C
.
Tujuan Otonomi Daerah
Desentralisasi merupakan simbol adanya kepercayaan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Dalam konsep desentralisasi, peran pemerintah pusat adalah mengawasi,memantau, dan mengevaluasi pelaksannaan otonomi daerah.Tujuan yang hendak dicapai dengan diterapkannya otonomi daerah yaitu untuk memperlancar pembangunan diseluruh pelosok tanah air secara merata tanpa ada pertentangan, sehingga pembangunan daerah merupakan pembangunan nasional secaramenyeluruh.Melalui otonomi diharapkan daerah akan lebih mandiri dalam menentukan setiapkegiatannya tanpa ada intervensi dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah diharapkanmampu membuka peluang memajukan daerahnya dengan melakukan identifikasi sumber-sumber pendspatan dan mampu menetapkan belanja daerah secara efisien, efektif, danwajar.Untuk mencapai tujuan tersebut, maka konsep otonomi yang diterapkan adalah :1.
Penyerahan sebanyak mungkin kewenangan pemerintah pusat dalam hubungandomestik kepada pemerintan daerah. Kecuali untuk bidang politik luar negeri, pertahanan, keagamaan, serta bidang keuangan dan moneter. Dalam konteks ini, pemerintah daerah terbagi atas dua ruang lingkup, yaitu daerah kabupaten dan kota, dan propinsi.2.
Penguatan peran dprd sebagai representasi rakyat.3.
Peningkatan efektifitas fungsi pelayanan melalui pembenahan organisasi dan institusiyang dimiliki, serta lebih responsif terrhadap kebutuhan daerah.4.
Peningkatan efisiensi administrasi keuangan daerah serta pengatuan yang lebih jelasatas sumber-sumber pendapatan daerah. Pembagian pendapatan dari sumber penerimaanyang berkaitan dengan kekayaan alam, pajak dan retribusi.5.
Pengaturan pembagian sumber-sumber pendapatan daerah serta pemberian keleluasaankepada pemerintah daerah untuk menetapkan prioritas pembangunan serta optimalisasiupaya pemberdayaan masyarakat.6.
Perimbangan keuangan antara pusat dengan daerah yang merupakan suatu system pembiayayaan penyelenggaraan pemerintah yang mencakup pembagian keuanganantara pemerintah pusat dengan daerah serta pemerataan antar daerah secara proposional.