Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Republika Yogya, Sabtu (23-10-2010)

Republika Yogya, Sabtu (23-10-2010)

Ratings: (0)|Views: 56 |Likes:
Published by heri purwata

More info:

Published by: heri purwata on Oct 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2010

pdf

text

original

 
Nur Aini
B
erbahagialah menjadi orang miskin. Apalagi jikaAnda ternyata warga Solo. Mengapa begitu?Karena Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meren-canakan mulai tahun 2011, para kaum dhuafa itutidak hanya menikmati biaya berobat gratis, tapi jugalayanan antar jemput ke rumah sakit.Program mulia ini yang saat ini sudah dalam pro-ses pematangan itu rencananya akan direalisasikanmulai tahun 2011 mendatang. Kepala Dinas Kesehat-an Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengakuiinstansinya saat ini sedang mengkaji konsep tersebutguna mempersiapkan sarana pendukung.Layanan antar jemput gratis nantinya akan menjadibagian dari layanan kesehatan PKMS. “Saat ini, kamimasih terus mengkaji termasuk menyiapkan saranaseperti mobil, sopir, hingga penyediaan bensin,”ujarnya kepada wartawan di Balaikota Solo, Jumat(22/10).Diungkapkannya, untuk pelayanan tersebut DKKakan menggunakan 20 unit mobil ambulan. Dari jum-lah tersebut, 17 unit dioperasikan untuk layananPuskesmas keliling. Sedang sisanya disiagakan diKantor DKK.Lebih lanjut Ning, sapaan akrabnya, mengatakanpihaknya juga mengkaji operasional ambulan. “Apakahnanti bisa dioperasikan semuanya, atau hanya disia-gakan di kecamatan-kecamatan tertentu,” ungkapnya.Hal itu lantaran pihaknya masih menemui kendalaminimnya sopir ambulan yang ada.Ning mengungkapkan pihaknya hanya memilikiempat sopir, termasuk satu sopir mobil dinas. Dalampelayanan antar-jemput tersebut, idealnya 20 ambulandapat bersiaga. “Dengan minimnya jumlah sopir, kamikesulitan untuk mengoperasikan ambulan kalausemuanya harus dijalankan secara bersama-sama,”ungkapnya.Meski ada tambahan layanan, Ning mengatakanpihaknya tidak akan mengajukan anggaran untukpenambahan unit ambulan. Pihaknya hanya akan me-ngajukan anggaran untuk perawatan bagi ambulanyang ada. “Kita ajukan anggaran untuk peremajaanatau perawatan, tidak untuk pengadaan mobil baru,”ujarnya.Dalam implementasinya ke depan, Ning mengakuakan mengatur mekanisme penerima layanan.Rencananya layanan yang diberikan akan disesuaikandengan kebutuhan dan tingkat penyakit yang dideritapasien. “Kalau nanti ada yang sakit, periksa dulu kePuskesmas. Kemudian kalau nantinya perlu dirujuk keRS, baru diberikan pelayanan antar jemput denganambulan yang disiapkan DKK,” ujarnya.Ditemui sebelumnya, Wali Kota Solo, Joko Widodomengatakan antar jemput gratis ke RS tersebut meru-pakan usaha untuk meningkatkan layanan di bidangkesehatan bagi pemegang kartu PKMS. Pihaknyamenargetkan layanan tersebut dimulai pada Januari2011 mendatang.“Kita menarget layanan kesehatan untukpemegang kartu PKMS dapat meningkat. Salah satu-nya dengan memberikan pelayanan antar jemputpasien pemegang PKMS ke rumah sakit secaragratis,” ungkapnya.
ed:
indra wisnu
Enaknya Jadi Orang Miskin
>>
sisi lain
<<
REPUBLIKA
Jawa Tengah & DIY 
SABTU, 23 OKTOBER 2010
15 DZULQAIDAH 1431 H
Halaman
>>
10
KANTOR PERWAKILAN DIY - JATENG
Jl Perahu No 4 Kotabaru Yogyakarta
Telepon Redaksi
: (0274) 566028
TeleponSirkulasi
: (0274) 541582
TeleponIklan
nnnn: (0274) 544972
Layanan Pelanggan
: (0274) 3050444
SLEMAN – Kemungkinan terbu-ruk meletusnya Gunung Merapi sam-pai saat ini masih sulit diprediksi.Meskipun sejumlah paramater untukmendeteksi aktivitas pada gunungtersebut terus mengalami pening-katan. Sejak Kamis (21/10) aktivitasGunung Merapi ditingkatkan dariWaspada menjadi Siaga.Kepala Pusat Vulkanologi danMitigasi Bencana Geologi (PVMBG),Dr Surono memperkirakan kondisiGunung Merapi sudah mencapai kon-disi
