perhubungan (
regulatory reform 
) danpenegakan hukum secara konsisten:
Sesuai dengan prinsip
good governance 
dipandang perlumelakukan restrukturisasi dan reformasi di bidang perhu-bungan dengan pemisahan yang jelas antara peran peme-rintah, swasta dan masyarakat dalam penyelenggaraan jasaperhubungan. Restrukturisasi di bidang kelembagaan, me-ngarahkan posisi Departemen Perhubungan sebagai regula-tor dan melimpahkan sebagian kewenangan di bidang per-hubungan kepada daerah dalam bentuk dekonsentrasi, de-sentralisasi dan perbantuan. Reformasi di bidang regulasi(
regulatory reform 
) diarahkan kepada penghilangan restriksi yang memungkinkan swasta berperan secara penuh dalampenyelenggaraan jasa perhubungan. Penegakan hukum di-lakukan secara konsisten dengan melibatkan peransertamasyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan danpengawasan penyelenggaraan jasa perhubungan.
3.
 
Meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pelaya-nan jasa perhubungan:
Kebutuhan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan ja-sa perhubungan yang perlu mendapatkan perhatian adalahaksesibilitas di kawasan perdesaan, kawasan pedalaman,kawasan tertinggal termasuk kawasan perbatasan yang ma-sih menjadi tanggungjawab pemerintah.
4. Meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan dalampenyelenggaraan jasa perhubungan:
 Peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan dalam pe-nyelenggaraan jasa perhubungan dititikberatkan kepadapenambahan kapasitas sarana dan prasarana perhubu-ngan, perbaikan pelayanan melalui penerapan teknologitransportasi sejalan dengan perkembangan permintaan danpreferensi masyarakat. Dalam peningkatan kapasitas danpelayanan jasa perhubungan senantiasa berpedoman kepa-
 
 
Rencana Strategis Departemen Perhubungan
Tahun 2000-2005
 
V - 3
 
da rencana induk, pedoman teknis dan skema pendanaan yang ditetapkan.
C.
 
TUJUAN
Pembangunan Departemen Perhubungan dalam kurun waktu2005-2009 bertujuan untuk mendukung perwujudan Indonesia yang lebih sejahtera, sejalan dengan perwujudan Indonesia yang aman dan damai serta adil dan demokratis.Dalam mewujudkan dukungan tersebut penyelenggaraan trans-portasi harus berjalan secara efektif dan efisien guna menun- jang dan mendorong keberhasilan pembangunan nasional.Penyelenggaraan kegiatan transportasi yang efektif berkaitandengan ketersediaan aksesibilitas, optimalisasi kapasitas, mak-simalisasi kualitas serta keterjangkauan dalam pelayanan, se-dangkan penyelenggaraan transportasi yang efisien berkaitandengan maksimalisasi dayaguna dan minimasi biaya yang men- jadi beban masyarakat.
D.
 
SASARAN DAN PRIORITAS1. SASARAN
 
Sasaran pembangunan Departemen Perhubungan diarahkankepada upaya penyelenggaraan transportasi guna mewujud-kan Indonesia yang lebih sejahtera, aman dan damai sertaadil dan demokratis. Guna mendukung perwujudan kesejah-teraan masyarakat, pelayanan umum transportasi difungsi-kan melalui penyediaan jasa transportasi guna mendorongpemerataan pembangunan, melayani kebutuhan masyarakatluas dengan harga terjangkau, baik di perkotaan maupun diperdesaan, mendukung peningkatan kesejahteraan masya-rakat di wilayah pedalaman dan terpencil, serta untuk mem-perlancar mobilitas orang dan distribusi barang dan jasaserta mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi nasio-nal. Dalam rangka mendukung perwujudan Indonesia yangaman dan damai, diupayakan penyediaan aksesibilitastransportasi di wilayah konflik, wilayah perbatasan dan wi-layah terisolasi untuk mendorong kelancaran mobilitasorang, distribusi barang dan jasa, serta mempercepat pe-ngembangan wilayah dan mempererat hubungan antar wilayah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.Guna mendukung Indonesia yang adil dan demokratis, pem-bangunan transportasi diarahkan untuk menjembatani ke-senjangan antar wilayah dan mendorong pemerataan hasil-hasil pembangunan. Transportasi antar wilayah akan mem-buka peluang kegiatan perdagangan antar wilayah dan me-ngurangi perbedaan harga antar wilayah, meningkatkan mo-bilitas tenaga kerja untuk mengurangi konsentrasi keahlian

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Haaqym Soochee liked this
Hari Setiawan liked this
dhy09 liked this
Sumarno Jenggot liked this
charleskamba liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->