Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
P. 1
Achmad Yani Prajurit Sapta Margais

Achmad Yani Prajurit Sapta Margais

Ratings: (0)|Views: 724 |Likes:
Published by Peter Kasenda
Di depan anak-anaknya yang sedang menunggu makan siang pada tanggal 30 September 1965. Menteri Panglima Angkatan Darat Letnan Jendral Achmad Yani mengatakan bahwa anak-anak pada tanggal 5 Oktober 1965 tidak usah sekolah dan membolos saja semuanya.”Kabeh melu Bapak nang Istana, ndelok arak-arakan. Ono Nyanyi, Pokoke ora usah sekolah mbolos kabeh“. Mendengar ajakan ayahnda tercinta, tentu saja disambut dengan gembira oleh anak-anaknya yang berjumlah delapan orang itu. Malam harinya, sehabis main golf Achmad Yani masih bergembira ria dengan anak-anaknya dengan berebut menikmati pisang goreng, sebelum menerima kedatangan Brigjen Basuki Rachmat. Rupanya kehadiran Panglima Brawijaya itu untuk melaporkan sesuatu yang teramat penting mengenai situasi politik ketika itu. Achmad Yani mendengar serius kalimat laporan Brigadir Jendral Basuki Rachmat.

Jelas sekali bahwa demontrasi-demontrasi yang dilakukan oleh Gerwani dan PKI membahayakan. Gerwani dan PKI melakukan perusakan terhadap rumah Gubernur Wiyono di Surabaya berbahaya. Dilihat secara keseluruhan maka peristiwa-peristiwa yang terjadi di Jawa Timur dan berbagai aksi sepihak BTI/PKI, bisa dipastikan adalah suatu gerakan yang sistimatis. Gerakan sistimatis yang sedang berjalan.”

Untuk memperkuat isi laporannya, Brigjen Basuki Rachmat membawa saksi utama dari peristiwa perusakan pada tanggal 27 September 1965. Ketika sedang terjadi pembicaraan serius telpon berdering yang berasal dari Brigjen Sugandhi yang melaporkan mengenai gerakan gerakan sepihak PKI kepada Presiden Soekarno. Namun Presiden Soekarno kelihatannya marah mendengar laporan tersebut. Setelah menaruh kembali gagang telponnya Achmad Yani mengatakan kepada tamunya, ”Memang keadaannya makin meruncing. Kita menghadap bersama-sama. Besok. secepatnya ini perlu dilaporkan.“ Setelah tamunya pamit pulang dan sekarang giliran Achmad Yani berpikir keras untuk rencananya esok bertemu dengan Presiden Soekarno untuk melaporkan apa yang telah didengarnya.
Suasana politik ketika itu sebenarnya sedang memanas, PKI terus melakukan tekanan-tekanan terhadap lawan-lawan politiknya. Bahkan menjelang akhir September 1965, PKI melancarkan agitasi politik mengecam TNI-AD terus berjalan dan semakin meningkat. Jendral-jendral TNI-AD dituduh sebagai pencoleng ekonomi, kapitalis birokrat, koruptor, reaksioner dan agen Nekolim. Situasi yang sedemikian eksploitatif itu menyebabkan pada tanggal 30 September l965, Direktorat Polisi Militer memerintahkan pada Letnan Kolonel Norman Sasono, Komandan Pomad Para untuk memperketat pengawalan atas Menpangad Jendral Achmad Yani. Kemudian Norman mengirim satu peleton pasukan yang dipimpin oleh Kapten IG Suparman ke rumah Jendral Achmad Yani. Letnan Kolonel Norman Sasono sempat menginspeksinya para pengawal yang bertugas.

