Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Petunjuk Teknis Pengembangan KTSP__ISI-Revisi__0104

Petunjuk Teknis Pengembangan KTSP__ISI-Revisi__0104

Ratings: (0)|Views: 646 |Likes:
Published by muhaemin_sidiq

More info:

Published by: muhaemin_sidiq on Oct 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

 
JUKNIS PENGEMBANGAN KTSP SMA
0
©2010-Direktorat Pembinaan SMA
DAFTAR ISI
A.
 
LATAR BELAKANG 1
 
B.
 
TUJUAN 1
 
C.
 
RUANG LINGKUP KEGIATAN 2
 
D.
 
UNSUR YANG TERLIBAT 2
 
E.
 
REFERENSI 2
 
F.
 
PENGERTIAN DAN KONSEP 3
 
G.
 
URAIAN PROSEDUR KERJA 8
 
L
AMPIRAN
1
 
:
 
A
LUR 
P
ROSEDUR 
ERJA
P
ENGEMBANGAN
KTSP
10
L
AMPIRAN
2
 
:
 
I
NSTRUKSI
ERJA
P
ENGEMBANGAN
D
RAF
KTSP
11
L
AMPIRAN
3
 
:
 
C
ONTOH
S
ISTEMATIKA
D
OKUMEN
KTSP
DAN
P
ENJELASANNYA
12
L
AMPIRAN
4
 
:
 
C
ONTOH
C
OVER 
D
OKUMEN
KTSP
15
L
AMPIRAN
5
 
:
 
C
ONTOH
L
EMBAR 
P
ENGESAHAN
16
L
AMPIRAN
6
 
:
 
I
NSTRUKSI
ERJA
P
ENYUSUNAN
ALENDER 
P
ENDIDIKAN
SMA
 
(B
ENTUK 
M
ATRIKS
)
17
L
AMPIRAN
7
 
:
 
C
ONTOH
ALENDER 
P
ENDIDIKAN
SMA,
 
SMALB,
DAN
SMK 
 
P
ROVINSI
DKI
 
J
AKARTA
18
L
AMPIRAN
8
 
:
 
C
ONTOH
ALENDER 
P
ENDIDIKAN
SMA
19
 
JUKNIS PENGEMBANGAN KTSP SMA
1
©2010-Direktorat Pembinaan SMA
A.
 
Latar Belakang
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentangStandar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan padajenjang pendidikan dasar dan menengah harus menyusun kurikulum dengan mengacukepada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan, serta berpedoman pada panduanpenyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterbitkan oleh Badan StandarNasional Pendidikan (BSNP). Dengan terbitnya beberapa Peraturan Menteri PendidikanNasional yang berkaitan dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP), maka pengembangankurikulum harus pula mengacu pada 8 SNP yaitu Standar Isi (SI), Standar KompetensiLulusan (SKL), Standar Proses, Standar Pengelolaan, Standar Pendidik dan TenagaKependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, dan Standar PenilaianPendidikan.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusunoleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan, yang berfungsi sebagaipedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikantertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengankekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik.KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komitesekolah. Dokumen KTSP terdiri atas dokumen I dan dokumen II. Dokumen I meliputikomponen KTSP yaitu tujuan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum,serta kalender pendidikan, dan dokumen II meliputi silabus seluruh mata pelajarantermasuk muatan lokal, untuk semua tingkat kelas. Sebelum mengembangkan KTSP,sekolah perlu melakukan analisis konteks yang meliputi analisis SNP, analisis kondisi yangada di satuan pendidikan, dan analisis kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan.Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan kegiatan bimtek KTSP di SMA pada tahun 2009,diperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan pengembangan KTSP antara lain: 1)masih ada SMA yang belum membentuk Tim Pengembang Kurikulum; 2) pada umumnyaSMA sudah mengembangkan KTSP tetapi belum didahului dengan melakukan analisiskonteks, khususnya analisis SNP karena kepala SMA dan guru belum memahami esensi SNPdan tata cara melakukan analisis SNP; 3) peran komite sekolah dalam pengembangan KTSPbelum optimal; 4) sistematika KTSP beberapa SMA beraneka ragam dan belum sesuaidengan panduan; 5) masih terdapat sekolah yang melakukan penyempurnaan KTSP hanyadengan mengcopy KTSP tahun sebelumnya, mengganti tanggal, dan memperbaharui tandatangan, tanpa melalui proses evaluasi keterlaksanaan KTSP; 6) masih ada sekolah yangtidak melakukan validasi dan pengesahan dokumen KTSP setiap tahun; 7) banyak guru yangmasih mengadopsi silabus dari contoh silabus yang diterbitkan Direktorat PSMA atau silabussekolah lain; 7) banyak guru yang belum membuat pemetaan SK dan KD sebagai acuandalam pengembangan silabus; dan 8) masih banyak sekolah yang setiap tahun melakukanevaluasi dan penyempurnaan dokumen KTSP, tetapi hanya terfokus pada Dokumen I,sedangkan Dokumen II (silabus) tidak dievaluasi keterlaksanaannya.Berdasarkan temuan dan identifikasi permasalahan yang berkaitan dengan pengembanganKTSP seperti di atas, maka Direktorat Pembinaan SMA menyusun Petunjuk TeknisPengembangan KTSP SMA sebagai salah satu upaya untuk membantu sekolahmengembangkan KTSP.
B.
 
