Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
43Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Talcott Parsons

Teori Talcott Parsons

Ratings: (0)|Views: 2,878 |Likes:

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: addienn-kurniaa-putrii-3426 on Oct 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

 
Page | 1
SOSIOLOGI - FISIP UNIVERSITAS SEBELAS MARET 
 
seri publikasi mata kuliah Teori Sosiologi Modernanalisa konsep : Talcott Parsonsnama/kelompok : Addin Kurnia Putri nim : D0309003 pengampu : Akhmad Ramdhon
 
Page | 2
BIBIOGRAFI TALCOTT PARSONS (1902 ± 1979)
 Major work:
The structure of social action (1937).
 Keywords
:
Functionalism, functionalist sociology, systems analysis, voluntarism, socialstratification.
 Key figures:
Weber, Durkheim, Pareto, Marshall, Jeffery Alexander.
 Political aspect:
Influenced sociology in U.S. in 1950s and 1960s.
 Associations:
Harvard University.Talcott Parsons lahir tahun 1902 di Colorado Springs, Colorado. Dia lahir dalamsebuah keluarga yang memiliki latar belakang yang saleh dan intelek, ayahnya adalahseorang pendeta gereja Kongregasional dan profesor pada sekolah teologi, karena itu latar  belakang kehidupan Parsons banyak dipengaruhi lingkungan religius protestanisme asketik.Karier keilmuwan Parsons pertama kali tidak berhubungan langsung dengan sosiologi. Padatahun 1920 ia masuk ke Amherst Colege, dengan cita-cita ingin menjadi ahli kedokteran atau biologi. Tetapi, kemudian ia masuk ke sekolah kelembagaan, yakni kajian ekonomi politik,studi atas konsekuensi-konsekuensi sosial dari proses-proses ekonomi.Setelah lulus dari Amherst, Parsons melanjutkan kuliah pascasarjana di LondonSchool of Economics. Di sinilah Parsons banyak belajar tentang antropologi dari Malinowskidan A. R. Radclife-Brown yang akhirnya menimbulkan beragam keingintahuan Parsons atas pendekatan-pendekatan fungsionalisme. Bisa dikatakan nantinya bahwa analisisfungsionalyang dikembangkan Parsons didorong keinginan untuk menggabungkan dua minatutamanya, yakni sosiologi dan biologi. Dari dua ilmu tersebut, Parsons inginmengembangkan model teoritis tunggal. Terbukti gagasan-gagasan tentang fungsionalismeini yang selalu diulang-ulang hampir dalam banyak tulisannya.
1
 Di tahun berikutnya, dia pindah ke Heidelberg, Jerman. Max Weber menghabiskansebagian kariernya di Heidelberg, dan meski dia wafat lima tahun sebelum kedatanganParsons, Weber tetap meninggalkan pengaruh mendalam di kampus itu dan jandanyameneruskan pertemuan-pertemuan di rumahnya yang juga diikuti Parsons. Parsons sangatdipengaruhi oleh karya Weber dan sebagian disertasi doktoralnya di Heidelberg membahaskarya Weber.
1
Racmad K. Dwi, 20 Tokoh Teori Sosiologi Modern, hlm. 107-108
 
Page | 3Parsons menjadi pengajar di Hardvard pada tahun 1927 dan meskipun ia berpindah jurusan beberapa kali, Parsons tetap berada di Hardvard sampai dengan ia wafat tahun 1979.Dua tahun sebelumnya, ia memublikasikan buku
The Structure of social Action,
satu bukuyang tidak hanya memperkenalkan teoretisi-teoretisi sosial utama semisal Weber kepadasosiolog lain, namun juga menjadi dasar pengembangan teori Parsons sendiri.
2
 Setelah itu, karier akademik Parsons melaju pesat. Ia menjadi ketua jurusan sosiologidi Harvard pada tahun 1944 dan dua tahun kemudian menduduki jabatan sebagai ketua jurusan Hubungan Sosial yang baru saja didirikan, yang tidak hanya memasukkan sosiolognamun juga berbagai ilmuwan sosial lainnya. Pada tahun 1949 ia dipilih sebagai presidenAsosiasi Sosiologi Amerika. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, dengan terbitnya buku seperti
The Social System
(1951). Parsons menjadi tokoh dominan di sosiologi Amerika. Namun, pada akhir tahun 1960-an, Parsons diserang sayap radikal sosiologiAmerika. Parsons dipandang berhaluan politik konservatif dan teorinya dipandangsangat konservatif dan hanya sekedar skema kategorisasi panjang lebar. Namun, padatahun 1980-an, muncul minat baru pada teori Parsonsian bukan hanya di AmerikaSerikat, namun juga di seluruh dunia. Holton dan Turner mungkin adalah teoritisasiyang melangkah paling jauh, dengan berargumen bahwa ³karya-karyaParsons...mempresentasikan kontribusi yang jauh lebih besar bagi teori sosiologiketimbang Marx, Weber, Durkheim, atau para pengikut sezamannya. Terlebih lagigagasan Parsons tidak hanya memengaruhi para pemikir konservatif namun jugateoritisasi neo-Marxian, khususnya Jurgen Habermas.
3
 
FUNGSIONALISME STRUKTURAL
Robert Nisbet pernah berpendapat bahwa fungsionalisme struktural ³tak diragukanlagi, adalah satu-satunya teori paling signifikan dalam ilmu sosial pada abad ini´. KingsleyDavis (1959) berpendapat bahwa dalam hal maksud dan tujuan, funsionalisme strukturalsinonim dengan sosiologi. Secara tersirat, Alvin Gouldner (1970) berpendapat sama ketika iamenyerang sosiologi Barat melalui analisis kritis teori funsionalisme struktural TalcottParsons.Dalam fungsionalisme struktural, istilah
 struktural 
dan
 fungsionalisme
tidak bolehdigunakan secara bersama-samaan, meskipun pada dasarnya keduanya adalah satu kesatuan.Kita dapat mempelajari struktur-struktur masyarakat tanpa membahas fungsinya (atau
2
Lihat buku Sosiologi: Sejarah dan Berbagai Pemikirannya dengan judul asli La Sociologie Historie et ideeskarya Anthony Giddens, Daniel Bell, Michael Forse, etc. ³Talcott Parsons dan Teori Besarnya: Jean-FrancoisDortier.
3
George Ritzer dan Douglass J. Goodman, Teori Sosiologi, hlm. 254

Activity (43)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
guntherrem248 liked this
Rizka Zarlina liked this
Fitriana Pipit liked this
Lopat Tikam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->