Di pagi hari yang gelap rumah Jendral Achmad Yani yang dijaga oleh satu regu pasukan dimasuki oleh komplotan penculik setelah melucuti senjata para penjaga dengan sergapan secara mendadak. Ketika sejumlah oknum Tjakrabirawa memasuki rumah Jendral Yani sedang tidur sendirian. Tetapi salah satu putranya yang kecil – Eddy telah bangun dan sedang mencari ibunya yang malam itu sedang ber da di kediaman resmi Jendral Yani untuk melakukan tirakatan, karena keesokan harinya, tanggal 1 Oktober 1965 adalah hari ulang tahunnya. Kemudian komplotan itu, Raswad meminta bantuan anak kecil itu untuk membangunkan ayahnya dan kemudian putra bungsu yang polos itu menuju ke ruang tengah untuk menemui tamunya yang tidak diketahui siapa sebenarnya dengan menggunakan piyama baru. Ketika komplotan yang berseragam Tjakrabirawa itu berhadapan dengan Jendral Yani, setelah menghormat secara militer komplotan menyatakan tidak perlu mandi terlebih dahulu dan bahkan berpakaian pun. Ucapan itu terasa sangat kasar ditelinga Jendral Yani dan Yani menjadi marah langsung merampas senjata Praka Dokrin, melempar serta menempeleng bintara tersebut. Ketika Jendral Yani membalik badan serta melangkah ke kamar k
Di depan anak-anaknya yang sedang menunggu makan siang pada tanggal 30 September 1965. Menteri Panglima Angkatan Darat Letnan Jendral Achmad Yani mengatakan bahwa anak-anak pada tanggal 5 Oktober 1965 tidak usah sekolah dan membolos saja semuanya.”Kabeh melu Bapak nang Istana, ndelok arak-arakan. Ono Nyanyi, Pokoke ora usah sekolah mbolos kabeh“. Mendengar ajakan ayahnda tercinta, tentu saja disambut dengan gembira oleh anak-anaknya yang berjumlah delapan orang itu. Malam harinya, sehabis main golf Achmad Yani masih bergembira ria dengan anak-anaknya dengan berebut menikmati pisang goreng, sebelum menerima kedatangan Brigjen Basuki Rachmat. Rupanya kehadiran Panglima Brawijaya itu untuk melaporkan sesuatu yang teramat penting mengenai situasi politik ketika itu. Achmad Yani mendengar serius kalimat laporan Brigadir Jendral Basuki Rachmat.

Jelas sekali bahwa demontrasi-demontrasi yang dilakukan oleh Gerwani dan PKI membahayakan. Gerwani dan PKI melakukan perusakan terhadap rumah Gubernur Wiyono di Surabaya berbahaya. Dilihat secara keseluruhan maka peristiwa-peristiwa yang terjadi di Jawa Timur dan berbagai aksi sepihak BTI/PKI, bisa dipastikan adalah suatu gerakan yang sistimatis. Gerakan sistimatis yang sedang berjalan.”

Untuk memperkuat isi laporannya, Brigjen Basuki Rachmat membawa saksi utama dari peristiwa perusakan pada tanggal 27 September 1965. Ketika sedang terjadi pembicaraan serius telpon berdering yang berasal dari Brigjen Sugandhi yang melaporkan mengenai gerakan gerakan sepihak PKI kepada Presiden Soekarno. Namun Presiden Soekarno kelihatannya marah mendengar laporan tersebut. Setelah menaruh kembali gagang telponnya Achmad Yani mengatakan kepada tamunya, ”Memang keadaannya makin meruncing. Kita menghadap bersama-sama. Besok. secepatnya ini perlu dilaporkan.“ Setelah tamunya pamit pulang dan sekarang giliran Achmad Yani berpikir keras untuk rencananya esok bertemu dengan Presiden Soekarno untuk melaporkan apa yang telah didengarnya.
Suasana politik ketika itu sebenarnya sedang memanas, PKI terus melakukan tekanan-tekanan terhadap lawan-lawan politiknya. Bahkan menjelang akhir September 1965, PKI melancarkan agitasi politik mengecam TNI-AD terus berjalan dan semakin meningkat. Jendral-jendral TNI-AD dituduh sebagai pencoleng ekonomi, kapitalis birokrat, koruptor, reaksioner dan agen Nekolim. Situasi yang sedemikian eksploitatif itu menyebabkan pada tanggal 30 September l965, Direktorat Polisi Militer memerintahkan pada Letnan Kolonel Norman Sasono, Komandan Pomad Para untuk memperketat pengawalan atas Menpangad Jendral Achmad Yani. Kemudian Norman mengirim satu peleton pasukan yang dipimpin oleh Kapten IG Suparman ke rumah Jendral Achmad Yani. Letnan Kolonel Norman Sasono sempat menginspeksinya para pengawal yang bertugas.

