Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
definisi dan hirarki belajar

definisi dan hirarki belajar

Ratings: (0)|Views: 275 |Likes:
Published by Hesly Lintuuran

More info:

Published by: Hesly Lintuuran on Nov 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2013

pdf

text

original

 
TUGAS MANDIRI
PAPERDEFINISI DAN HIRARKI BELAJAR
 
MATA KULIAH : PSIKOLOGI BELAJAR LANJUT
 
NAMA : HESLY J. LINTUURAN,S.Pd
 
JURUSAN : MANAJEMEN PENDIDIKAN
 
KELAS : B-2 (TOMOHON)
 
Latar Belakang
 Salah satu tugas guru adalah mengajar. Dalam kegiatan mengajar tentu sajatidakbisa dilakukan secara sembarangan, tetapi harus menggunakan teori-teori danprinsip-prinsip belajar tertentu agar bisa bertinda secara tepat. Oleh karenanyaseorang guru perlu mempelajari teori dan prinsip-prinsip belajar sehingga dapatmembimbing aktivitas dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatanbelajar mengajar. Psikologi pendidikan merupakan suatu ilmu yang menelitiserta mempelajari tentang prilaku atau aktivitas-aktivitas, dan prilaku sertaaktivitas-aktivitas itu sebagai manifestasi hidup (Walgito, 2004:10).Dari bahasan diatas terlihat bahwa adanya kaitan yang sangat kuat antarapsikologi pendidikan dengan teori serta tindakan belajar. Karena itu, tidakmengherankan apabila beberapa ahli psikologi pendidikan menyebutkan bahwalapangan utama studi psikologi pendidikan adalah soal belajar. Dengan katalain, psikologi pendidikan memusatkan perhatian pada persoalan-persoalanyang berkenaan dengan proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengantindakan belajar.Karena konsentrasinya pada persoalan belajar, yakni persoalan-persoalan yangsenantiasa melekat pada subjek didik, maka konsumen utama psikologipendidikan ini pada umumnya adalah pada pendidik. Mereka memang dituntutuntuk menguasai bidang ilmu ini agar mereka, dalam menjalankan fungsinya,dapat menciptakan kondisi-kondisi yang memiliki daya dorong yang besar terhadap berlangsungnya tindakan-tindakan belajar secara efektif, sehinggasecara langsung pendidik berfungsi menyampaikan informasi pengetahuansebanyak-banyakya kepada subjek didik dan fungsi subjek didik menyerap danmengingat keseluruhan informasi itu.
 
URAIAN MATERI
 
PENGERTIAN
 
1.
 
Belajar 
 Belajar, perkembangan, pendidikan merupakan suatu peristiwa dan tindakanyang kompleks dan terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dengan adanya belajar maka terjadilah perkembangan jasmani dan mental siswa.Belajar menurut pandangan teori Behavioristik menyatakan bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat dari adanya interaksi antarastimulus dan respon.(Budiningsih,2005:20)Belajar menurut pandangan teori Kognitif menyatakan bahwa belajar tidaksekedar melibatkan hubungan antara stimulus dan respon. Belajar merupakanperubahan persepsi dan pemahaman yang tidak selalu dapat terlihat sebagaitingkah laku yang nampak. (Budiningsih,2005:34)Meninjau hal diatas maka dapat penulis simpulkan bahwa belajar adalahsuatu usaha yang dilakukan dengan sengaja dan merupakan proses yangkompleks yang terjadi pada diri individu dalam mendapatkan informasi danperubahan relatif lama sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan pada diriindividu tersebut sebagai akibat dari adanya interaksi antara stimulis dan respon.
2.
 
Teori
Dalam penggunaan secara umum, teori-teori berarti sejumlah proposi-proposiyang terintegrasi secara sintaktik (artinya, kumpulan proposi ini mengikuti aturan-aturan tertentuyang dapat menghubungkan secara logis proposi yang satudengan proposi yang lain, dan juga pada data yang diamati), dan yangdigunakan untuk memprediksi dan menjelaskan peristiwa-peristiwa yang diamati.Snalbecker (1974) (Wilis Dahar,1988:5)Teori adalah serangkaian bagian atau variabel, definisi, dan dalil yang salingberhubungan yang menghadirkan sebuah pandangan sistematis mengenaifenomena dengan menentukan hubungan antar variabel, dengan menentukanhubungan antar variabel, dengan maksud menjelaskan fenomena alamiah.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
fidelbustami liked this
adiretsu7491 liked this
azis_keajaiban liked this
joko_prasetiyo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->