Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
27Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Proposal

Proposal

Ratings: (0)|Views: 16,634|Likes:

More info:

Published by: Angelina Andry Murti on Oct 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/22/2013

pdf

text

original

 
A.Latar Belakang Permasalahan
Laporan tahunan pada dasarnya merupakan sumber informasi bagi penggunanya sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilankeputusan investasi (salah satunya) di pasar modal dan juga sebagai sarana pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.Laporan tahunan juga merupakan media utama penyampaian informasi olehmanajemen kepada pihak-pihak di luar perusahaan. Selain itu, hal penting lainnyaadalah laporan tahunan mengkomunikasikan kondisi keuangan (melalui laporankeuangan) dan informasi lainnya kepada
 stakeholders
atau bahkan para calon
 stakeholders
lainnya (Noviani, 2006).Dewasa ini, kondisi perkonomian mulai sering tidak mudah untudiprediksi. Ini dikarenakan perekonomian dunia sedang dalam kondisi
recovery
dari krisis global dunia, sehingga sebaiknya perusahaan melaporkan kondisikeuangannya dalam laporan keuangannya dengan lebih lengkap lagi. Inidiperlukan karena tiap informasi sangatlah berharga untuk pengambilan keputusan bagi
 stakeholder 
perusahaan. Dimana pada akhirnya mereka dapat mengambilkeputusan yang baik berdasarkan informasi yang disediakan oleh perusahaanterkait.Sebuah laporan, haruslah bersifat
 fair disclosure
atau haruslahdiungkapkan secara wajar menurut Kerangka Dasar Penyusunan dan PenyajianLaporan Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia, 2009:9). Ini harus dipenuhi karena pengguna laporan keuangan pastilah menginginkan sebuah laporan yangtransparan, apa adanya dan mencakup semua hal yang terjadi di dalam perusahaan1
 
tersebut. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan akan dapat dipahamidan tidak menimbulkan salah interpretasi, hanya apabila laporan keuangandilengkapi dengan pengungkapan secara memadai. Ini juga sesuai denganKerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan, bahwa tujuanlaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisikeuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi(IAI, 2009:3). Oleh karena itu, elemen-elemen pengungkapan harus mencakupneraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, catatan ataslaporan keuangan dan laporan audit (Subiyantoro, 1996; dalam Dewi, 2009).Pengungkapan
 
dalam laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaandapat mempermudah pemakai laporan keuangan untuk dapat mengambil sebuahkeputusan. Keputusan investasi misalnya, haruslah diambil berdasarkan dariinformasi yang diungkapkan dengan baik. Keputusan investasi sangat tergantungdari keluasan dan mutu pengungkapan yang disajikan dalam laporan keuangan.Keluasan dan mutu dari tiap perusahaan yang ada sangatlah berbeda-beda. Inidikarenakan tiap perusahaan itu unik dan memiliki karakteristiknya masing-masing (Dewi, 2009).Mengenai lengkap tidaknya pengungkapan suatu laporan keuangan pastilah tiap perusahaan memiliki tingkatannya sendiri. Ini dapat terjadi karenamasing-masing perusahaan unik dan pasti memiliki karakteristiknya sendiri.Inilah yang menjadikan tingkat kelengkapan pengungkapan menjadi sangatsubjektif. Untuk menghindari hal tersebut, sudah ada standar mengenai2
 
kelengkapan pengungkapan dalam laporan keuangan yang disusun oleh BadanPengawas Pasar Modal. Daftar Item Pengungkapan Laporan KeuanganBerdasarkan Surat Edaran Ketua Bapepam
 
 No.SE-02/PM/2002 tanggal 27Desember 2002, dirilis agar perusahaan yang
listing 
di Bursa Efek Indonesiamengungkapkan laporan keuangannya sesuai dengan kelengkapan tersebut.Semua regulasi diarahkan untuk mencegah adanya penyalahgunaan dankecurangan (
 fraud 
) oleh para pelaku pasar modal terutama dalam masalah pengungkapan.Hal yang mendasari kenapa sebuah laporan keuangan harus diungkapkansecara lengkap dan transparan dapat dijelaskan dengan teori keagenan. Hubungankeagenan mewajibkan agen memberikan laporan periodik pada
 principal 
tentangusaha yang dijalankan dan
 principal 
akan menilai kinerja agennya melalui laporankeuangan yang disampaikan kepadanya. Oleh karena itu, dalam hubungankeagenan tersebut, laporan keuangan merupakan sarana transparansi danakuntabilitas manajemen kepada pemiliknya (Jensen dan Meckling 1976; dalamBenardi, Sutrisno dan Asih, 2008).Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kelengakapan pengungkapan laporan keuangan perusahaan. Diantaranya adalah tingkatlikuiditas, tingkat
leverage
, ukuran perusahaan (Noviana, 2006; Hertanti, 2005;dan Sofiana; 2010), tingkat profitabilitas (Hertanti, 2005; dan Sofiana; 2010), porsi saham publik (Hertanti, 2005) dan status modal perusahaan (Sofiana, 2010)Dalam penelitian ini yang akah dibahas adalah tingkat likuiditas, tingkat
leverage
,tingkat profitabilitas, ukuran perusahaan dan status modal perusahaan. Faktor 3

Activity (27)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hery Paembonan liked this
MeutiaNandaAulia liked this
AgitaFirstawan liked this
Hidayat Sarief liked this
ang_carrisa added this note
boleh saya minta references buku Kieso, Weygandt and Warfield, 2010:5, terimakasih
Daniel Nova liked this
Ulik Farisca liked this
ichakayz liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->