Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Atom

Atom

Ratings: (0)|Views: 1,058|Likes:
Published by dianpurbahitamputih

More info:

Published by: dianpurbahitamputih on Nov 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

pdf

text

original

 
Penemuan Elektron 
On January - 16 - 2010Pada mulanya banyak sekali percobaan-percobaan yang dilakukan oleh ilmuwan-ilmuwan yangmenggunakan tabung sinar katoda, salah satunya adalah
William crookes
.
William crookes
 adalah ilmuwan yang paling banyak melalukan percobaan menggunakan tabung sinar katoda,tetapi pengertian dan hasil dari percobaan dengan tabung sinar katoda menjadi jelas setelahserangkaian percobaan yang dilakukan oleh
JJ. Thomson
. Nama Lengkap J.J Thomson adalah
Sir Joseph John Thomson
(1856-1940), beliau adalah seorang Fisikawan asal Inggris.Dalam penelitiannya JJ.Thomson mempelajari bahwa tabung katoda pada kondisi vakum parsial(hampir vakum). Tabung sinar katoda terbuat dari kasa, dengan anoda dan katoda di bagianujung2 tabung. Tekanan udara pada tabung dibuat randah dengan mengeluarkan udara dalamtabung menggunakan pompa penghisap udara, kemudian pada anoda dan katoda diberi bedategangan yang tinggi, maka akan tampak sinar katoda dari katoda menuju anoda. Tabung sinar katoda tersebut apabila diberi tegangan yang tinggi akan mengeluarkan
berkas sinar
, olehJJ.Thomson sinar ini disebut sebagai
berkas sinar katoda
. Disebut sebagai berkas sinar katodakarena disebabkan berkas sinar ini berasal dari katoda atau elektroda negative B.Kemudian JJ.Thomson melakukan percobaan dengan medan listrik, dimana berkas sinar katodaini apabila didekatkan dengan medan listrik negative maka berkas sinar katoda akan dibelokan(berkas sinar katoda ini tertolak oleh medan negative), berdasarkan hal ini maka Thomsonmenyatakan bahwa berkas sinar katoda itu adalah partikel-partikel yang bermuatan negative yangia sebut sebagai
corpuscle
. JJ.Thomson juga meyakini bahwa corpuscle itu berasal dari atom-atom logam yang dipakai sebagai elektroda pada tabung katoda. Dengan menggunakan jenislogam yang berbeda-beda sebagai elektroda yang dia gunakan pada tabung katoda maka percobaan Thomson tetap menghasilkan berkas sinar katoda yang sama.Dan akhirnya JJ.Thomson menyimpulkan bahwa setiap atom pasti tersusun atas corpuscle-corpuscle. Corpuscle yang ditemukan oleh Thomson ini kemudian disebut sebagai
Electron
oleh
G. Johnstone Stoney
. Dari asumsi tersebut JJ.Thomson akhirnya meyakini bahwa atomsebenarnya tidak berbentuk 
masiv
atau berbentuk bulatan yang pejal, akan tetapi tersusun ataskomponen-komponen penyususn atom.Di alam ini atom berada dalam keadaan yang stabil serta mempunyai muatan yang netral, dengandemikian JJ.Thomson lebih lanjut mengasumsikan bahwa didalam atom itu sendiri pasti terdapat bagian yang bermuatan positif. Dari asumsi tersebut maka JJ.Thomson mengajukan struktur atomsebagai bulatan awan bermuatan posistif dengan elektron yang terdistribusi acak di dalamnya.Dan akhirnya termuntahkanlah asumsi bahwa atom adalah bagian terkecil dari suatu benda.Model atom JJ.Thomson ini lebih dikenal sebagai
plum pudding model
atau dalam bahasaIndonesia dikenal sebagai
model roti kismis
. Untuk memudahkan membayangkan model atomini maka Anda harus membayangkan sebuah roti dalam bentuk bola yang didalamnya terdapatkismis yang menyebar merata secara acak.Oleh karena Elektron ditemukan melalui percobaan tabung sinar katoda. yang dilakukan olehJJ.Thomson, maka
JJ. Thomson
yang diakui sebagai penemu electron
http://d-bridge.co.cc/penemuan-elektron/
 
Perkembangan Teori Atom 
1. Teori Atom John Dalton
 Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentangatom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa(hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa ³Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zathasil reaksi´. Sedangkan Prouts menyatakan bahwa ³Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap´. Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:1.
 
Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi2.
 
Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memilikiatom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda3.
 
Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulatdan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen4.
 
Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembalidari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak  peluru. Seperti gambar berikut ini:Kelemahan:Teori dalton tidak menerangkan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar aruslistrik.
2
. Teori Atom J. J. Thomson
 Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh
William Crookers
, maka
J.J.Thomson
meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantarakatode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katodemerupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif danselanjutnya disebut
elektron
.Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif,maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dariteori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori AtomThomson. Yang menyatakan bahwa:
 
³Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatannegatif elektron´Model atomini dapat digambarkan sebagai jambu biji yang sudah dikelupas kulitnya. biji jambu menggambarkan elektron yang tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal, yang pada model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal.Model atom Thomson dapat digambarkan sebagai berikut:Kelemahan:Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dannegatif dalam bola atom tersebut.
3
. Teori Atom Rutherford
 Rutherford bersama dua orang muridnya (
Hans Geigerdan Erners Masreden
)melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa () terhadap lempengtipis emas. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembuslembaran tipis kertas. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapatThomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang biladikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka,didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yangsangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudutkurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut:1.
 
Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan2.
 
Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, makadidalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.3.
 
Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkanfakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Citra Loyal Guy liked this
Nazwa Salsa Bila liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->