Di pagi hari yang gelap rumah Jendral Achmad Yani yang dijaga oleh satu regu pasukan dimasuki oleh komplotan penculik setelah melucuti senjata para penjaga dengan sergapan secara mendadak. Ketika sejumlah oknum Tjakrabirawa memasuki rumah Jendral Yani sedang tidur sendirian. Tetapi salah satu putranya yang kecil – Eddy telah bangun dan sedang mencari ibunya yang malam itu sedang ber da di kediaman resmi Jendral Yani untuk melakukan tirakatan, karena keesokan harinya, tanggal 1 Oktober 1965 adalah hari ulang tahunnya. Kemudian komplotan itu, Raswad meminta bantuan anak kecil itu untuk membangunkan ayahnya dan kemudian putra bungsu yang polos itu menuju ke ruang tengah untuk menemui tamunya yang tidak diketahui siapa sebenarnya dengan menggunakan piyama baru. Ketika komplotan yang berseragam Tjakrabirawa itu berhadapan dengan Jendral Yani, setelah menghormat secara militer komplotan menyatakan tidak perlu mandi terlebih dahulu dan bahkan berpakaian pun. Ucapan itu terasa sangat kasar ditelinga Jendral Yani dan Yani menjadi marah langsung merampas senjata Praka Dokrin, melempar serta menempeleng bintara tersebut. Ketika Jendral Yani membalik badan serta melangkah ke kamar k

More info:

Published by: Peter Kasenda on Oct 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

03/02/2014

 
Te|er Kjvemlj
Jfhnjl _jmo Trjguro| Vjt|j Njr`jov 
\ugujm ko|j nemlorokjm me`jrj ojajhkebjhj`ojjm yjm` vebevjr.bevjrmyj ljro veauruh rjkyj|!bukjm kebjhj`ojjm ljro vj|u `iaim`jm
(Taj|i/
Lo letjm jmjk.jmjkmyj yjm` veljm` nemum``u njkjm vojm` tjlj |jm``ja 64Vet|enber :?35- Nem|ero Tjm`aonj Jm`kj|jm Ljrj| Ae|mjm Gemlrja Jfhnjl _jmonem`j|jkjm bjhpj jmjk.jmjk tjlj |jm``ja 5 Ik|iber :?35 |oljk uvjh vekiajh ljmnenbiaiv vjgj venujmyj-„Kjbeh neau Bjtjk mjm` Ov|jmj! mleaik jrjk.jrjkjm- Imi Myjmyo! Tikike irj uvjh vekiajh nbiaiv kjbeh‑- Nemlem`jr jgjkjm jyjhmlj |erfom|j!|em|u vjgj lovjnbu| lem`jm `enborj iaeh jmjk.jmjkmyj yjm` bergunajh leajtjm irjm`o|u-
:
