BAB IPENDAHULUAN
Dalam studi psikologi perkembangan kontemporer atau yang lebihdikenal dengan istilah perkembangan rentang hidup (life-span development),wilayah pembahasannya tidak lagi terbatas pada perubahan perkembanganselama masa anak-anak dan remaja saja, melainkan juga menjangkau masadewasa, menjadi tua, hingga meninggal dunia. Hal ini adalah karenaperkembangan tidak berakhir dengan tercapainya kematangan fisik.Sebaliknya, perkembangan merupakan proses yang berkesinambungan,mulai dari masa konsepsi berlanjut ke masa sesudah lahir, masa bayi anak-anak, remaja, dewasa hingga menjadi tua. Perubahan-perubahan badaniahyang terjadi sepanjang hidup, mempengaruhi sikap, proses kognitif, danperilaku individu. Hal ini berarti bahwa permasalahan yang hares diatasi jugamengalami perubahan dari waktu ke waktu sepanjang rentang kehidupan.Seperti halnya dengan remaja, untuk merumuskan sebuah definisitentang kedewasaan tidaklah mudah. Hal ini karena setiap kebudayaanberbeda-beda dalam menentukanKapan seseorang mencapai status dewasa secara formal. Padasebagian besar kebudayaan kuno, status ini tercapai apabila pertumbuhanpubertas telah selesai atau setidak-tidaknya sudah mendekati selesai danapabila organ kelamin anak telah mencapai kematangan serta mampuberproduksi. Dalam kebudayaan Amerika, seorang anak dipandang belummencapai status dewasa kalau is belum mencapai usia 21 tahun. Sementaraitu dalam kebudayaan Indonesia, seseorang dianggap resmi mencapai status