 point of no return.
“Artinya kondisi gunung ini tidakmungkin kembali pada keadaan se-mula setelah selama September hing-ga Oktober terus mengalami peruba-han,’’ jelasnya kepada wartawan disela-sela kegiaatan sosialisasi ben- cana Merapi di Balai Desa Kepuharjo,Cangkringan, Sleman, Jumat (22/10).Ia mengatakan memang bisa sajaMerapi kembali ke kondisi normal. Ta-pi dengan mempelajari semua peruba-han yang terjadi di gunung itu, ‘’Sayarasa sekarang ini tanda-tanda akankembali ke normal terlihat kecil sekali.’’Sesuai SOP setelah statusnya menjadiSiaga maka tanggungjawab peman-tauan ada pada kantor PVMBG. ‘’Pre-siden setiap hari terus mengikuti per- kembangan gunung ini,’’ tuturnya.Menurut dia, gempa-gempa yangterjadi di Merapi saat ini lebih besardari pada yang terjadi pada tahun2006. Menurut Surono, dari sejak di-nyatakan berstatus Waspada hinggaSiaga aktivitasnya sudah meningkatsampai 500 persen.Ia mengatakan pada tanggal 20Oktober 2010, sehari sebelum gunungini dinyatakan Siaga , tercatat telahterjadi 479 kali kejadian gempa
multi phase
, gempa vulkanik dalam dandangkal total 39 kejadian, dan ter-jadinya guguran 29 kali.Selain itu, ciri-ciri lainnya, sepertikandungan air dan gas Merapi sudahsangat berkurang. ‘’Artinya kondisi-nya sudah panas sekali. Suhu terakhiryang kita catat di kawasan Woro,pada tanggal 20 Oktober sudah men-capai 587 derajat Celcius.’’Mengenai arah erupsi, Balai Pe-nyelidikan dan Pengembangan Tek-nologi Kegunungapian (BPPTK) Yog-yakarta mewaspadai tiga jalur yangkemungkinan terkena dampak jikagunung tersebut meletus. Ketiga jalurarah erupsi tersebut adalah ke BaratDaya, Selatan dan ke arah Tenggara.“Kita masih waspadai arah erupsiketiga arah tersebut, karena sampaidetik ini kita belum bisa melihat ada-nya titik api diam sebagai pertandakeluarnya magma dari bawah,” te-rang Kepala BPPTK Yogyakarta, Su-bandriyo.
Masih menunggu
Kepala Badan PenanggulanganBencana Daerah (BPBD), PriyantonoDjarot Nugroho yang dikonfirmasi me-ngatakan Pemprov Jawa Tengah masihmenunggu permintaan dukungan daripemerintah kabupaten yang wilayah-nya masuk dalam daerah rawan ben-cana Merapi. Masing-masing PemkabKlaten, Boyolali serta Magelang.“Prinsipnya kami siap dan siagauntuk mendukung kabupaten dalammenangani bencana Gunung Merapi,setelah ada permintaan dari daerah,”ungkapnya di Semarang, Jumat(22/10).Sementara itu, terkait dengan me-ningkatnya aktivitas Gunung Merapiaktivitas pendakian ke puncak gu-nung ini melalui pintu pendakian Se-lo sudah ditutup jauh-jauh hari.Petugas Pos Pengamatan GunungMerapi, Jrakah, Kecamatan Selo, Ka-bupaten Boyolali, Tri Mujiyanto me-ngatakan penutupan jalur pendakianini sudah dilaksanakan sekitar se-bulan lalu.
ed:
indra wisnu
Merapi Sulit Kembali Normal
Inna Garuda(0274) 566353Saphir(0274) 566222Wisma LPP(0274) 588380Sahid Raya(0274) 488888Cakra Kusuma(0274) 588066Grand Palace(0274) 372388Sriwedari(0274) 488288Riyadi Palace(0271) 7171811Kusuma Sahid Prince(0271) 646356Gracia(024) 8444777Dynasty(0281) 634321
Telepon Hotel DIY-Jateng
 Jadwal Penerbangan Pesawatdari Yogyakarta
 JAKARTA
JAMMASKAPAI
06.00 GARUDA06.00 BATAVIA06.10 MANDALA07.00 LION AIR07.35 GARUDA07.50 LION09.10 WING09.20 GARUDA09.25 LION09.45 SRIWIJAYA10.55 GARUDA11.40 LION12.40 GARUDA12.45 AIR ASIA13.55 GARUDA14.50 LION16.00 GARUDA14.25 BATAVIA16.00 GARUDA16.05 MANDALA16.30 AIR ASIA16.35 LION17.30 BATAVIA17.35 GARUDA18.45 LION19.20 GARUDA
 
