Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Restrukturisasi & Privatisasi BUMN

Restrukturisasi & Privatisasi BUMN

Ratings: (0)|Views: 689|Likes:
Published by Dio Darmawan

More info:

Published by: Dio Darmawan on Oct 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/04/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
A.Latar Belakang MasalahSebelum mengambil langkah-langkah untuk Restrukturisasi dan Privatisasi BadanUsaha Milik Negara (BUMN) dalam hubungannya dengan Perekonomian Indonesia,sudahsepatutnya kita pertanyakan terlebih dahulu tentang justifikasi keberadaan BUMN.Hal ini penting karena apalah gunanya mengutak-atik sesuatu yang barangkali sudah tidak patutmemiliki hak hidup secara ekonomi dan/atau menjadi beban pemerintah kalau tetapmengelolanya.Sudah sejak lama keberadaan BUMN didera oleh banyak masalah yang besar.Sering BUMN yang merugi diselamatkan oleh pemerintah dengan kucuran dana yang besar agar perusahaannya bisa tetap berjalan dan tidak bangkrut. Menurut keterangan MennegBUMN, selama 2001 aset total BUMN mencapai Rp845,2 triliun dan meraih laba sebesar Rp26,9 triliun. Dari laba tersebut pemerintah memperoleh dividen sebesar Rp8,1 triliun.Tetapi total utang BUMN diperkirakan mencapai Rp606 triliun. (Kompas, 5/3).Kelemahan-kelemahan struktural yang melekat pada BUMN, posisi monopoli dan banyak permasalahan lain yang mendorong untuk segera dilakukan privatisasi BUMN.Kondisi-kondisi demikian jika dibiarkan begitu saja, maka akan mengancam bukan hanyakeadaan perekonomian negara saja, namun akan menimbulkab dampak luas di berbagai bidang kehidupan.B.Rumusan MasalahUntuk membahas permasalahan ini secara menyeluruh, maka dalam makalah inidisusun tiga rumusan masalah, yaitu:1.Mengapa perlu dilakukan Restrukturisasi dan Privatisasi BUMN?
2.
Bagaimanakah kontroversi dari Restrukturisasi dan Privatisasi BUMN?3.Bagaimana langkah-langkah mendesak yang harus dilakukan oleh pemerintahdalam masalah Restukturisasi dan Privatisasi BUMN?
1
 
C.Tujuan PenulisanSemakin buruknya pengelolaan BUMN yang dilakukan oleh pemerintah, menjadialasan utama penulisan makalah ini. Kelemahan-kelemahan struktural yang selama iniditunjukan dalam pengeloaan BUMN, kondisi monopoli yang selama ini dilakukan olehsebagian besar BUMN, menjadi beberapa alasan perlunya dilakukan Restrukturisasi danPrivatisasi BUMN. Agar dalam pengelolaanya kelak, BUMN bersih dari segala macam KKNdan lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas.
BAB II
2
 
PEMBAHASAN
A.Tinjauan TeoriKonsep tentang neoliberal saat ini menjadi sesuatu yang menarik untuk dicermati.Setidaknya ada dua alasan. Pertama, wacana publik tentang neoliberal menjadi komoditas politik yang sedang memanas dan menarik saat ini. Kedua, konsep neoliberal dalam prakteknya di Indonesia telah dilakukan sejak era presiden Soeharto, Habibie, Gus Dur,Megawati dan SBY, terutama dalam kebijakan privatisasi BUMN.Apa yang salah dengan neoliberal menjadi peertanyaan menarik dengan melihatsejarah konsep pemikiran neoliberal. Tokoh yang terkenal penganjur paham ini adalahMilton Friedman, seorang pemikir yang masih percaya pada kapitalisme klasik yang berpendapat bahwa urusan negara hanyalah masalah tentara dan polisi, yang melindungihidup warganya. Negara tidak boleh mencampuri perekonomian dan menarik pajak darirakyatnya, karena menurutnya telah terbukti bahwa krisis ekonomi semakin memburuk jikanegara berusaha mengatasinya.Pokok-pokok ajaran neoliberal tergambar pada:
 pertama
biarkan pasar  bekerja,
kedua
kurangi pemborosan dengan memangkas semua anggaran negara yang tidak  produktif seperti subsidi pelayanan sosial,
ketiga
lakukan deregulasiekonomi,
keempat 
keyakinan terhadap privatisasi,
kelima
keyakinan pada tanggung jawabindividual.Lebih jauh paham Neoliberal percaya bahwa tujuan negara adalah untuk melindungiindividu, khususnya dunia usaha (pasar), kebebasan dan hak-hak kepemilikan. Di luar ini peranan negara harus minimal, karena itu negara harus melakukan privatisasi. Dengan privatisasi atau swastanisasi dimaksudkan adalah tindakan untuk mengurangi peran pemerintah atau meningkatkan peranan dari sektor swasta dalam kegiatan atau pun dalam pemilikan harta kekayaan (Savas, 1987). Privatisasi menurut paham ini merupakan kunciuntuk pemerintahan yang lebih baik.B.Restrukturisasi dan Privatisasi BUMN
3

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nur Mahadi liked this
miftahol liked this
Wahyu Saputra liked this
greensangrilla liked this
SuLfi Wafa liked this
z4ldy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->