Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
128Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tanda Tanda Vital

Tanda Tanda Vital

Ratings: (0)|Views: 10,018 |Likes:
Published by ahmad nuril hidayat

More info:

Published by: ahmad nuril hidayat on Oct 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

 
TANDA-TANDA VITALPendahuluanPerubahan fungsi tubuh seringkali tercermin pada suhu, denyut nadi, pernafasan dantekanan darah. Setiap perubahan yang berbeda dengan keadaan normal dianggap sebagaiindikasi yang penting mengenai keadaan kesehatan seseorang. Karena itu, keempatkomponen ini disebut tanda-tanda vital (Potter&Perry, 1997)Pemeriksaaan tanda-tanda vital merupakan cara yang tepat dan efisien dalammemantau kondisi klien atau mengidentifikasi masalah dan mengevaluasi respon klienterhadap intervensi yang diberikan. Pemeriksaan tanda-tanda vital merupakan bagian dari proses penerimaan klien. Data ini memberikan sebagian keterangan pokok yangmemungkinkan disusunnya rencana keperawatan. Selanjutnya, pengambilan tanda-tandavital ini dilakukan dengan jarak waktu, pengambilan tergantung pada keadaan umum ataukebutuhan klien. Palpasi dan auskultasi merupakan metode pokok yang digunakan untuk mengetahui tanda-tanda vital.TujuanTujuan umum :Mahasiswa mampu melakukan observasi tanda-tanda vitalTujuan khusus :Setelah mengikuti praktikum ini, mahasiswa mampu :menyebutkan pengertian dari tanda-tanda vitalmenyebutkan suhu normal rata-rata diberbagai bagian tubuhmenyebutkan tempat untuk pengukuran suhumenyebutkan kecepatan denyut nadi yang normalmenyebutkan tempat untuk mengukur denyut nadimenyebutkan kecepatan bernafas yang normalmelakukan observasi tanda-tanda vital.Tekanan darahKerja jantung dapat dilihat melalui tekanan darah. Tekanan darah terdiri atas
tekanansistolik 
(pembilangan) yaitu tekanan tertinggi pada dinding arteri yang terjadi ketika bilik kiri jantung menyemprotkan darah melalui katup aorta yang terbuka kedalam aorta, dan
tekanan diastolic
(penyebut) yaitu tekanan yang minimal terhadap dinding arteri setiapwaktu (potter&perry, 1997) satuan tekanan darah adalah
mmHg.Faktor-faktor yang menentukan tekanan darah
: tolakan peripheral, gerakanmemompa jantung, volume darah, kekentalan darah, elastisitas dinding pembuluh darah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya tekanan
darah pada orang yangsehat ialah : usia, jenis kelmin, aktivitas, dan emosi.Tekanan darah normal pada setiap orang berbeda. Oleh karena itu kita perlu mengkajitekanan darah yang normal pada orang tertentu. Menurut Potter&Perry, seseorang dewasamuda rata-rata
tekanan darah normalnya
adalah 120/80 mmHg. Jika terjadi penaikkanatau penurunan sebesar 20-30 mmHg atau lebih perlu dikaji kembali apakah orangtersebut mempunyai gangguan dalam sistem sirkulasi darah.Hipertensi : Sistolik diatas 140 mmHgDiatolik diatas 90 mmHgHipotensi : Sistolik dibawah 90 mmHg dengan tanda-tanda pusing dan peningkatan nadi.
 
