3
I. Judul
:
Korosi BesiII. Tujuan:
Untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi korosi danpengaruh logam lain terhadap korosi besi.
III. Teori:
Korosi besi memerlukan air dan oksigen. Proses Korosi pada dasarnya adalahproses elektrokimia. Pada batang besi akan terbentuk bagian yang bertindaksebagai anode, tempat terjadinya oksidasi besi: Fe
Fe
2+
+ 2e
-
. Hal ini dikarenakanhampir semua jenis logam mudah teroksidasi dengan melepaskan elektron ke oksigendi udara dan membentuk suatu oksida logam.Reaksi oksidasi logam dapat ditulis sebagai :M
M
n+
+ n e
-
Korosi pada besi dapat terjadi di suasana asam maupun basa, walau nantinya,suasana asam akan menimbulkan reaksi pengkaratan yang lebih cepat dan korosif.Dalam suasana netral/basa akan terjadi reaksi:Anode: Fe
(s)
Fe
2+(aq)
+ 2e
-
Katode: ½ O
2(g)
+ H
2
O
(l)
+ 2e
-
2 OH
-(aq)
Dari reaksi ini, akan dihasilkan:Fe
(s)
+ ½ O
2(g)
+ H
2
O
(l)
Fe
2+(aq)
+ OH
-(aq),
yang akan membentuk endapanFe(OH)
3
dari hasil oksidasi lanjutan.
.
Dari sinilah akan muncul reaksi
2 2
2( ) 2 3 2 ( )
( ) .
O H Os s
Fe OH Fe O xH O
.Ion besi (II) akan teroksidasi lebih lanjut membentuk besi (III) oksidaterhidrasi, Fe
2
O
3.x
H
2
O, suatu zat padat berwarna merah coklat yaitu karat besi.Pada kondisi asam, korosi pada besi lebih besar karena terjadi reaksi reduksidua tahap. Berikut ini adalah tahapan reaksi korosi besi pada suasana asam:Anode: Fe
(s)
Fe
2+(aq)
+ 2e
-
Katode: O
2(g)
+ 4H
+(aq)
+ 4e
-
2 H
2
O
(l)
2H
+(aq)
+ 2 e
-
H
2(g)