Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kontrol penyakit di daerah tropik

kontrol penyakit di daerah tropik

Ratings: (0)|Views: 274|Likes:

More info:

Published by: Angga Taufik Nugraha on Oct 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/24/2010

pdf

text

original

 
penyakitberhubungan dengan standar rendah kebersihan pribadi dan publicI. standar kebersihan yang rendah, baik itu pribadi ataupun publik, bertanggung jawab untuk sejumlah besar penyakit dimana pun didunia ini, dan khususnya diaerahtropis dimana kondisi kehidupan yang miskin begitu sangat umum. Penyakitdipertimbangkan disini, manusia adalah satu-satunya inang parasit. Dan hasiltransmisi dari pencemaran lingkungan dari kotorannya penyakit ini termasuk infeksipenting seperti kolera, anclystomiasis, schisotomiasis, demam tipus dan dysenteri, dan juga masih banyak lainnya infeksi yang kurang mencolok yang mama bertanggung jawab untuk masalah besar sakit, cacat dan bahkan kematian, khususnya dikalangananak-anak. Di beberapa penyakit, kebiasaan makanan yang tidak bersih, berperanbesar atau bahkan lebih besar dalam transmisi dibandingkan kurang sehatnyapembuangan kotoran manusia.II. Infeksi ini menghadirkan masalah sulit terutama_________________________  ______________________________________________________________________  ______________________________________________________________________  ______________________________ seperti fasilitas sanitasi sebagai sistem higienispembuangan kotoran dan suplai air, sebaiknya kesemua rumah, suatu jumlah yangcukup yang mungkin lebih penting daripada kualitas. Pembersihan kontaminasi fesesdari permukaan tanah, lalat dan siput pada daerah schistosomiasis, akan mengurangitransmisi, dan ini akan lebih lanjut diturunkan dengan penyediaan ruang hidup yangmemadai di rumah dan kebersihan makanan yang meningkat. Tindakan-tindakan inimenuntut kerjasama mereka sendiri, yang hanya bias terjadi dengan pendidika yanglama. Pemberantasan penyakit ini akhirnya akan bergantung pada peningkatanekonomi dan standar sosial.III. Infeksi ini dapat dibagi menjadi empat kelompok : (A) virus, bakteri dan protozoapenyakit akibat dari mengkonsumsi air atau makanan yang terkontaminasi secaralangsung maupun tidak langsung oleh feses dan urin manusia yang terinfeksi. (B)infeksi cacing di mana transmisi berikut konsumsi baik bentuk telur atau larva dari
 
parasit. (C) infeksi cacing yang dihasilkan dari penetrasi kulit oleh tahap parasit yangbelum dewasa. (D) bakteri penyakit yang dikarenakan mengkonsumsi makanan yangterinfeksi dari sumber manusia atau hewan , sering disebut sebagai keracunanmakanan. Pada bagian bacaaan ini akan dibahas, salah satu penyakit dari kelompok A,yaitu kolera.IV. penyakit ini terbatas pada manusia dan terjadi dalam masyarakat manusiadengan kebiasaan hidup kurang sehat. Organism kausatif meninggalkan tubuhmanusia dalam kotoran, dan inang baru terparasit oleh konsumsi feses terinfeksi itudisampaikan ke mulut dengan banyak cara, kendaraan penularan yang paling umumadalah tangan, makanan, dan air yang terkontaminasi.pola epidemiologi demikian luasmirip.V. Kolera. Ini adalah infeksi spesifik pada system pencernaan akut yangdisebabkan oleh vibrio cholera. dan ditandai dengan tiba-tiba, toxaemia, muntahdan___________________________________________________________________  ______________________________________________________________________  ______________________________________________________________________  ______________________________________________________ VI. PARASIT. Vibrio cholera, atau commas bacillus, sangat kecil, organism bermotilmelengkung, berflagel, dan gram-negatif pada pewarnaan. Ini diidentifikasi olehbudaya, metode serologi, dan tipe fage. El Tor biotipe, prinsip dari organisme, sebagaiterisolasi di epdemic ini, menghasilkan infeksi klinis dan epidemiologis bisa dibedakandari jenis strain(rantai). itu, bagaimanapun, tahan terhadap kelompok empat fagekolera, kurang dipengaruhi oleh lingkungan, dan dapat menimbulkan keadaanpembawa kronik. strain tipe terus berada di dalam usus untuk selama tiga minggu.VII. EPIDEMIOLOGi. Manusia adalah satu-satunya wadah infeksi dengan demikiansatu-satunya yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan dalam sebuah komunitas.penyakit bertahan di daerah endemik di mana kasus sporadis colera terjadi hampir 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->