Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB IV (1) graf tak berarah

BAB IV (1) graf tak berarah

Ratings: (0)|Views: 2,775|Likes:
Published by Seprian Fairnanto
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: Seprian Fairnanto on Oct 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/14/2013

pdf

text

original

 
47
 Matematika Diskrit
 
BAB IVTEORI GRAF
Teori graf merupakan pokok bahasan yang banyak penerapannya pada masa kini.Pemakaian teori graf telah banyak dirasakan dalam berbagai ilmu, antara lain : optimisasi jaringan, ekonomi, psikologi, genetika, riset operasi (OR), dan lain-lain. Makalah pertamatentang teori graf ditulis pada tahun 1736 oleh seorang matematikawan Swiss yangbernama Leonard Euler. Ia menggunakan teori graf untuk menyelesaikan masalah jembatan K
ö
nigsberg (sekarang, bernama Kaliningrad). Berikut adalah ilustrasi masalahtersebut :
Gambar 4.1.
Masalah Jembatan K
ö
nigsberg (
Rossen
, 2003)Masalah yang dikemukakan Euler : Dapatkah melewati setiap jembatan tepat sekali dankembali lagi ke tempat semula? Berikut adalah sketsa yang merepresentasikan ilustrasi jembatan K
ö
nigsberg yang pada gambar diatas. Himpunan titik yaitu {A, B, C, D}merepresentasikan sebagai daratan, dan garis yang menghubungkan titik-titik tersebutadalah sebagai jembatan.
A
 
Gambar 4.2.
Representasi graf masalah jembatan K
ö
nigsbergJawaban pertanyaan Euler adalah tidak mungkin. Agar bisa melalui setiap jembatan tepatsekali dan kembali lagi ke tempat semula maka jumlah jembatan yang menghubungkansetiap daratan harus genap.
 AdiwijayaSekolah Tinggi Teknologi Telkom
 
 
48
 Matematika Diskrit
 
4.1 Definisi Graf 
Graf merupakan struktur diskrit yang terdiri himpunan sejumlah berhingga obyek yang disebut simpul (
vertices, vertex
) dan himpunan sisi (
edges
) yang menghubungkansimpul-simpul terseut. terdiri dari dari Graf digunakan untuk merepresentasikan objek-objek diskrit dan hubungan antara objek-objek tersebut.Notasi sebuah graf adalah
G
= (
,
 E 
), dimana :
 
merupakan himpunan tak kosong dari simpul-simpul (
vertices
), misalkanV = {
v
1
,
v
2
, ... ,
v
n
}
 
 E 
merupakan himpunan sisi sisi (
edges
) yang menghubungkan sepasang simpul,misalkan E = {
e
1
,
e
2
, ... ,
e
n
}
Contoh :
Graf dari masalah jembatan K
ö
nigsberg dapat disajikan sebagai berikut :
e
2
e
3
e
4
e
5
e
6
e
7
e
1
 B
 
 A
 
 
 D
 Misalkan graf tersebut adalah
G
(
,
 E 
) dengan
= {
 A
,
 B
,
,
 D
}
 E 
= { (
 A
,
), (
 A
,
), (
 A
,
 B
), (
 A
,
 B
), (
 B,
 
 D
), (
 A
,
 D
), (
,
D
)}= {
e
1
,
e
2
,
e
3
,
e
4
,
e
5
,
e
6
,
e
7
}Pada graf tersebut sisi
e
1
= (
 A
,
) dan sisi
e
2
= (
 A
,
) dinamakan
sisi-ganda
 (
multiple edges
atau
 paralel edges
) karena kedua sisi ini menghubungi dua buah simpulyang sama, yaitu simpul
 A
dan simpul
. Begitu pun dengan sisi
e
3
dan sisi
e
4
. Sementaraitu, pada graf diatas, tidak terdapat
gelang
(
loop
), yaitu sisi yang berawal dan berakhirpada simpul yang sama.Dari definisi graf, himpunan sisi (
 E 
) memungkinkan berupa himpunan kosong.Jika graf tersebut mempunyai himpunan sisi yang merupakan himpunan kosong maka graf tersebut dinamakan graf kosong (
null graph
atau
empty graph
).
Contoh :
Graf kosong dengan 3 simpul (graf 
 N 
3
)
v
1
v
2
v
3
 AdiwijayaSekolah Tinggi Teknologi Telkom
 
49
 Matematika Diskrit
 
Dengan memperhatikan kondisi sisinya, suatu graf dapat dikategorikan sebagaigraf tidak berarah dan graf berarah. Graf tidak berarah, seperti telah dijelaskan padacontoh graf untuk jembatan K
ö
nigsberg. Sementara itu,
graf berarah (
 directed graph, digraph
)
merupakan graf yang mempunyai sisi yang berarah, artinya satu buah simpulyang dihubungkan oleh sisi tersebut merupakan simpul awal (
initial vertex
) dan simpulyang lain dikatakan sebagai simpul akhir (
terminal vertex
).
Contoh :
Graf berikut merupakan graf berarah :
PSe
2
e
3
e
1
e
4
Qe
6
 Terlihat bahwa
e
1
= (
P
,
S
),
e
3
= (
 R
,
Q
), dan
e
5
= (
Q
,
Q
)
 R
Simpul
P
merupkan simpul awal bagi sisi
e
1
dan simpul
S
merupakan simpul akhirbagi sisi
e
1
.
4.2 Terminologi Graf 
Ada beberapa terminologi graf yang perlu diketahui, antara lain : ketetanggaanantara dua simpul, bersisian , derajat suatu simpul, dan lain-lain. Berikut ini adalahbeberapa terminoogi yang penting, yaitu :
1. Bertetangga (
 Adjacent
)
Dua buah simpul dikatakan
bertetangga
 jika kedua simpul tersebut terhubung langsungoleh suatu sisi.
Contoh :
Perhatikan graf berikut :
PS Q
 
 R
Pada graf diatas : simpul P bertetangga dengan simpul Q dan S, tetapisimpul P tidak bertetangga dengan simpul R.
2. Bersisian (
 Incidency
)
 AdiwijayaSekolah Tinggi Teknologi Telkom

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Mas Debby Pki liked this
Intifaada Amalia liked this
Niez TriphieLia liked this
Mooks Aja liked this
Mooks Aja liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->