 Njajn hjromyj! vehjbov njom `iac Jfhnjl _jmo njvoh ber`enborj roj lem`jm jmjk.jmjkmyj lem`jm berebu| nemoknj|o tovjm` `irem`! vebeaun nemeronj kelj|jm`jmBro`gem Bjvuko Rjfhnj|- Rutjmyj kehjlorjm Tjm`aonj Brjpogjyj o|u um|uk neajtirkjmvevuj|u yjm` |erjnj| tem|om` nem`emjo vo|ujvo tiao|ok ke|okj o|u- Jfhnjl _jmonemlem`jr verouv kjaonj| ajtirjm Bro`jlor Gemlrja Bjvuko Rjfhnj|-
Geajv vekjao bjhpj lenim|rjvo.lenim|rjvo yjm` loajkukjm iaeh @erpjmo ljm TKO nenbjhjyjkjm-@erpjmo ljm TKO neajkukjm teruvjkjm |erhjljt runjh @ubermur Poyimi lo Vurjbjyj berbjhjyj-Loaohj| vefjrj keveauruhjm njkj terov|opj.terov|opj yjm` |ergjlo lo Gjpj \onur ljm berbj`jo jkvovetohjk B\O)TKO! bovj lotjv|okjm jljajh vuj|u `erjkjm yjm` vov|onj|ov- @erjkjm vov|onj|ov yjm`veljm` bergjajm-„
Um|uk nenterkuj| ovo ajtirjmmyj! Bro`gem Bjvuko Rjfhnj| nenbjpj vjkvou|jnj ljro terov|opj teruvjkjm tjlj |jm``ja 20 Vet|enber :?35- Ke|okj veljm` |ergjlo tenbofjrjjm verouv |eatim berlerom` yjm` berjvja ljro Bro`gem Vu`jmlho yjm`neajtirkjm nem`emjo `erjkjm `erjkjm vetohjk TKO ketjlj Trevolem Viekjrmi- MjnumTrevolem Viekjrmi keaohj|jmmyj njrjh nemlem`jr ajtirjm |ervebu|- Ve|eajh nemjruhkenbjao `j`jm` |eatimmyj Jfhnjl _jmo nem`j|jkjm ketjlj |jnumyj! „Nenjm`kejljjmmyj njkom nerumfom`- Ko|j nem`hjljt bervjnj.vjnj- Bevik- vefetj|myj omo terau loajtirkjm-‑ Ve|eajh |jnumyj tjno| tuajm` ljm vekjrjm` `oaorjm Jfhnjl _jmo bertokor kerjv um|uk remfjmjmyj evik ber|enu lem`jm Trevolem Viekjrmi um|uneajtirkjm jtj yjm` |eajh lolem`jrmyj-
2
 Vujvjmj tiao|ok ke|okj o|u vebemjrmyj veljm` nenjmjv! TKO |eruv neajkukjm|ekjmjm.|ekjmjm |erhjljt ajpjm.ajpjm tiao|okmyj- Bjhkjm nemgeajm` jkhor Vet|enber :?35! TKO neajmfjrkjm j`o|jvo tiao|ok nem`efjn \MO.JL |eruv bergjajm ljm venjkomnemom`kj|- Gemlrja.gemlrja \MO.JL lo|uluh vebj`jo temfiaem` ekimino! kjto|jaov
:
Jneaoj _jmo!
 Tricoa Veirjm` Trjguro| \MO!
Gjkjr|j7 Vomjr Hjrjtjm! :?88! hja- :6-
2
Jrvpemli J|nipoai|i!
 Tem`hojmj|jm @64V)TKO!
Gjkjr|j7 Vomjr Hjrjtjm! :?88! hja- 86“?6
-
Peb7 ppp-te|erkjvemlj-pirltrevv-finEnjoa7 nr-kjvemljD`njoa-fin:
 
