Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
Kimia
Korosi Besi, Sel Volta, dan Elektrolisis
Laporan PraktikumDiajukan Untuk Memenuhi Tugas Pelajaran KimiaTahun Pelajaran 2010/2011Disusun oleh:Iskandar SetiadiXII. IPA 2 / 19SMA Ricci 1JakartaTahun 2010
 
 
2
 
KATA PENGANTAR
 
Pertama-tama, penulis ingin mengucapkan puji syukur atas penyertaan TuhanYang MahaEsa karena atas kehendakNya penulis dapat menyelesaikan pembuatanlaporan praktikum ini.Tujuan pembuatan laporan praktikum ini adalah untuk memenuhi tugas Kimia.Selain itu, pembuatan laporan ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuantentang korosi besi, sel volta,dan elektrolisis.Dalam pembuatan laporan ini, terdapat beberapa hambatan-hambatan sepertisulitnya mencari dasar teori dan informasi yang konkrit.Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telahmembantu penulis dalam pembuatan laporan ini. Orang-orang tersebut ialah:1.
 
Bu Lita Lituina selaku guru kimia yang telah memberikan bimbingan kepadapenulis.2.
 
Orang Tua penulis yang telah memberikan dorongan kepada penulis.3.
 
Orang-orang lainnya yang telah membantu penulis dalam menyelesaikanlaporan ini.Semoga laporan ini dapat menambah wawasan dan ilmu para pembaca.Akhir kata, penulis menyadari bahwa laporan ini tidak terlepas darikekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dari para pembaca.Semoga laporan ini bermanfaat bagi para pembaca.Jakarta, November 2010Penulis
 
 
3
 
I. Judul
:
Korosi BesiII. Tujuan:
Untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi korosi danpengaruh logam lain terhadap korosi besi.
III. Teori:
Korosi besi memerlukan air dan oksigen. Proses Korosi pada dasarnya adalahproses elektrokimia. Pada batang besi akan terbentuk bagian yang bertindaksebagai anode, tempat terjadinya oksidasi besi: Fe
Fe
2+ 
+ 2e
-
. Hal ini dikarenakanhampir semua jenis logam mudah teroksidasi dengan melepaskan elektron ke oksigendi udara dan membentuk suatu oksida logam.Reaksi oksidasi logam dapat ditulis sebagai :M
M
n+
+ n e
-
Korosi pada besi dapat terjadi di suasana asam maupun basa, walau nantinya,suasana asam akan menimbulkan reaksi pengkaratan yang lebih cepat dan korosif.Dalam suasana netral/basa akan terjadi reaksi:Anode: Fe
(s)
 
Fe
2+(aq)
+ 2e
-
 Katode: ½ O
2(g)
+ H
2
O
(l)
+ 2e
-
 
2 OH
-(aq)
 Dari reaksi ini, akan dihasilkan:Fe
(s)
+ ½ O
2(g)
+ H
2
O
(l)
 
Fe
2+(aq)
+ OH
-(aq),
 yang akan membentuk endapanFe(OH)
3
dari hasil oksidasi lanjutan.
.
Dari sinilah akan muncul reaksi
2 2
2( ) 2 3 2 ( )
( ) .
O H Os s
Fe OH Fe O xH O
 
.Ion besi (II) akan teroksidasi lebih lanjut membentuk besi (III) oksidaterhidrasi, Fe
2
O
3.x
H
2
O, suatu zat padat berwarna merah coklat yaitu karat besi.Pada kondisi asam, korosi pada besi lebih besar karena terjadi reaksi reduksidua tahap. Berikut ini adalah tahapan reaksi korosi besi pada suasana asam:Anode: Fe
(s)
 
Fe
2+(aq)
+ 2e
-
 Katode: O
2(g)
+ 4H
+(aq)
+ 4e
-
 
2 H
2
O
(l)
 2H
+(aq)
+ 2 e
-
 
H
2(g)
 

More From This User

Notes
Load more