SURABAYA
06.05 LION17.20 BATAVIA
DENPASAR
12.45 GARUDA18.55 MANDALA19.55 GARUDA20.30 LION AIR
BALIKPAPAN
07.40 MANDALA11.55 MANDALA14.55 SRIWIJAYA16.20 BATAVIA
BANJARMASIN
12.25 MANDALA
PONTIANAK
09.30 BATAVIA
MAKASSAR
06.00 MERPATI
BATAM
08.30 BATAVIA
KUALA LUMPUR
08.55 AIR ASIA11.40 MALAYSIA
Yoebal RasyidNeni Ridarineni, Nur Aini
M
eningkatnya status GunungMerapi dari Waspada menjadiSiaga membuat PemerintahKabupaten (Pemkab) Boyolali mening-katkan kesiagaan menghadapi ben-cana. Warga di tiga desa yang rawanbencana letusan Merapi di KecamatanSelo yakni Desa Telogolele, Klakah,dan Jrakah diminta Pemkab menge-masi barang-barang berharga.“Kita sudah gerakkan warga di tigadesa yang rawan bencana untuk mela-kukan pengemasan barang-barang pen-ting seperti sertifikat dan sebagainya,”ungkap Kepala Kesatuan Bangsa Politikdan Perlindungan Masyarakat (Kes-bangpolinmas) Boyolali, Sumantri DjokoMintardjo, Jumat (22/10).Jumlah warga yang akan dievakuasidari ketiga desa tersebut, sebutnya,sekitar tujuh ribu orang. Sumantri me-ngatakan mereka akan dievakuasi kebalai desa setempat. “Kita bekerja-sama dengan relawan untuk meng-evakuasi warga nantinya,” ujarnya.Selain menyiapkan transportasi,ujar Sumantri, pihak Dinas Kesehatansetempat mulai membagikan masker.“Hari ini (22/10) sudah kita siapkanmasker untuk dikirim ke KecamatanSelo. Jadi kalau ada hujan debu, kitasudah siap, “ ujarnya.Di Sleman, pemerintah setempat juga menyiapkan langkah antisipasimenghadapi kemungkinan terburukGunung Merapi. Wakil Bupati Sleman,Yuni Satia Rahayu, kemarin memantaulangsung persiapan ini, dengan mengun- jungi barak-barak pengungsian di LerengMerapi di Sleman, dan juga denganmenghadiri acara sosialisasi bencanaMerapi, yang digelar di Balai DesaKepuharjo, Kecamatan Cangkringan.Kepala Bidang Penanggulangan Ben-cana di Badang Kesbanglinmas danPenanggulangan Bencana KabupatenSleman, Taufik, mengatakan sekurang-nya ada 12 ribu warga Sleman yangtinggal di tujuh desa di tiga kecamatandi sekitar Merapi yang harus diungsikanbila aktivitas Merapi terus meningkat.Dijelaskannya, saat ini telah disiap-kan delapan lokasi pengungsian yangdibangun khusus untuk keperluan pe-ngungsian. Masih ditambah sekitar 12lokasi pengungsian lainnya, berupabalai desa atau gedung-gedung seko-lah yang akan dialihfungsikan.‘’Kami sudah menyediakan 45 ribumasker khusus anti debu, yang akandibagikan ke masyarakat begitu aktivi-tas Merapi meningkat lagi,’’ tuturnya.Di antaranya 12 ribu warga tersebut,sekitar empat ribu orang di antaranyatinggal di Kawasan Rawan Bencana(KRB) III. Camat Cangkringan, SyamsulBakri, mengatakan di wilayahnya adatiga desa kategori KRB III ini, yakni De-sa Kepuharjo, Umbulharjo dan Gla-gaharjo, dengan jumlah penduduk total3.668 jiwa. Mereka harus diungsikanbegitu Merapi meningkat menjadi Awas.Menanggapi aktivitas Merapi,Gubernur DIY Sri Sultan HamengkuBuwono X berharap tidak sampaimeletus tapi hanya meleleh saja. Olehsebab itu menurutnya, warga di seki-tar daerah rawan bencana engganuntuk mengungsi.Ketika diminta imbauannya bagimasyarakat yang susah mengungsi,Sultan mengatakan nanti akan dilihatdulu konstelasinya seperti apa.‘’Kalau lahar itu hanya di atas melelehtidak sampai pemukiman
 ya 
siapayang mau mengungsi,’’ kata Sultan.Mengenai dana untuk bencanaMerapi Sekretaris Daerah DIY, TriHarjun Ismaji mengatakan dana untukkesiapan Merapi yang diberikan Pem-prov DIY ke Kabupaten Sleman dalambentuk dana cadangan. Besarnyasekitar Rp 3 miliar.
ed:
indra wisnu
Warga Diminta Kemasi BarangBerharga
MAHKOTA NISAN
Dua putra Soeharto, Bambang Trihatmojo dan HutomoMandala Putra memasang
maesan
(mahkota nisan) dimakam mantan Presiden Soeharto, Astana Giribangun,Karanganyar, Jumat (22/10).
Yoebal Rasyid,Bowo Pribadi, Yulianingsih
Aktivitas Merapi dariWaspada menjadi Siaganaik 500 persen.
ANDIKA BETHA/ANTARA
MERAPISIAGA
Aktivitas GunungMerapi terlihatdari KawasanKaliadem,Kepuharjo,Cangkringan,Sleman,Yogyakarta,Jumat (22/10).Sejak Kamis lalu,status gunungtersebut naik dariWaspada menjadiSiaga. Tampakkepulan asap
Solfatara 
menyembur darikepundan.
WAHYU PUTRO A/ANTARA

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->