Te|er Kjvemlj
 borikrj|! kirut|ir! rejkvoimer ljm j`em Mekiaon- Vo|ujvo yjm` velenokojm ekvtaio|j|oc o|unemyebjbkjm tjlj |jm``ja 64 Vet|enber a?35! Lorek|irj| Tiaovo Noao|er nenerom|jhkjm tjlj Ae|mjm Kiaimea Mirnjm Vjvimi! Kinjmljm Tinjl Tjrj um|uk nenterke|j| tem`jpjajm j|jv Nemtjm`jl Gemlrja Jfhnjl _jmo- Kenulojm Mirnjm nem`oron vj|u teae|im tjvukjm yjm` lotontom iaeh Kjt|em O@ Vutjrnjm ke runjh Gemlrja Jfhnjl_jmo- Ae|mjm Kiaimea Mirnjm Vjvimi ventj| nem`omvtekvomyj tjrj tem`jpja yjm` ber|u`jv-
6
Lo tj`o hjro yjm` `eajt runjh Gemlrja Jfhnjl _jmo yjm` logj`j iaeh vj|u re`u tjvukjm lonjvuko iaeh kintai|jm temfuaok ve|eajh neaufu|o vemgj|j tjrj temgj`j lem`jmver`jtjm vefjrj nemljljk- Ke|okj vegunajh ikmun \gjkrjborjpj nenjvuko runjhGemlrja _jmo veljm` |olur vemlorojm- \e|jto vjajh vj|u tu|rjmyj yjm` kefoa ‖ Elly |eajh bjm`um ljm veljm` nemfjro obumyj yjm` njajn o|u veljm` berlj lo kelojnjm revnoGemlrja _jmo um|uk neajkukjm |orjkj|jm! kjremj keevikjm hjromyj! |jm``ja : Ik|iber :?35 jljajh hjro uajm` |jhummyj- Kenulojm kintai|jm o|u! Rjvpjl nenom|j bjm|ujmjmjk kefoa o|u um|uk nenbjm`umkjm jyjhmyj ljm kenulojm tu|rj bum`vu yjm` tiaiv o|unemugu ke rujm` |em`jh um|uk nemenuo |jnumyj yjm` |oljk loke|jhuo vojtj vebemjrmyjlem`jm nem``umjkjm toyjnj bjru- Ke|okj kintai|jm yjm` berverj`jn \gjkrjborjpj o|u berhjljtjm lem`jm Gemlrja _jmo! ve|eajh nem`hirnj| vefjrj noao|er kintai|jmnemyj|jkjm |oljk terau njmlo |eraeboh ljhuau ljm bjhkjm bertjkjojm tum- Ufjtjm o|u|erjvj vjm`j| kjvjr lo|eaom`j Gemlrja _jmo ljm _jmo nemgjlo njrjh ajm`vum` nerjntjvvemgj|j Trjkj Likrom! neaentjr ver|j nementeaem` bom|jrj |ervebu|- Ke|okj Gemlrja _jmonenbjaok bjljm ver|j neajm`kjh ke kjnjr keaujr`j neajauo tom|u kjfj- Tjlj vjj| o|uajhvernjm Vj|u Rjvpjl nenerom|jhkjm @ogjlo um|uk nemenbjk- Vervjm Luj @ogjlonem`jrjhkjm ljm nemjrok tofu vemjtjm i|inj|ov \hinvimmyj- \uguh teauru! ve|eajhnemenbuv tom|u kjfj nenberimlim` |ubuh Gemlrja _jmo vehom``j loj |ervum`kur gj|uh-\ubuh Gemlrja _jmo yjm` |eajh rebjh lo ajm|jo o|u kenulojm lovere| ke aujr runjh um|uk lomjokkjm ke ljajn vjajh vj|u |ruk- Kintai|jm o|u kenulojm nem`hoajm` ljajnke`eajtjm njajn hjro-
<
 Nemtjm`jl Ae|mjm Gemlrja Jfhnjl _jmo yjm` |eajh nemgjlo kirbjm ljro vo|ujvoyjm` vjm`j| ekvtaio|j|oc ke|okj o|u- Ke`eajtjm tj`o hjro o|u bukjm vjgj nemyjkvokjm tenbumuhjm vefjrj bojljb j|jv Ae|mjm Gemlrja Jfhnjl _jmo! |e|jto gu`j tjlj Njyir Gemlrja Hjryimi N\! Njyir Gemlrja V- Tjrnjm! Njyir Gemlrja R- Vietrjt|i! Bro`jlor Gemlrja Vie|igi! Bro`jlor Gemlrja LO Tjmlgjo|jm ver|j Ae|mjm Toere \emlejm- Gjgjrjm \MO.JL |eajh kehoajm`jm tu|rj.tu|rj |erbjokmyj ljajn vuj|u tj`o bu|j yjm` gjhjmjn-Kegjlojm berljrjh ver|j |rj`ov o|u lonjkauno |eajh loljajm`o iaeh TKO ljm j|jv kenj|ojm tjrj tenontom.tenontommyj \MO.JL nem`hjmfurkjm nuvuh bebuyu|jm nerekj-\uaovjm lobjpjh omo nemfibj nem`utjv tivovo Nemtjm`jl Ae|mjm GemlrjaJfhnjl _jmo ljajn ter|okjojm jm|jrj \MO.JL neajpjm TKO yjm` kenulojmnemyebjbkjm vujvjmj ekvtaio|j|oc ke|okj o|u yjm` jkhormyj neae|uv Terov|opj Terov|opj@erjkjm 64 Vet|enber :?35! lo njmj Ae|mjm Gemlrja _jmo lem`jm tenbjm|u.tenbjm|u|erlekj|myj nemgjlo kirbjmmyj-
6
 
