Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kowil Penting Bagi Hanneg

Kowil Penting Bagi Hanneg

Ratings: (0)|Views: 203 |Likes:
Published by wandassffd

More info:

Published by: wandassffd on Oct 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2010

pdf

text

original

 
PENTINGNYA KEBERADAAN
KOMANDO KEWILAYAHAN
Oleh : Kolonel Inf. Juanda.S, M.Si (Han)
1
.
 
Pendahuluan. Organisasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari pola aktivitaskerjasama yang dilakukan secara teratur dan berulang-ulang oleh sekelompok orang untukmencapai suatu tujuan. ( Sopiah, 2008,2). Sebagai sebuah sistem, organisasi memilikielemen-elemen yang saling bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan, yang didalamnyamencakup 3 unsur yaitu input, trasformasi dan output. Sistem bekerja dalam dua kondisiyaitu yang bersifat tertutup dan yang terbuka, namun organisasi merupakan sebuah sistemyang terbuka , karena organisasi harus melakukan interaksi dengan lingkungannya, danlingkungan memberikan kontribusi terhadap keberhasilan ataupun kegagalan sebuahorganisasi. Meskipun lingkungan berperan besar dalam operasional sebuah organisasi,namun dalam implementasinya, organisasi sulit mengendalikan pengaruh lingkungan terhadaporganisasi. Aktivitas organisasi akan menerapkan suatu pola tertentu yang berlangsungsecara sistematis dan hampir selalu bersifat berulang. Kegiatan yang bersifat insidentil dapatterjadi dan juga berulang tetapi bukan menjadi bagian dari aktivitas organisasi karena tidakberlangsung secara sistematis. Dalam sebuah organisasi yang terdiri dari sekelompok orangyang memiliki tujuan yang sama, melakukan kegiatan bersama, menjalin sebuah ikatan yangdisadari bahwa setiap orang memilki keterbatasan, sehingga dengan saling memperkuatkelemahan yang ada pada setiap individue dalam organiasi, berharap dan berupaya dapatmencapai tujuan secara optimal, dengan memanfaatkan sumberdaya secara efektif dan efisien.Tujuan organisasi merupakan sebuah kekuatan tersendiri yang memberi semangat kepadasetiap individu untuk mau melakukan kerjasama karena merasa memiliki tujuan yang samayang ingin dicapai . Karena tujuan yang ingin dicapai inilah elemen-elemen organisasimelakukan proses kegiatan, dan setiap elemen bergerak mengarah kepada tujuan yang akandicapai.2. Proses pembentukan atau likuidasi sebuah organisasi. Secara normal prosespembentukan atau likuidasi organisasi akan diawali dengan kajian akademik, sebagai sebuah
 
2
 
pernyataan, data, fakta yang dijadikan sebagai argumen yang memperkuat bukti bahwakeberadaan sebuah organisasi dibutuhkan dan dibentuk atau tidak dibutuhkan ( dalam kasuslikuidasi atau pembubaran organisasi ), dan ditindak lanjuti dengan proses lebih mendalammelalui penelitian dan pengembangan, untuk memperoleh data dan fakta yang lebih lengkapyang akan menjadi dasar yang digunakan untuk memperkuat sebuah argumen agar pembentukan atau likuidasi tersebut benar-benar sesuai kebutuhan organisasi. Seperti yangterjadi di TNI, beberapa waktu yang lalu, meresmikan organisasi baru yaitu Kodiklat TNI.Proses pembentukan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, karena semenjak tahun 2006wacana pembentukan organisasi ini sudah mulai dimunculkan. Kenapa Kodiklat TNI dibentuk? Karena TNI menganggap ada beberapa misi yang penting tetapi belum ditangani olehsebuah organisasi yang tepat sesuai dengan tugasnya untuk melaksanakan misi tersebut.Beberapa misi telah berlangsung, tetapi sebagian besar dianggap menyalahi ketentuanorganisasi. Contohnya, Akmil harus menyelenggarakan pendidikan pembentukan Sepamilwa,yang bukan tugasnya, hanya bersifat titipan, organisasinyapun tidak berubah, yangmengakibatkan konsentrasi pendidikan Akademi Militer terganggu. Contoh lain, BAIS TNI,menyelenggarakan pendidikan Intelijen, sementara kedudukan Bais TNI sebuah badan staf yang tidak berwenang menyelenggarakan pendidikan, sehingga keluar dari ketentuanorganisasi.Semenjak TNI dibentuk sampai dengan saat sekarang, telah terjadi dinamikapembentukan dan likuidasi organisasi yang relatif timbul tenggelam. Kondisi ini dipengaruhioleh pemikiran yang belum terkonsentrasi kepada keyakinan atas tugas yang menjaditanggungjawabnya dan dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan baik denganpertimbangan Geografi, Demografi dan kondisi sosial, termasuk perkembangan lingkunganstrategis, sebagai hasil penilaian organisasi dan pengaruhnya terhadap kepentingan nasional.Seperti yang disampaikan pada awal tulisan ini, pengaruh lingkungan sangat besar, sementaraorganisasi cenderung tidak dapat mengendalikan lingkungan, sehingga yang paling mungkinadalah organisasi yang menyesuaikan dengan erkembangan dan situasi lingkungandisekitarnya, agar tujuan organisasi dapat tercapai lebih baik.Beberapa contoh yang dapat disampaikan adalah likuidasi Komando kewilayahan jajaran Angkatan darat, awalnya terdapat
17
Kodam, karena tekanan kondisi perekonomiannegara yang lemah dan menganggap bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara relatif kecil,maka terjadi likuidasi menjadi hanya 9 Kodam, namun dengan berkembangnya waktu dan
 
