Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Imunitas

Imunitas

Ratings: (0)|Views: 817 |Likes:
ok
ok

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: febriana tria nilamsari on Oct 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2013

pdf

text

original

 
1
PENDAHULUAN
1.1
 
LATAR BELAKANGDalam kehidupan sehari-hari erat sekali kaitannya dengan system imun.Sistem ini yangmelindungi tubuh kita dari serangan antigen.Antibodi yang merupakan bagian dari system imunsenantiasa melawan aneka benda asing yang bias merusak dan mengganggu aktivitas vital tubuhkita.Pada dasarnya banyak sekali penggolongan daripada system imunitas ini.Penggolongannya berdasarkan bagaimana dia bekerja,pembentukannya,bahan dasarnya,dan lain-lain.Mengingat pentingnya peran system imunitas yang sedemikian rupa baiknya,perlu bagi kitauntuk menelaah dan mengidentifikasikan system imunitas.Selain itu sebagai seorang mahasiswafakultas kedokteran gigi,sudah sepatutnya kita wajib mengerti tentang lebih jauh,apa itu systemimun.Guna keberhasilan pemahaman lebih lanjut tentang system imun,perlu dilakukan system pembelajaran yang efektif.Karena jika tidak demikian,akan menimbulkan pengertian-pengertianyang bermakna ambigu.Karena factor-faktor di atas inilah yang melatarbelakangi kelompok tutorial 8 untuk membahas tuntas mengenai bagaimana system imunitu,penggolongannya,pembentukannya,sampai ke akar-akarnya.Dengan demikian,semua permasalahan yang berkaitannya dengan system imun,bias dibahas tuntas.1.2
 
TUJUANTujuan pembuatan laporan ini adalah untuk membahas dan memahami tentang :1.Pengertian dan penggolongan system imun2.Proses pembentukan system imun3.Struktur system imun4.Fungsi-Fungsi sitem imun
 
2
 
PEMBAHASAN
SISTEM IMUNPembentukan antibodi-antigen dan Mekanisme Kerja Imunitas
Sistem imun / imunitas adalah respons tubuh berupa suatu urutan kejadian yang kompleksterhadap antigen, untuk mengeliminasi antigen tersebut. Respons imun ini dapat melibatkan berbagaimacam sel dan protein, terutama sel makrofag, sel limfosit, komplemen, dan sitokin yang saling berinteraksi secara kompleks. Mekanisme pertahanan tubuh terdiri atas mekanisme pertahanan nonspesifik dan mekanisme pertahanan spesifik.Mekanisme pertahanan non spesifik disebut juga komponen nonadaptif atau innate, atau imunitasalamiah, artinya mekanisme pertahanan yang tidak ditujukan hanya untuk satu jenis antigen, tetapi untuk  berbagai macam antigen. Imunitas alamiah sudah ada sejak bayi lahir dan terdiri atas berbagai macamelemen non spesifik. Jadi bukan merupakan pertahanan khusus untuk antigen tertentu.Mekanisme pertahanan tubuh spesifik atau disebut juga komponen adaptif atau imunitas didapat adalahmekanisme pertahanan yang ditujukan khusus terhadap satu jenis antigen, karena itu tidak dapat berperanterhadap antigen jenis lain. Bedanya dengan pertahanan tubuh non spesifik adalah bahwa pertahanantubuh spesifik harus kontak atau ditimbulkan terlebih dahulu oleh antigen tertentu, baru ia akan terbentuk.Sedangkan pertahanan tubuh non spesifik sudah ada sebelum ia kontak dengan antigen.
Mekanisme Pertahanan Non Spesifik 
 Dilihat dari caranya diperoleh, mekanisme pertahanan non spesifik disebut juga respons imunalamiah. Yang merupakan mekanisme pertahanan non spesifik tubuh kita adalah kulit dengankelenjarnya, lapisan mukosa dengan enzimnya, serta kelenjar lain dengan enzimnya seperti kelenjar air mata. Demikian pula sel fagosit (sel makrofag, monosit, polimorfonuklear) dan komplemen merupakankomponen mekanisme pertahanan non spesifik.
Permukaan tubuh, mukosa dan kulit
 Permukaan tubuh merupakan pertahanan pertama terhadap penetrasi mikroorganisme. Bila penetrasi mikroorganisme terjadi juga, maka mikroorganisme yang masuk akan berjumpa dengan pelbagai elemen lain dari sistem imunitas alamiah.
 
3
 
Kelenjar dengan enzim dan silia yang ada pada mukosa dan kulit
 Produk kelenjar menghambat penetrasi mikroorganisme, demikian pula silia pada mukosa. Enzimseperti lisozim dapat pula merusak dinding sel mikroorganisme.
Komplemen dan makrofag
 Jalur alternatif komplemen dapat diaktivasi oleh berbagai macam bakteri secara langsungsehingga eliminasi terjadi melalui proses lisis atau fagositosis oleh makrofag atau leukosit yangdistimulasi oleh opsonin dan zat kemotaktik, karena sel-sel ini mempunyai reseptor untuk komponenkomplemen (C3b) dan reseptor kemotaktik. Zat kemotaktik akan memanggil sel monosit dan polimorfonuklear ke tempat mikroorganisme dan memfagositnya.
Protein fase akut
 Protein fase akut adalah protein plasma yang dibentuk tubuh akibat adanya kerusakan jaringan.Hati merupakan tempat utama sintesis protein fase akut. C-reactive protein (CRP) merupakan salah satu protein fase akut. Dinamakan CRP oleh karena pertama kali protein khas ini dikenal karena sifatnya yangdapat mengikat protein C dari pneumokok. Interaksi CRP ini juga akan mengaktivasi komplemen jalur alternatif yang akan melisis antigen.
Sel µnatural killer¶ (NK) dan interferon
 Sel NK adalah sel limfosit yang dapat membunuh sel yang dihuni virus atau sel tumor. Interferonadalah zat yang diproduksi oleh sel leukosit dan sel yang terinfeksi virus, yang bersifat dapat menghambatreplikasi virus di dalam sel dan meningkatkan aktivasi sel NK.
Mekanisme Pertahanan Spesifik 
 Bila pertahanan non spesifik belum dapat mengatasi invasi mikroorganisme maka imunitasspesifik akan terangsang. Mekanisme pertahanan spesifik adalah mekanisme pertahanan yang diperankanoleh sel limfosit, dengan atau tanpa bantuan komponen sistem imun lainnya seperti sel makrofag dankomplemen. Dilihat dari caranya diperoleh maka mekanisme pertahanan spesifik disebut juga responsimun didapat.Imunitas spesifik hanya ditujukan terhadap antigen tertentu yaitu antigen yang merupakan ligannya. Disamping itu, respons imun spesifik juga menimbulkan memori imunologis yang akan cepat bereaksi bilahost terpajan lagi dengan antigen yang sama di kemudian hari. Pada imunitas didapat, akan terbentuk 

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->