Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
66Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Solusi Hubungan Diplomasi Indonesia-Malaysia

Solusi Hubungan Diplomasi Indonesia-Malaysia

Ratings:

4.75

(8)
|Views: 11,320 |Likes:
Published by Yulianti
Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara serumpun. Keduanya sama-sama negara rumpun melayu, sama-sama di Asia Tenggara, sama-sama memiliki penduduk yang dominannya muslim, dll. Tapi mengapa ada saja permasalahan di antara keduanya yang memperkeruh hubungan ukhuwah di antara keduanya. Contohnya masalah TKI, pertikaian mengenai pulau, ilegal loging sampai masalah hak cipta.
Barangkali, komunikasi khususnya komunikasi antar budaya bisa menjadi salah satu solusinya.
Meskipun satu rumpun, bukan berarti tidak akan ada masalah. BUkankah piring itu selalu akan bersinggungan dengan sendok dan garpu yang merupakan bangsa "serumpunnya". Bukankah ?
Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara serumpun. Keduanya sama-sama negara rumpun melayu, sama-sama di Asia Tenggara, sama-sama memiliki penduduk yang dominannya muslim, dll. Tapi mengapa ada saja permasalahan di antara keduanya yang memperkeruh hubungan ukhuwah di antara keduanya. Contohnya masalah TKI, pertikaian mengenai pulau, ilegal loging sampai masalah hak cipta.
Barangkali, komunikasi khususnya komunikasi antar budaya bisa menjadi salah satu solusinya.
Meskipun satu rumpun, bukan berarti tidak akan ada masalah. BUkankah piring itu selalu akan bersinggungan dengan sendok dan garpu yang merupakan bangsa "serumpunnya". Bukankah ?

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Yulianti on Jul 24, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
Solusi Hubungan Diplomasi Indonesia-MalaysiaDari Kacamata Komunikasi AntarbudayaOleh : YuliantiI. PENDAHULUANPresiden Amerika Serikat John Kennedy dan Presiden Meksiko Adolfo Lopez Meteosbertemu di Meksiko pada tahun 1962. ketika mengendarai mobil, Kennedymemperhatikan jam tangan Presiden Meksiko. Kennedy pun memuji Lopez, ”Betapaindahnya jam tangan Anda.” Lopez segera memberikan arlojinya kepada PresidenAmerika Serikat seraya berkata, ”Jam tangan ini milik Anda sekarang.” Kennedymerasa malu karena pemberian itu. Ia berusaha menolaknya, namun Presiden Meksikomenjelaskan bahwa di negaranya ketika seseorang menyukai sesuatu, sesuatu ituharus diberikan kepadanya-kepemilikan adalah masalah perasaan dan kebutuhanmanusia, bukan milik pribadi.” Kennedy terkesan oleh penjelasan itu dan menerimaarloji itu dengan rendah hati. Tak lama kemudian, Presiden Lopez berpaling kepadaPresiden Amerika dan berkata, ”Aduh, betapa cantiknya istri Anda,” yang dijawaboleh Kennedy,”Silakan ambil kembali jam tangan Anda.”Suatu perang terjadi antara sebuah kerajaan Melayu di Indonesia dan sebuahangkatan perang penjajah karena perkara ”sepele”. Ketika berkunjung ke kerajaanitu, komandan bule mencium tangan sang permaisuri sebagai tanda penghormatan. Rajamarah, menganggap pemimpin kolonial itu kurang ajar. (Condon dan Yousef dalamMulyana, 2001)“We cannot not communicate ...”, kita tidak bisa tidak berkomunikasi. Mengapakomunikasi penting? Komunikasi sebenarnya bukan hanya ilmu pengetahuan, tapi jugaseni bergaul. Agar dapat berkomunikasi efektif, tidak hanya dituntut pemahamanakan prosesnya, tapi juga dituntut untuk mampu menerapkan pengetahuan secarakreatif. Komunikasi yang efektif adalah komunikasi dalam mana makna yangdistimulasikan serupa atau sama dengan yang dimaksudkan komunikator-pendeknya,komunikasi efektif adalah makna bersama. (Verderber dalam Tubbs,2001:viii).Kurangnya komunikasi dapat menimbulkan agresivitas. Hal ini telah banyakdibuktikan dalam penelitian. Vance Packard dalam bukunya A Nation of Strangersmenyebutkan bahwa dalam suatu penelitian diketahui bahwa percobaan pembunuhan ataspresiden atau kandidat presiden Amerika Serikat ternyata dilakukan oleh orang-orang yang merasa kesepian atau terasing. (Mulyana dalam Tubb, 2001:xi)Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi untuk dapat mewarnai sertamengendalikan lingkungan sekitar. Mengenai hal ini, Judy C. Pearson dan PaulE.Nelson mengemukakan bahwa komunikasi mempunyai dua fungsi umum. Pertama, untukkelangsungan hidup diri sendiri yang meliputi: keselamatan fisik, meningkatkankesadaran pribadi, penampilan pribadi serta pencapaian tujuan/ambisi hidup.Kedua,untuk kelangsungan hidup masyarakat, tepatnya untuk memperbaiki hubungansocial dan mengembangkan keberadaan suatu masyarakat. Proses komunikasi secaraumum menurut Harold Lasswell trjadi dengan melibatkan unsure-unsur diantaranyayaitu Who, Says what, In which channel, To Whom and with what effect. Dari formulaLasswell tersebut bisa dilihat adanya lima unsur utama dalam komunikasi yaitu :1.Who ---- Komunikator.Merupakan orang yang menyampaikan pesan. Disebut juga sebagai pembicara atauoriginator. Sumber adalah pihak yang berinisiatif atau mempunyai kebutuhan untukberkomunikasi. Sumber boleh jadi seorang individu, kelompok, organisasi atauperusahaan. Untuk menyampaikan pesan tersebut, sumber harus mengubah perasaan atauatau pikirannya kedalam seperangkat simbol verbal atau nonverbal yang idealnyadifahami oleh penerima pesan. Dalam hal ini pengalaman masa lalu, nilai dan normayang dianut, budaya, pola pikir dan persepsi sumber akan mempengaruhi sumber dalammenyampaikan pesan.2.Says what --- PesanMerupakan hal-hal apa yang dikomunikasikan oleh sumber kepada penerima. Pesanmerupakan seperangkat simbol pesan verbal dan nonverbal yang yang mewakili
 