 NadiDenyut nadi merupakan dorongan atau ketukan yang diakibatkan olehmengembangnya aorta yang mengahasilkan gelombang pada dinding aorta.Ada banyak 
sebab terjadinya perubahan kecepatan denyut jantung
. Kecepatandenyut bereaksi terhadap rangsangan yang ditimbulkan oleh sistem saraf simpatis dan parasimpatis. Beberapa hal
yang memepengaruhi jumlah denyut
: emosi, nyeri,aktivitas dan obat-obatan.Kecepatan denyut nadi
Normal50-100 x/menit
Takikardia > 100 x/menitBradikardi< 50 x/menit
Irama denyut nadi ada beberapa macam
yaitu: irama normal (jika selang waktuantar denyut sama), irama tidak teratur (aritmia), pulsus intermiten (denyut yangmengalami periode irama yang normal kemudian terganggu oleh periode yang tidak teratur).Tempat-tempat yang paling sering digunakan untuk denyut nadi adalah nadi radialisdipergelangan tangan.
Lokasi dan karakteritik LokasiKarakteristi
TemporalisMudah dilakukan pada anak-anaKarotidDigunakan saat lokasi pengukuran lain tidak brhasilditemukan, saat terjadi syok fisiologis, henti jantungApikalMengetahui pulsus apical. Paling akurat untuk bayiatau anak-anak.BrakialisMengkaji status sirkulasi lengan bawah. Paling akuratuntuk bayi atau anak-anak.Radialis dan ulnarisMengkaji pulsus dan status sirkulasi perifer Femoralis Dilakukan saat terjadi henti jantung atau syok,mengkaji status sirkulasi ekstremitas bawahTibialis posterior dan popliteaMengkaji status sirkulasi ekstremitas bawahDorsalis pedisMengkaji status sirkulasi ekstremitas bawah perifer Suhu tubuhSuhu tubuh rata-rata untuk orang dewasa adalah:
suhu oral 37
0
C, suhu rectal 37,5
0
C,dan suhu aksila 36,7
0
C
(Potter&Perry, 1997).
Faktor yang mempengaruhipengukuran suhu tubuh
: usia, latihan fisik, hormon dan stress.
Pengaturan suhu tubuh ada dihipotalamus
dalam sistem saraf pusat yang terletak dibawah otak. Organ ini memainkan peranan penting sebagai pengaturan panas.
 
Hipotalamus mempunyai dua bagian: hipotalamus anterior untuk mengatur pembuangan panas, dan hipotalamus posterior mengatur upaya penyimpangan panas. Pusat tersebutmenjaga agar suhu tetap berkisar 37
0
C dengan mempertahankan keseimbangan antara panas yang hilang dengan produksi panas yang berasal dari metabolisme. Sedangkanmekanisme untuk menjaga agar suhu tubuh tetap seimbang dilakukan dengan melebarkandarah/vasodilatasi dalam upaya mengeluarkan panas dan menyempitkan pembuluhdarah/vasokonstriksi dalam upaya menahan panas.Pireksia atau demam adalah terjadinya kenaikan suhu tubuh diatas normal danmerupakan gejala umum penyakit. Naiknya suhu tubuh membantu tubuh melawan penyakit/menghacurkan bakteri.
Hiperpireksia
terjadi jika suhu > 41
0
C dan dalamkeadaan ini sel-sel otak dapat mengalami kerusakan dan jika suhu > 43
0
C maka individutidak dapat bertahan untuk hidup.
Hipotermia
adalah kondisi sebaliknya dimana suhu berada dibawah rata-rata normal. Kematian biasanya terjadi apabila suhu turun sampaidibawah 34
0
C.
Lokasi mengukur suhuLokasiKeuntunganKerugian
Suhu mulut/oralMerupakan suhu inti tubuh,sehingga akurat dalammenilai suhu tubuh. Tidak membutuhkan posisikhusus. Nyaman bagi klienTidak dilakukan pada klien yangdijalani bedah mulut, menggigil,riwayat epilepsi, pingsan, bernafasdengan mulut, klien dengan terapioksigen, klien yang abrumakan/minum (tunggu 30 menituntuk memberikan waktu pada jaringan untuk kembali pada suhunormal).Tidak dilakukan pada bayi dan balita. Tidak dapat dilakukan padaklien tidak sadar/tidak kooperatif Suhu rectalLebih akurat dari suhumulutTidak dilakukan pada bayi barulahir, klien diare, kanker anus atauklien dengan sakit jantungMemerlukan posisi khusus yangdapat membuat klien merasa maluMenimbulkan resiko terkontaminasidengan cairan tubuhMembutuhkan lubrikasiSuhu aksilaDilakukan jika pengambilansuhu mulut dan rectal tidak memungkinkan.Aman dan tidak resiko bahaya dianjurkan untudilakukan pada bayi danklien yang tidak kooperatif Tidak akurat mengukur suhu tubuhkarena kondisi ketiak mudahdipengaruhi oleh suhu lingkungan.Membutuhkan waktu pengukuranyang lama membuka area dadaklien.PernafasanMenurut potter & Perry (1997) bernafas adalah : tindakan mengambil oksigen olehtubuh (inspirasi) dan tindakan membuang karbondioksida dari dalam tubuh (ekspirasi).

Activity (128)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ina Siregar liked this
Devi Kartika Septiyono added this note
kok downloadnya susah amat yak -___- huaaa
Wahyu Putra liked this
Elvina Sinurat liked this
thehun liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->