3
 
perkiraan kebutuhan akhirnya secara bertahap, Kodam yang semula di likuidasi beberapadiantaranya sudah mulai dibentuk kembali, yaitu Kodam XI/Pattimura, Kodam Iskandar Muda,Kodam Mulawarman (Tanjungpura). Contoh berikutnya Kobangdiklat, karena pertimangantertentu dilikuidasi, namun perkembangan selnjutnya dibentuk kembali dengan nama Kodiklat,karena TNI mempertimbangkan perlunya organisasi yang melakukan misi yang khususmenangani Doktrin, Pendidikan dan Latihan. Pembentukan dan likuidasi organisasi dalamsebuah Institusi besar, bukan hal yang tabu, selama proses tersebut melalui prosedur yangbenar dan sesuai aturan serta menjamin organisasi lebih efektif dan efisien dalam mencapaitujuannya.3.
 
Keberadaan Komando kewilayahan dalam doktrin dan strategi pertahanan negara.Pimpinan yang mengelola organisasi, dapat saja silih berganti dan dengankemampuan, dedikasi dan motivasi masing-masing, menerima beban tugas untukmelaksanakan misi organisasi, tidak untuk merubah atau melakukan misi lain, sehinggasebagai pimpinan organisasi hanya berwenang menentukan visi, sebagai sebuah inovasiuntuk menentukan jalan yang efektif dan efisien agar misi organisasi lebih terarah serta dapatmendukung pencapaian tujuan organisasi yang lebih besar. Karena organisasi TNI sebagaisub sistem yang menjadi salah satu elemen organisasi dalam sebuah organisasi Negara, harusdapat melaksanakan tujuan organisasi sebagai sebuah tugas dan bekerjasama denganorganisasi lainnya untuk dapat menunjang tercapainya tujuan nasional yang telah disepakatibersama oleh seluruh komponen bangsa.Pada perkembangan politik dalam negeri setelah terjadi tuntutan reformasi diIndonesia, beberapa elemen masyarakat , paling tidak kelompok yang mengatas namakanmewakili suara rakyat menyuarakan tuntutan pembubaran komando kewilayahan, mulai tingkatKodam, Korem, sampai dengan Babinsa. Tuntutan kelompok ini, tentu saja berpengaruhterhadap pandangan publik, yang masing-masing dengan argumennya menyatakan setuju,menolak atau mempertimbangkan. Bahkan dikalangan Tentara sendiripun muncul berbagaiwacana, bahkan beberapa senior menuangkan hasil buah pikiran, meskipun bukan mewakilisuara organisasi, tetapi menyulut perdebatan didalam organisasi tentara sendiri. BagiAngkatan Darat, wacana ini tentu saja tidak diterima, dengan berbagai argumen yang pada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->