perasaan, nilai, gagasan atau maksud sumber tadi.Simbol terpenting dari pesanadalah berupa ungkapan verbal atau kata-kata. Namun pesan juga dapat dirumuskansecara nonverbal melalui gerakan angota ubuh, penampilan, senyuman, tatapan matadan sebagainya.3.In which channel --- Media atau saluran komunikasiMerupakan alat atau wahana yang digunakan sumber untuk menyampaikan pesannyakepada penerima. Saluran boleh jadi merujka kepada bentuk pean yang disampaikankepada penerima, apakah saluran verba atau nonverbal. Saluran juga merujuk kepadacara penyajian apakah langsung (tatap muka) atau lewat media cetak (surat kabar,majalah) atau melalui media elektronik (tv, radio, telepon,dll).4.To whom --- Penerima atau receiverEring juga disebut sebagai sasaran, tujuan, komunikan, pendengar atau khalayak,yakni orang yang menerima pesan dari sumber. Berdasarkan pengalaman masa lalu,rujukan nilai, pengetahuan,persepsi dan budaya serta pola pikir dan perasaannya,penerima pesan ini menerjemahkan atau menafsirkan seperangkat simbol verbal danatau nonveral yang ia terima menjadi gagasan yang dapat ia pahami.5.And whit what effect --- Efek komunikasiYaitu apa yang terjadi pada penerima setelah ia menerima pesan atau gagasan tadi.Ffek bisa berupa pemahaman, penambahan pengetahuan atau perubahan sikap.1.1. Urgensi Komunikasi AntarbudayaDua cerita di atas merupakan contoh komunikasi antarbudaya, yakni komunikasi yangterjadi diantara orang-orang yang berbeda bangsa, ras, bahasa, agama, tingkatpendidikan, status sosial atau bahkan jenis kelamin. Ada dua kesamaan dalam ceritadi atas yaitu bahwa ada kesulitan komunikasi yang dihadapi oleh para pelaku yangdiakibatkan perbedaan kultural masing-masing. Di dunia ini tidak ada satu punbudaya yang sama dan sejenis meskipun ada pada satu area. Perbedaan-perbedaanekspektasi budaya dapat menimbulkan risiko yang fatal berupa disintegrasi danbahkan peperangan seperti pada cerita di atas.Dewasa ini kesalahpahaman-kesalahpahaman seperti itu masih sering terjadi ketikabergaul dengan kelompok budaya yang berbeda. Problem utamanya adalah bahwa kitacenderung menganggap budaya kita sebagai suatu kemestian dan mempergunakannyasebagai standar untuk mengukur budaya lain. Meskipun berbagai kelompok budayasemakin sering berinteraksi, bahkan dengan bahasa yang sama sekalipun, TIDAKBERARTI komunikasi akan berjalan mulus atau bahwa dengan sendirinya akan terciptasaling pengertian di antara keduanya.Hal ini juga yang mungkin menjadi penyebab seringnya terjadi ”gesekan” antara duanegeri serumpun yaitu Indonesia dan Malaysia, baik dalam persoalan perebutan hakkarya cipta seni dan intelektual, masalah kabut asap, masalah tenaga kerja danlain-lain. Masing-masing negara merasa yakin telah mengenal satu sama lain karenamerasa telah ”serumpun” yaitu melayu, sehingga menganggap mudah segala hal.Padahal mekanisme komunikasi budaya tidaklah semudah itu. Tidak pernah ada duabudaya yang sama persis, meskipun dia ada di satu daerah yang sama. TengoklahIndonesia yang terdiri dari beragam suku dan budaya. Meskipun semuanya tinggal disatu daerah, satu rumpun, bahkan mungkin bisa jadi ada pada daerah perbatasanantara dua wilayah. Namun, tidak ada dua budaya atau adat yang sama persis.Kesalahpahaman-kesalahpahaman antarbudaya di atas dapat dikurangi bila kitasedikitnya mengetahui bahasa dan perilaku budaya orang lain, mengetahui prinsip-prinsip komunikasi antarbudaya dan mempraktikannya dalam berkomunikasi denganorang lain.Lebih jauh, Litvin dalam Mulyana (2001:x) menyebutkan beberapa alasan pentingnyamempelajari komunikasi lintasbudaya, yakni :1.Dunia sedang menyusut dan kapasitas untuk memahami keanekaragaman budayasangat diperlukan.
 
