Faktor dari kebun (jenis klon, sistem sadap, kebersihan pohon, dan lain-lain).
Iklim (musim hujan mendorong terjadinya prakoagulasi, musim kemarau keadaanlateks tidak stabil).
Alat-alat yang digunakan dalam pengumpulan dan pengangkutan (yang baik terbuatdari aluminium atau baja tahan karat).
Pengangkutan (goncangan, keadaan tangki, jarak, jangka waktu).
Kualitas air dalam pengolahan.
Bahan-bahan kimia yang digunakan.
Komposisi lateks.Untuk mengetahui susunan bahan-bahan yang terkandung dalam lateks dapat dilihat pada tabel
Kandungan Bahan-Bahan dalam Lateks Segar dan Lateks yang Dikeringkan
BahanLateks Segar (%)Lateks yang Dikeringkan (%)Kandungan karet35,6288,28Resin1,654,10Protein2,035,04Abu0,700,84Zat gula0,340,84Air59,621,00Sumber: Setyamidjaja (1993)Pada saat mulai keluar dari pohon hingga beberapa jam lateks masih berupa cairan,tetapi setelah kira kira 8 jam lateks mulai mengental dan selanjutnya membentuk gumpalankaret atau yang lebih dikenal dengan istilah prakoagulasi. Penyebab terjadinya prakoagulasiantara lain sebagai berikut:
1.Penambahan asam
Penambahan asam organik ataupun anorganik mengakibatkan turunya pHlateks sehingga lateks kebun membeku.
2.Mikroorganisme
Lateks segar merupakan media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme,mikroorganisme banyak terdapat dilingkungan perkebunan karet, mikroorganisme inimenghasilkan asam asam yang menurunkan pH, serta menimbulkan bau karena