Tujuan
Petunjuk teknis ini disusun dengan tujuan untuk dijadikan acuan bagi SMA dalam:1. mengembangkan KTSP dengan sistematika yang berterima, dan2.
 
menyusun kalender pendidikan.
 
JUKNIS PENGEMBANGAN KTSP SMA
2
©2010-Direktorat Pembinaan SMA
C.
 
Ruang Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup kegiatan pengembangan KTSP SMA meliputi:1.
 
pembentukan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) Sekolah;2.
 
penyusunan program dan jadwal kegiatan;3.
 
analisis konteks (Lihat juknis masing-masing analisis);4.
 
penyusunan, reviu dan revisi draf KTSP (dokumen I dan dokumen II);5.
 
finalisasi dokumen KTSP;6.
 
penandatanganan dokumen oleh kepala sekolah setelah mendapat pertimbangan darikomite sekolah;7.
 
validasi dan rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;8.
 
verifikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan penandatanganan oleh Kepala DinasPendidikan Provinsi atau pejabat yang ditunjuk;9.
 
pemberlakuan KTSP oleh Kepala Sekolah;10.
 
penggandaan dokumen KTSP sesuai kebutuhan dan pendistribusian kepada pihak yangberkepentingan
D.
 
Unsur yang Terlibat
1.
 
Kepala SMA;2.
 
Tim Pengembang Kurikulum (TPK) Sekolah;3.
 
Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sekolah;4.
 
Komite sekolah;5.
 
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;6.
 
Dinas Pendidikan Provinsi;7.
 
Unsur terkait (LPMP, Perguruan Tinggi, TPK kab/kota/prov, Balitbangdiknas, dsb)
E.
 
Referensi
1.
 
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional, Bab I Pasal 1, Pasal 36, Pasal 37 ayat (1) dan Pasal 38 ayat (1) dan (2);2.
 
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang StandarNasional Pendidikan, Bab I Pasal 1, Bab III Pasal 5, 6, 7, 8, 10, 13, 14, 16, 17, 18, BabIV , Bab V Pasal 25, Pasal 26, Bab VIII Pasal 49, Pasal 52, Bab X Pasal 63, Pasal 64, 65,66, dan 72;3.
 
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang PembagianWewenang antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Propinsi, dan PemerintahanDaerah Kabupaten/Kota, Lampiran A;4.
 
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006tentang Standar Isi;5.
 
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006tentang Standar Kompetensi Lulusan;6.
 
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang PelaksanaanStandar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan;7.
 
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2007tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006;

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Anas Brebet liked this
Mulya Ana liked this
Wiku Aditya liked this
Amris Siahaan liked this
Agus Adisantoso liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->