Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
29Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Asuhan keperawatan glomerulus nefritis

Asuhan keperawatan glomerulus nefritis

Ratings: (0)|Views: 5,793|Likes:
Published by Septia Rahmad M
askep kmb
sistem perkemihan
askep kmb
sistem perkemihan

More info:

Published by: Septia Rahmad M on Oct 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/01/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.LATAR BELAKANG
Sistem perkemihan merupakan suatu sistem dimana terjdinya proses penyaringandarah sehingga darah bebas dari zat-zat yang yang tidak dipergunakan oleh tubuh danmenyerap zat-zat yang masih dipergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak dipergunakanlagi oleh tubuh larut dlam air dan dikeluarkan berupa urin (air kemih). Sistem perkemihan terdiri dari: dua ginjal (ren) yang menghasilkan urin, dua ureter yangmembawa urin dari ginjal ke vesika urinaria (kandung kemih), satu vesika urinaria (VU),tempat urin dikumpulkan, dan satu urethra, urin dikeluarkan dari vesika urinaria.Ginjal terletak pada dinding posterior abdomen di belakang peritoneum padakedua sisi vertebra thorakalis ke 12 sampai vertebra lumbalis ke-3. Bentuk ginjal seperti biji kacang. Ginjal kanan sedikit lebih rendah dari ginjal kiri, karena adanya lobus hepatisdexter yang besar.Fungsi ginjal adalah memegang peranan penting dalam pengeluaranzat-zat toksis atau racun, mempertahankan suasana keseimbangan cairan,mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh, danmengeluarkan sisa-sisa metabolisme akhir dari protein ureum, kreatinin dan amoniak. Nefritis atau peradangan ginjal, adalah salah satu penyakit ginjal yang seringditemui. Gejala utamanya adalah tampaknya elemen seperti albumin di dalam air seni.Kondisi ini disebut albuminuria. Sel-sel darah merah dan darah putih dan serpihangranular yang kesemuanya tampak dalam pemeriksaan mikroskopik pada air seni.Gejala ini lebih sering nampak terjadi pada masa kanak-kanak dan dewasa dibanding pada orang-orang setengah baya. Bentuk yang paling umum dijumpai dari nefritis adalahglomerulonefritis. Seringkali terjadi dalam periode 3 sampai 6 minggu setelah infeksistreptokokus.Prognosis biasanya dapat menyembuhkan dan penderita sembuh total. Namun pada beberapa orang gejala ini berkembang menjadi kronis. Pada keadaan ini proses kerusakan ginjal terjadi menahun dan selama itu gejalanya tidak tampak. Akan1
 
tetapi pada akhirnya orang-orang tersebut dapat menderita uremia (darah dalam air seni.Red) dan gagal ginjal.Ginjal merupakan salah satu organ paling vital dimana fungsi ginjal sebagaitempat membersihkan darah dari berbagai zat hasil metabolisme tubuh dan berbagairacun yang tidak diperlukan tubuh serta dikeluarkan sebagai urine dengan jumlah setiaphari berkisar antara 1-2 liter. Selain fungsi tersebut, ginjal berfungsi antara lainmempertahankan kadar cairan tubuh dan elektrolit (ion-ion), mengatur produksi sel-darahmerah. Begitu banyak fungsi ginjal sehingga bila ada kelainan yang mengganggu ginjal, berbagai penyakit dapat ditimbulkan.Glomerulonefritis merupakan berbagai kelainan yang menyerang sel-sel penyerang ginjal (sel glomerulus). Glomerulonefritis menahun adalah penyakit palingsering menimbulkan gagal ginjal dikemudian hari. Kelainan ini terjadi akibat gangguanutama pada ginjal (primer) atau sebagai komplikasi penyakit lain (sekunder), misalnyakomplikasi penyakit diabetes mellitus, keracunan obat, penyakit infeksi dan lain-lain.Pada penyakit ini terjadi kebocoran protein atau kebocoran eritrosit.Glomerulonefritis sering ditemukan pada anak berumur antara 3-7 tahun dan lebihsering mengenai anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Perbandingan antara anak laki-laki dan perempuan adalah 2 : 1 dan jarang menyerang anak dibawah usia 3 tahun.Hasil penelitian multisenter di Indonesia pada tahun 1988, melaporkan adanya 170 pasienyang dirawat di rumah sakit pendidikan dalam 12 bulan. Pasien terbanyak dirawat diSurabaya (26,5%), kemudian disusul berturut-turut di Jakarta (24,7%), Bandung (17,6%),dan Palembang (8,2%). Pasien laki-laki dan perempuan berbanding 2 : 1 dan terbanyak  pada anak usia antara 6-8 tahun (40,6%).Gejala glomerulonefritis bisa berlangsung secara mendadak (akut) atau secaramenahun (kronis) seringkali tidak diketahui karena tidak menimbulkan gejala. Gejalanyadapat berupa mual-mual, kurang darah (anemia), atau hipertensi. Gejala umum berupasembab kelopak mata, kencing sedikit, dan berwarna merah, biasanya disertai hipertensi.2
 
Penyakit ini umumnya (sekitar 80%) sembuh spontan, 10% menjadi kronis, dan 10% berakibat fatal.Peran perawat terhadap klien yang tenderita glomerulus nefritis ini adalahtindakan keperawatan tepatnya melakukan asuhan keperawatan sesuai standar yaitumelakukan pengkalian, perumusan diagnosa, merencanakan sesuai diagnosa yang tegak,melaksanakan tindakan sesuai dengan rencana dan mengevaluasi tindakan apakah tujuantercapai atau tindakan harus dirubah untuk mencapai kesejahteraan kesehatan bagi klienglomerulus nefritis. Dalam melakukan tindakan fokus perawat adalah terhadap klienglomerulus nefritis ini adalah cairan yang keluar dan kebutuhan Gizi seperti protein, danelektrolit yang lolos.
B.MASALAH YANG DIBAHAS
Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah yang dibahas dalammakalah ini adalah
ASUHAN KEPERAWATAN PADA GLOMERULUSNEFRITIS
3

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tri Wahyuningsih liked this
Iant Retalica liked this
Khairul Abidin liked this
Ida D'koncoe liked this
Rizky Rinaldi B liked this
Inho Nag Turatea liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->