Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keterampilan Proses Dasar Pada

Keterampilan Proses Dasar Pada

Ratings: (0)|Views: 1,959|Likes:
Published by astuti_erin

More info:

Published by: astuti_erin on Oct 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

 
KETERAMPILAN PROSES DASAR PADA PEMBELAJARAN
Oktober 23, 2008 ² Wahidin
A. Pengertian
Pendekatan keterampilan proses dapat diartikan sebagai wawasan atau anutan pengembanganketerampilan- keterampilan intelektual, sosial dan fisik yang bersumber dari kemampuan-kemampuan mendasar yang prinsipnya telah ada dalam diri siswa (DEPDIKBUD, dalamMoedjiono, 1992/ 1993 : 14)Menurut Semiawan, dkk (Nasution, 2007 : 1.9-1.10) menyatakan bahwa keterampilan prosesadalah keterampilan fisik dan mental terkait dengan kemampuan- kemampuan yang mendasar yang dimiliki, dikuasai dan diaplikasikan dalam suatu kegiatan ilmiah, sehingga para ilmuan berhasil menemukan sesuatu yang baru.Dimyati dan Mudjiono (Sumantri, 1998/1999: 113) mengungkapkan bahwa pendekatanketerampilan proses bukanlah tindakan instruksional yang berada diluar jangkauan kemampuan peserta didik. Pendekatan ini justru bermaksud mengembangkan kemampuan- kamapuan yangdimiliki peserta didik.
B. Jenis- Jenis Pendekatan Keterampilan Proses Dasar
Khusus untuk keterampilan proses dasar, proses- prosesnya meliputi keterampilanmengobservasi, mengklasifikasi, mengobservasi, mengklasifikasikan, mengukur,mengkomunikasikan, menginferensi, memprediksi, mengenal hubungan ruang dan waktu, sertamengenal hubungan- hubungan angka.
 
1
. Keterampilan Mengobservasi
Keterampilan mengobservasi menurut Esler dan Esler (1984) adalah keterampilan yangdikembangkan dengan menggunakan semua indera yang kita miliki untuk mengidentifikasi danmemberikan nama sifat- sifat dari objek- objek atau kejadian- kejadian. Definisi serupadisampaikan oleh Abruscato (1988) yang menyatakan bahwa mengobservasi artinyamengunakan segenap panca indera untuk memperoleh imformasi atau data mengenai benda ataukejadian. (Nasution, 2007: 1.8- 1.9)Kegiatan yang dapat dilakukan yang berkaitan dengan kegiatan mengobservasi misalnyamenjelaskan sifat- sifat yang dimiliki oleh benda- benda, sistem- sistem, dan organisme hidup.Sifat yang dimiliki ini dapat berupa tekstur, warna, bau, bentuk ukuran, dan lain- lain. Contohyang lebih konkret, seorang guru sering membuka pelajaran dengan menggunakan kalimat tanyaseperti apa yang engkau lihat ? atau bagaimana rasa, bau, bentuk, atau tekstur«? Atau mungkinguru menyuruh siswa untuk menjelaskan suatu kejadian secara menyeluruh sebagai pendahuluandari suatu diskusi.
2. Keterampilan Mengklasifikasi
 Keterampilan mengklasifikasi menurut Esler dan Esler merupakan ketermpilan yangdikembangkan melalui latihan- latihan mengkategorikan benda- benda berdasarkan pada (setyang ditetapkan sebelumnya dari ) sifat- sifat benda tersebut. Menurut Abruscato mengkalsifikasimerupakan proses yang digunakan para ilmuan untuk menentukan golongan benda- benda ataukegaitan- kegiatan. (Nasution, 2007 : 1.15)
 
Bentuk- bentuk yang dapat dilakukan untuk melatih keterampilan ini misalnya memilih bentuk- bentuk kertas, yang berbentuk kubus, gambar- gambar hewan, daun- daun, atau kancing-kancing berdasarkan sifat- sifat benda tersebut. Sistem- sistem klasifikasi berbagai tingkatandapat dibentuk dari gambar- gambar hewan dan tumbuhan (yang digunting dari majalah) danmenempelkannya pada papan buletin sekolah atau papan panjang di kelas.Contoh kegiatan yang lain adalah dengan menugaskan siswa untuk membangun skemaklasifikasi sederhana dan menggunakannya untuk kalsifikasi organisme- organisme dari cartayang diperlihatkan oleh guru, atau yang ada didalam kelas, atau gambar tumbuh- tumbuhan danhewan- hewan yang dibawa murid sebagai sumber klasifikasi
3
. Keterampilan Mengukur
Keterampilan mengukur menurut Esler dan Esler dapat dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan satuan- satuan yang cocok dari ukuran panjang,luas, isi, waktu, berat, dan sebagainya. Abruscato menyatakan bahwa mengukur adalah suatucara yang kita lakukan untuk mengukur observasi. Sedangkan menurut Carin, mengukur adalahmembuat observasi kuantitatif dengan membandingkannya terhadap standar yang kovensionalatau standar non konvensional. (Nasution, 2007 : 1.20)Keterampilan dalam mengukur memerlukan kemampuan untuk menggunakan alat ukur secara benar dan kemampuan untuk menerapkan cara perhitungan dengan menggunakan alat-alat ukur. Langkah pertama proses mengukur lebih menekankan pada pertimbangan dan pemilihan instrumen (alat) ukur yang tepat untuk digunakan dan menentukan perkiraan sautu

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
aphiepiew liked this
Abdul Salim liked this
Rima Indrayana liked this
Zailani Cania liked this
Dede Kuncara liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->