2.Semua budaya berfungsi dan penting bagi pengalaman pengalaman anggota-anggota budaya tersebut meskipun nilai-nilai berbeda.3.Nilai-nilai setiap masyarakat se”baik” nilai-nilai masyarakat lainnya.4.Setiap individu dan atau budaya berhak menggunakan nilai-nilainya sendiri.5.Perbedaan-perbedaan individu itu penting, namun ada asumsi-asumsi dan pola-pola budaya mendasar yang berlaku.6.Pemahaman atas nilai-nilai budaya sendiri merupakan prasyarat untukmengidentifikasi dan memahami nilai-nilai budaya lain.7.Dengan mengatasi hambatan-hambatan budaya untuk berhubungan dengan oranglain, kita memperoleh pemahaman dan penghargaan bagi kebutuhan, aspirasi, perasaandan masalah manusia.8.Pemahaman atas orang lain secara lintas budaya dan antar pribadi adalahsuatu usaha yang memerlukan keberanian dan kepekaan. Semakin mengancam pandangandunia orang itu bagi pandangan dunia kita, semakin banyak yang harus kita pelajaridari dia, tapi semakin berbahaya untuk memahaminya.9.Pengalaman-pengalaman antarbudaya dapat menyenangkan dan menumbuhkankepribadian.10.Ketrampilan-ketrampilan komunikasi yang diperoleh memudahkan perpindahanseseorang dari pandangan yang monokultural terhadap interaksi manusia ke pandanganmultikultural.11.Perbedaan-perbedaan budaya menandakan kebutuhan akan penerimaan dalamkomunikasi, namun perbedaan-perbedaan tersebut secara arbiter tidaklah menyusahkanatau memudahkan.12.Situasi-situasi komunikasi antarbudaya tidaklah statik dan bukan pulastereotip. Karena itu, seorang komunikator tidak dapat dilatih untuk mengatasisituasi. Ia harus disiapkan untuk menghadapi suatu situasi eksistensial. Dalamkonteks ini, kepekaam, pengetahuan dan ketrampilannya bisa membuatnya siap untukberperan serta dalam menciptakan lingkungan komunikasi yang efektif dan salingmemuaskan.II. Hubungan Diplomatik Indonesia-Malaysia dari Kacamata Komunikasi AntarbudayaSebagaimana dikatakan di awal bahwa tidak pernah ada budaya yang sama persis,meskipun antara dua orang yang menggunkan bahasa yang sama dan tinggal di rumpunatau wilayah yang sama. Seperti halnya dalam interaksi masyarakat Indonesia danMalaysia. Meskipun keduanya sama-sama satu rumpun yaitu melayu dan tinggal diwilayah yang sama yaitu Asia Tenggara, bukan berarti komunikasi di antara keduanyaakan berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Ketika dua orang atau lebih daribudaya-budaya yang berlainan berkomunikasi, penafsiran keliru atas sandi merupakanpengalaman yang lazim. Komunikasi antar budaya dapat terjadi dalam kontekskomunikasi manapun mulai dari komunikasi antara dua orang, komunikasi massa sampaikomunikasi internasional.2.1. Definisi BudayaBudaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yangmerupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yangberkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebutculture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan.Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadangditerjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.(http://id.wikipedia.org/wiki/Kebudayaan).Komunikasi antarbudaya adalah komunikasi antara orang-orang yang berbeda budaya(baik dalam arti ras, etnik atau perbedaan-perbedaan sosio ekonomi). Komunikasiantarbudaya terjadi bila produsen pesan adalah anggota suatu budaya dan penerimapesannya adalah anggota suatu budaya lainnya. Dalam keadaan demikian, kita segeradihadapkan kepada masalah-masalah yang ada dalam suatu situasi di mana suatu pesandisandi disandi dalam suatu budaya dan harus disandi balik dalam budaya lain.Budaya mempengaruhi orang yang berkomunikasi. Budaya bertanggung jawab atasseluruh perbendaharaan perilaku komunikatif dan makna yang dimiliki setiap orang.

Activity (66)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Faris Syah liked this
Dwitia Iswari liked this
Feby Polymorpa liked this
Rifky Azhari liked this
Rifky Azhari liked this
Prediksi Pastika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->