Perbedaan-perbedaan ini membuat jarak pengereman setiap mobil menjadi berbeda. Selainitu, ada beberapa faktor lain yang juga berpengaruh pada pengereman. Yaitu bobot kendaraantermasuk beban yang diangkut, kecepatan kendaraan, bentuk dan profil ban, kondisi jalan,serta teknik pengereman. Nah, kami tertarik untuk membuktikan perbedaan jarak pengereman aktual pada kondisikering dan basah dengan kecepatan 50 km/jam dan 80 km/jam. Untuk menunjukkan perbedaan hasil pengereman ini kami juga menggunakan dua mobil yang berbeda.Unit pertama adalah Toyota Vios G dengan rem ber-ABS dan bobot kosong 1.050 kg.Sementara satu lagi adalah Toyota Yaris J untuk mobil tanpa ABS yang memiliki bobotkosong 1.040 kg. Agar hasil pengukuran ini akurat, kami menggunakan alat ukur VericomVC3000 dan pengetesan kami lakukan di Bridgestone Proving Ground di Karawang, JawaBarat.
REM
B
ER-A
BS
PERANTI ABS (Anti-lock Braking System) berguna untuk meminimalkan kemungkinanroda mengunci ketika melakukan pengereman keras. Dengan begitu mobil masih bisadiarahkan untuk manuver menghindar.Sistem rem ABS ini terintegrasi dengan komputer. Ketika pengemudi menginjak penuh pedalrem, sensor kecepatan ABS di setiap roda akan membaca apakah ban mengunci atau tidak.Karena berfungsi untuk mencegah roda tidak terkunci, komputer akan mengatur tekananhidraulis yang diterima oleh piston di kaliper rem. Itu sebabnya Anda akan merasakantendangan balik pada pedal rem saat pengereman mendadak (panic brake) pada mobil ber-ABS.Dari kecepatan 50 km/jam di jalan kering, jarak pengereman hingga berhenti total yangdibutuhkan Vios adalah 9,6 meter dengan waktu 1,36 detik. Sementara jarak pengereman darikecepatan 80 km/jam memerlukan 26,7 meter dalam 2,18 detik.Pada pengerema di jalan basah, Vios membutuhkan jarak 10,5 meter dengan 1,73 detik untuk berhenti total dari kecepatan 50 km/jam. Ini berarti lebih jauh 0,9 meter dari kondisi kering.Dengan kecepatan lebih tinggi yaitu 80 km/jam, Small Sedan ini membutuhkan jarak 28,48meter dan waktu 2,44 detik, atau berselisih 1,78 meter dari kondisi kering. Hasil lainnya,sistem ABS membuat mobil tidak terindikasi membuang atau melintir baik di lintasan basahmaupun kering.
REM
NON
-A
BS
PENGEREMAN mendadak pada mobil yang tidak menggunakan ABS lebih membutuhkan pengendalian dari pengemudi ketimbang rem ber-ABS. Dengan cara pengereman yang sama, baik pada kondisi kering maupun basah, kami mengerem kuat sambil menjaga agar roda tidak mengunci. Metode pengereman ini disebut threshold.Hasil tes kami di lintasan kering menunjukkan jarak pengereman terbaik Yaris yang kamidapatkan dari kecepatan 50 km/jam adalah 13,4 meter dengan waktu 1,49 detik. Sedangkanuntuk berhenti dari kecepatan 80 km/jam, jarak yang dibutuhkan adalah 28,9 m dalam 2,33detik.