Nerlekj
! : Ik|iber :?8?
<
Jrvpemli J|nipoai|i!
it-fo|-
Peb7 ppp-te|erkjvemlj-pirltrevv-finEnjoa7 nr-kjvemljD`njoa-fin2
 
Te|er Kjvemlj
Nemugu wjnjm bjru
N- Pim`viregi ljm Nur|omo jljajh vujno ov|ro yjm` bekergj tjlj keaujr`jNemeer Biv N- Pim`viregi bekergj vebj`jo vitor veljm`kjm Nur|omo vebj`jo tenbjm|urunjh |jm``j- Lo vjmj Nur|omo yjm` veljm` nem`jmlum`! vemjm` neaohj| vivik vjajhvj|u vitor ljro irjm`.irjm` Beajmlj yjm` verom` berkumgum` ke runjh njgokjmmyj- Lojjljajh veirjm` Omli yjm` berbjljm |om``o! berkuao| tu|oh ljm holum`myj njmfum`-Vehjro.hjromyj lotjm``oa lem`jm mjnj Gjm- Nur|omo nem`om`omkjm kjaju oj neajhorkjmjmjk ajko.ajko jkjm lobero mjnj Gjmo ljm nentumyjo terjpjkjm veter|o Gjm- Rutjmyjhjrjtjm |ervebu| |erkjbua lem`jm keajhorjm jmjk ter|jnj keaujr`j N Pim`viregi tjlj|jm``ja :? Gumo :?22 lo terunjhjm tjbrok `uaj! Gemjr ‖ Turpiregi- Bjyo ajko.ajko o|ulobero mjnj Gjmo ljm kenulojm lokemja lem`jm Jhnjl _jmo- Kenulojm keaujr`j |ervebu|lo lokjrumojo luj jmjk terentujm yjm` lobero mjnj Jvno ljm Jvomjh-Berljvjrkjm jmgurjm njgokjmmyj! keaujr`j N- Pim`vime`iri tomljh ke Bj|jsoj tjlj |jhum :?20 ljm lo vjmj bekergj tjlj keaujr`j Gemlrja Hjav|eom- Lo vjmjajh berkj| bjm|ujm njgokjm irjm` |ujmyj! _jmo nenteriaeh keventj|jm um|uk nem`efjt temlolokjm jpja lo vekiajh Cribea (\jnjm Kjmjk.kjmjk/- Kebe|uajm Gemlrja Hjav|eomnemyukjo _jmo yjm` lojm``jt vebj`jo jmjk tjmljo ljm berbulo hjauv- Kjremj o|u tuaj_jmo verom` loterkemjakjm ketjlj |jnu.|jnumyj! ke|okj keaujr`j Hjav|eom kenbjao ke Me`ero Beajmlj- Keaujr`j N- Pim`viregi tomljh ke Fojpo Bi`ir! bekergj tjljkeaujr`j Beajmlj yjm` ajom yjm` njvoh bervjuljrj lem`jm keaujr`j Hja|v|eom-Lo ki|j hugjm o|u! keberum|um`jm berajku tjlj _jmo kefoa- J|jv bjm|ujm njgokjmirjm`|ujmyj! _jmo berhjvoa nenjvuko Hiaajmlv Omlajmvfhe Vfhiia tjlj |jhum :?2?-Ve|eajh berhjvoa nemyeaevjokjm HOV.myj! _jmo yjm` rjgom venbjyjm` aonj pjk|u ljm beajgjr nem`jgo tjlj `uru m`jgo Ovrj o|u neajmgu|kjm ke Nejr Uo|`ebreol Aj`eImlerpogv- Lo NUAI o|uajh _jmo renjgj yjm` nemyemjm`o iajhrj`j remjm` ljmvenuj fjbjm` j|ae|ok nuajo keaohj|jm gopj ketenontomjmmyj- _jmo yjm` lokemja vebj`jojmjk temlojn jljajh irjm` yjm` verouv ljajn nem`oku|o teajgjrjm vehom``j oj |ernjvuk jmjk tjmljo ljm nementj|o |o`j |erbjok tjlj ve|ojt kemjokjm keajv- Ke|okj oj lo NUAI!|enjmmyj jljajh Ae|gem Turmjporjpjm Obrjhon Jlgoe ljm Ae|gem Turmjporjpjm Jfhnjl\or|i Vulori-Ve|eajh nemyeaevjokjm NUAI! _jmo bervjnj lem`jm keaonj |enjmmyj bernomj|neajmgu|kjm temlolokjm ke Bj|jsoj- Vfhiia |i| Itaeolom` siir Omlajnvfhe Jrv|em(vekiajh yjm` nemlolok lik|er trobuno/ yjm` |erae|jk lo Kpo|jm` nemgjlo toaohjmu|jnjmyj- Keom`omjm njvuk vekiajh |ervebu| lobj|jakjm ke|okj neaohj| temjntoajm`elum`myj yjm` lojm``jt kurjm` bjok ljm verjn- Toaohjm keluj kenulojm gj|uh tjljFhrov|eaogke Ja`eneme Nolleabjre Vfhiia yjm` |erae|jk lo Irjmye Biuaesjrl (vekjrjm`VNJ TVKL O/- Ve|eajh nemyjkvokjm vivik `elum` ne`jh |ervebu| keemjn renjgj|ervebu| kenulojm nemljc|jrkjm loro vebj`jo vovpj vekiajh |ervebu|-
5
 
5
Jneaoj _jmo! it-fo|Peb7 ppp-te|erkjvemlj-pirltrevv-finEnjoa7 nr-kjvemljD`njoa-fin6

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Britto Adit liked this
Alfond Simarmata liked this
Joko Sulistiyono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->